Indeks News – Sebuah mayat perempuan ditemukan di lahan kosong kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Lokasi penemuan kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Pantauan Indeks News pada Jumat (3/10/2025), lahan kosong tersebut berada di antara empat bangunan berbeda. Bangunan-bangunan di sekelilingnya difungsikan sebagai tempat spa, kantor pengiriman barang, toko mebel, dan sekolah. Untuk menuju ke lokasi, hanya ada satu akses jalan sempit yang melintasi sisi toko mebel.
Dari Jalan Hj. Tutty Alawiyah, jaraknya sekitar 70 meter. Meski disebut lahan kosong, area tersebut tertutup rapat oleh pagar setinggi kurang lebih dua meter di sisi kanan dan kiri sehingga tidak terlihat langsung dari jalan utama.
Penemuan mayat itu bermula dari laporan seorang saksi yang mendengar suara jeritan perempuan pada Kamis (2/10). Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menjelaskan bahwa suara tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang penghuni ruko di kawasan Pejaten Office Park.
“Bahwa saksi mendapatkan informasi dari salah satu penghuni ruko Pejaten Office Park yang mendengar suara perempuan berteriak,” ujar Anggiat kepada wartawan.

Saksi kemudian berusaha mencari sumber suara tersebut. Ia menyusuri area sekitar hingga mendatangi sebuah mes yang biasa digunakan para terapis spa untuk menginap. Dari informasi yang diterimanya, salah satu terapis perempuan diketahui tidak berada di dalam mes.
“Kemudian saksi menghubungi koordinator mes terapis. Saksi menyampaikan bahwa ada seorang terapis perempuan spa yang tidak berada di dalam mes,” tambahnya.
Tak lama setelah pencarian dilakukan, mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi tergeletak di lahan kosong. Polisi segera tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi.
Menurut keterangan awal, terdapat luka pada bagian perut dan dagu korban. Namun polisi belum memastikan penyebab kematian, apakah akibat penganiayaan atau faktor lain.
Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Identitas korban diduga seorang terapis spa, namun kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.




