Beranda POLITIK Masinton Pasaribu Tak Gentar Hadapi Gertakan Loyalis Luhut Pandjaitan

Masinton Pasaribu Tak Gentar Hadapi Gertakan Loyalis Luhut Pandjaitan

Masinton Pasaribu
Politikus PDIP Masinton Pasaribu seolah tak gentar menghadapi gertakan loyalis Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Anggota DPR RI ini mengaku mendapat kabar bahwa DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Forum OKP akan mengelar aksi damai, Senin (19/4).

Para loyalis Luhut ini bakal mengepung kantor PDIP untuk mendesak Masinton Pasaribu meminta maaf kepada Luhut terkait isu Jokowi 3 periode.

“Orang atau pihak yang memobilisasi aksi itu menggunakan cara-cara otoriter, yaitu antidemokrasi dan antikritik,” ujar Masinton dikutip dari JPNN.com, Jumat (15/4/2022).

Masinton Pasaribu menyatakan meski langit mau runtuh pun, dirinya akan tetap menyuarakan kebenaran. Ia pun mengeklaim pernyataannya beberapa waktu lalu adalah kehendak rakyat yang menginginkan tegaknya kebenaran dan keadilan di negeri ini.

“Rakyat yang tidak ingin kekayaan alam Indonesia dikuasai dan dikeruk oleh segelintir pemegang kekuasaan yang rakus dan serakah,” ujarnya.

Selain itu, politikus PDIP itu berdalih yang dia sampaikan adalah hak dasar bernegara, bukan kriminalitas. Maka, Masinton meminta jangan ada pihak-pihak yang mendikte partai untuk memberangus suara kebenaran.

“Dibunuh pun saya siap dan tak akan meminta maaf pada oknum kekuasaan yang rakus dan serakah. Sejarah panjang hidup saya sejak mahasiswa hingga saat ini sudah saya wakafkan melawan tirani penindas dan kekuasaan otoriter,” ujar Masinton.

Masinton Pasaribu sebelumnya menuding Luhut Binsar Pandjaitan aktif menggalang kekuatan politik untuk mendukung wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Mulai klaim big data 110 juta orang, penggalangan kepala desa, dan ketua umum partai politik.

Bahkan ia juga terang-terangan menyebut brutus dalam Istana Kepresidenan adalah Luhut Binsar Panjaitan. Oleh karena itu, dia mendesak Luhut mundur dari kabinet atas kekacauan yang dibuatnya selama ini.

BACA JUGA  KPU Selayar Sukses Tuntaskan Proses Pilkada 2020

Masinton menuding Luhut merupakan orang yang hendak menjerumuskan presiden dengan mewacanakan dan menggalang dukungan Jokowi 3 periode.

“Siapa yang cari muka, siapa yang mewacanakan dan memobilisasi dukungan kepala desa? Luhut! Siapa yang menggalang beberapa ketua umum partai? Luhut! Artinya brutus dalam istana itu ya Luhut,” ujar Masinton beberapa waktu lalu.

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakAHY: Partai Demokrat Terus Berikhtiar Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024
Artikulli tjetërKemana Jokowi Setelah Tak Jadi Presiden? Kaesang: Besok Kita Harus Ngalahin Partai Ini