JAKARTA – Fatin Shidqia kembali membuat kejutan di industri musik Tanah Air. Setelah dikenal lewat deretan lagu bertema percintaan, kali ini Fatin memilih jalur yang berbeda lewat single terbarunya bertajuk “Tidur Siang”. Bukan sekadar menghadirkan melodi yang manis, lagu ini justru menyentil realita kehidupan orang dewasa yang belakangan ramai dirasakan banyak orang dan dijamin bikin pendengar mengangguk setuju.
Lewat “Tidur Siang”, Fatin Shidqia mengangkat pengalaman sederhana yang ternyata sangat relate. Saat kecil, tidur siang sering dianggap sebagai hukuman dan selalu dihindari. Namun kini, ketika sudah dewasa, waktu untuk sekadar tidur siang justru terasa seperti sebuah kemewahan. Fatin berhasil mengubah pengalaman yang tampak sepele menjadi refleksi mendalam tentang perjalanan hidup yang penuh perubahan.
Fatin Shidqia mengaku ide lagu ini lahir dari kesadaran bahwa setiap fase kehidupan selalu memiliki cerita berbeda.

“Lagu ‘Tidur Siang’ bercerita tentang kesadaran fase hidup. Dulu waktu kecil, kita selalu disuruh tidur siang dan selalu menolak, tapi saat sudah dewasa ternyata susah sekali mendapatkan waktu untuk tidur siang. Hal yang dulu kita hindari sekarang malah terasa mewah. Lagu ini juga jadi pengingat kalau hidup itu harus dinikmati apa pun yang terjadi karena hidup kita tidak terus-menerus sedih ataupun senang. Jadi, terima saja,” ujar Fatin Shidqia.
Tak hanya temanya yang mencuri perhatian, proses lahirnya lagu ini juga terbilang mengejutkan. Fatin Shidqia mengungkapkan kolaborasi pertamanya dengan Will Mara langsung membuahkan hasil hanya dalam satu kali pertemuan. Keduanya berhasil menyelesaikan lirik, melodi hingga demo lagu dalam waktu sekitar lima jam. “Proses pembuatan lagu ini bersama Will berjalan dengan sangat seru, bahkan lagu ini selesai di pertemuan pertama. Ternyata kami sefrekuensi dan Will banyak memberikan ide untuk mood lagunya sehingga sepanjang workshop kita saling diskusi lirik-lirik yang lucu dan melodi yang gemas,” ungkapnya.
Kecepatan proses kreatif tersebut membuat “Tidur Siang” akhirnya rampung hanya dalam waktu sekitar satu bulan hingga siap dirilis. Fatin mengaku bersyukur seluruh proses berjalan tanpa hambatan berarti berkat kekompakan tim yang terlibat.

Tak berhenti di lagu, penyanyi lulusan LSPR (London School of Public Relations) itu juga telah menyiapkan video musik yang digarap bersama Sebastian dari Angankara. Menurut Fatin, konsep visual yang diusung mampu memperkuat pesan lagu tentang menikmati setiap fase kehidupan tanpa harus terus membandingkan diri dengan orang lain.
Single ini juga menjadi penanda babak baru dalam perjalanan karier Fatin. Memasuki usia 30 tahun, pelantun “Aku Memilih Setia” itu merasa sudah waktunya menghadirkan karya yang tumbuh bersama para penggemarnya, bukan lagi hanya berbicara soal romansa.
“Aku sudah cukup banyak bercerita tentang percintaan. Kali ini aku ingin memberikan karya yang berbeda untuk teman-teman yang selama ini sudah bertumbuh denganku. Bahkan ada yang menemaniku sejak umur 16 tahun, dari awal karier,” katanya.

Melalui “Tidur Siang”, Fatin shadqia ingin mengingatkan bahwa hidup tak harus selalu berjalan sesuai ekspektasi. Menurutnya, menikmati proses jauh lebih penting dibanding terus mengejar sesuatu yang belum tentu bisa dikendalikan.
“Kalau kata anak zaman sekarang, ‘in this economy, kita hidup sesuai kemampuan aja’. Tidak usah terlalu berpikir macam-macam. Nikmati semua fase yang sedang dialami sekarang dan percaya bahwa semua akan datang tepat waktunya,” tutur Fatin Shidqia.
Fatin berharap “Tidur Siang” bisa menjadi teman bagi siapa saja yang sedang berproses menuju kedewasaan sekaligus mengobati rasa rindu terhadap masa kecil. Single tersebut resmi dirilis pada 30 Juli dan kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.





