Beranda blog Halaman 234

Sampoerna University 2025 Gelar Program Pertukaran Pelajar, Libatkan Mahasiswa Indonesia dan Jepang.

0
Sampoerna University
Sampoerna University menyelenggarakan program Building Entrepreneurial Mindset for Sustainable Technology and Society (BESTS). Program ini merupakan hasil kelanjutan kerja sama Sampoerna University dengan Institute of Science Tokyo, Jepang yang berlangsung mulai dari 24 Agustus hingga 9 September 2025 di Jakarta.

Kegiatan tersebut mempertemukan 18 mahasiswa dari Sampoerna University, 14 mahasiswa dari Institute of Science Tokyo, juga dua mahasiswa internasional berkebangsaan Nigeria dan Afganistan dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Dr. Farid Triawan selaku Dean of Faculty of Engineering and Technology, Sampoerna University menegaskan, “BESTS bukan hanya sekadar program pertukaran akademis. Program ini justru membentuk calon pemimpin masa depan yang mampu berpikir kritis, berinovasi secara berkelanjutan, dan berkolaborasi secara lintas budaya. Setelah program ini, kami berharap mahasiswa dapat menghadirkan solusi konkret yang dapat memajukan SDG (Sustainable Development Goals) untuk Indonesia maupun global.”

Sampoerna University

Terbagi dalam tiga tahap, program BESTS dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan dalam membangun solusi berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular sesuai pendekatan SDG yang dilansir PBB. Tahap pertama diadakan secara daring untuk membahas tentang SDG, budaya Jepang, serta cara Jepang berpartisipasi dalam ekonomi sirkular.

Setelahnya, tahap kedua diadakan di Jakarta di mana mahasiswa akan mengikuti langsung kegiatan selama 16 hari berturut-turut. Diawali dengan kuliah yang membahas tentang kebijakan lingkungan, inovasi energi bersih, serta keberlanjutan di industri farmasi, pengemasan, dan fesyen. Kemudian, dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke pusat pengelolaan sampah, SMESCO, Kebun Raya Bogor, Taman Safari Indonesia, Indonesia Stock Exchange, Monumen Nasional (Monas), hingga studi budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti berbagai lokakarya tentang desain produk, pelaporan berkelanjutan (sustainability reporting), desain grafis, hingga branding. Puncak dari program ini adalah sesi presentasi ide bisnis sirkular di hadapan para juri. Sesi ini sekaligus menjadi ajang kolaborasi nyata antara Indonesia dan Jepang untuk melahirkan prototipe produk maupun layanan berkelanjutan di bidang energi bersih, pangan, pariwisata, mode, hingga pengelolaan limbah.

Sampoerna University

Prof. Eri Ota dari Institute of Science Tokyo mengatakan, “Melalui BESTS, kami menghubungkan para pemuda cerdas dari Indonesia dan Jepang untuk mengatasi tantangan keberlanjutan bersama. Kemitraan ini mencerminkan semangat kolaborasi yang dibutuhkan untuk membangun masa depan yang benar-benar sirkular.”

Tahap terakhir dari program ini diadakan secara daring, di mana mahasiswa akan menulis esai untuk mendokumentasikan sekaligus merefleksikan prototipe bisnis yang telah dikembangkan. Termasuk, mengaitkannya dengan SDG nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Dr. A.A.N. Perwira Redi selaku Head of Department of Industrial Engineering, Sampoerna University sekaligus salah satu tim penyelenggara BESTS mengungkapkan apresiasinya terhadap para peserta dalam program ini. “Tujuan utama terselenggaranya program ini adalah menyaksikan para mahasiswa mentransformasi pembelajaran di kelas menjadi prototipe inovatif yang dapat membawa perubahan bagi masyarakat sekitar. Kreativitas dan semangat mereka terhadap keberlanjutan menginspirasi kita semua.”

Sampoerna University

Selanjutnya, program BESTS akan diadakan rutin setiap tahun. Melalui program ini, Sampoerna University berharap dapat memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus melahirkan generasi muda yang mampu menerjemahkan prinsip ekonomi sirkular menjadi solusi nyata. Tidak hanya bagi Indonesia dan Jepang, tetapi juga untuk menjawab tantangan global menuju masyarakat lebih berkelanjutan.

“Kami berharap dengan diadakannya program BESTS, kami bisa memberikan kesempatan kepada calon pemimpin masa depan untuk sama-sama menjawab tantangan global dengan daya pikir kritis, inovatif, dan juga tentunya relevan dengan budaya masing-masing negara. Sehingga, mereka bisa memberikan dampak positif dan berkelanjutan di lingkungan masyarakat sekitar hingga ke kancah global,” tutup Dr. Wira.

 

Sal Priadi Gelar Memomemoria 2025, Festival Multidisipliner.

0
Sal Priadi
Sal Priadi di tahun 2025 ini siap menggelar kembali Memomemoria, sebuah festival multidisiplin yang melibatkan banyak cabang kesenian yang unik. Memomemoria, pertama kali diselenggarakan pada 2023, untuk merayakan debut album penuhnya, Berhati.

Pertunjukan Memomemoria 2025 Sal Priadi dua malam yang digelar di PFN Heritage, itu, berhasil memantik banyak memori personal di dalam diri para pengunjung.

Sal Priadi

“Idenya selalu tinggal dan berkembang. Itu kenapa kemudian ia diperluas dan menjadi sebuah rangkaian festival di tahun ini. Akan ada beberapa elemen baru juga di dalamnya,” ucap Sal Priadi.

Memomemoria 2025, begitu festival ini disebut, akan berlangsung tiga hari pada 24, 25 dan 26 Oktober 2025. Lokasinya pun masih sama, PFN Heritage di Jakarta Timur. Memomemoria 2025, merupakan festival multidisipliner yang menghadirkan rangkaian pertunjukan, instalasi partisipatif, musik, sinema, dan diskusi publik.

Sal Priadi

Ia dirancang untuk menciptakan pengalaman imersif yang membangun hubungan personal antara pengunjung, seniman, dan ruang. Tiket untuk festival ini akan mulai dijual pada Sabtu, 13 September 2025.

“Selamat berencana, segera kita ketemu di Memomemoria 2025 ya. Semoga, pada bisa datang dan bertemu untuk merayakan berbagai macam hal di sana,” undang Sal sembari menutup pembicaraan.

Sal Priadi

Detail tentang Memomemoria 2025 bisa didapatkan dan akan diperbaharui secara reguler di www.memomemoria.com

Jose Mourinho Jadi Harapan Baru Timnas China Usai Dipermalukan Indonesia

0
Jose Mourinho
Indeks News – Nama Jose Mourinho kini tengah menjadi bidikan Timnas China, usai dipermalukan Timnas Indonesia dan dibuat tak berdaya di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kabar ini langsunng menjadi kejutan di dunia sepak bola Asia.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Sepak bola China sedang berada di titik nadir. Krisis melanda dari level senior hingga kelompok umur. Kekalahan telak dari Indonesia di putaran ketiga kualifikasi menjadi puncak kekecewaan. Hanya beberapa hari setelah itu, pelatih Branko Ivankovic langsung dipecat.

Sejak pemecatan tersebut, kursi pelatih kepala Timnas China kosong. Posisi itu sempat diisi oleh Dejan Durdevic sebagai pelatih interim. Namun harapan kembali runtuh setelah China gagal bersinar di ajang Piala Asia Timur 2025.

Publik Negeri Tirai Bambu pun kehilangan kepercayaan, sementara federasi mencari sosok penyelamat.

Kini, nama Jose Mourinho mencuat. Pelatih asal Portugal itu baru saja dilepas Fenerbahce. Reputasinya sebagai “The Special One” membuat kabar ini terasa seperti angin segar sekaligus kejutan besar bagi dunia sepak bola Asia.

Namun menariknya, Jose Mourinho bukanlah kandidat utama. Posisi teratas justru diisi oleh legenda Italia sekaligus jawara Piala Dunia 2006, Fabio Cannavaro. Ia dinilai memiliki ikatan historis dengan sepak bola China.

Cannavaro pernah melatih klub raksasa Guangzhou Evergrande dan TJ Quanjian, serta sempat menjadi pelatih interim Timnas China pada 2019, meski masa baktinya singkat.

Meski begitu, catatan minor Cannavaro tak luput dari sorotan. Pada periode singkatnya bersama Timnas China, tim justru kalah dari Thailand. Kekalahan itu masih dianggap noda besar yang membuat publik ragu.

Di luar Jose Mourinho dan Cannavaro, federasi sepak bola China juga dikaitkan dengan sejumlah nama besar lain. Sebut saja pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, mantan pelatih Manchester United Erik ten Hag, hingga nama-nama berpengalaman seperti Jordi Vinyals dan Paulo Bento.

Meski begitu, sorotan publik jelas tertuju pada Mourinho. Seorang pelatih dengan karier panjang, penuh trofi, dan dikenal berani menghadapi tekanan besar.

Bagi China, merekrut Jose Mourinho bukan hanya soal mencari pelatih, tetapi juga tentang membangkitkan kembali harapan yang sempat padam setelah dipermalukan Indonesia.

Kini pertanyaannya, apakah “The Special One” bersedia menerima tantangan di Asia? Ataukah publik Negeri Tirai Bambu akan kembali gigit jari setelah sekian lama menanti titik balik?

Satu hal pasti, rumor ini telah membuat seluruh Asia menoleh ke arah China. Negeri yang tengah berusaha bangkit dari keterpurukan, berharap hadirnya sosok besar mampu mengubah wajah sepak bola mereka.

Negara Arab dan Islam Bersatu Paska Qatar Diserang Israel: Solidaritas Menggema di KTT Darurat

0
Negara Arab
Indeks News – Ketegangan memuncak di dunia Islam. Negara-negara Arab dan Islam kini bersatu paska Qatar diserang Israel. Rasa solidaritas mengalir deras, dan panggung internasional menjadi saksi ketika Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bertolak ke Doha pada Minggu sore.

Perjalanan Anwar bukan sekadar agenda diplomasi. Ia hadir di KTT Darurat Arab-Islam dengan misi jelas: membawa suara Malaysia untuk berdiri di sisi Qatar, yang baru saja menjadi korban serangan Israel.

“Insyaallah, besok saya akan menyampaikan Pernyataan Nasional sebagai bentuk solidaritas Malaysia kepada Qatar, yang telah menjadi korban serangan biadab Zionis Israel,” ucap Anwar, dengan nada tegas namun sarat emosi, sebelum keberangkatannya dari Kuala Lumpur.

Tirani Tak Mengenal Batas

Di hadapan dunia, Anwar Ibrahim menegaskan bahwa serangan terhadap Qatar adalah bukti nyata tirani Zionis yang tak mengenal batas. Selama puluhan tahun, Israel telah menindas rakyat Palestina. Kini, ancaman itu meluas, menimpa kedaulatan negara Arab dan Islam lainnya.

“Jika Qatar bisa diserang, maka tak ada negara yang benar-benar aman dari ancaman mereka,” kata Anwar dengan sorot mata penuh keyakinan.

Pernyataan itu menggugah. Ia bukan sekadar bicara tentang politik, tetapi juga tentang rasa waspada dan persaudaraan antarbangsa. Serangan ke Qatar membuka mata bahwa siapa pun bisa menjadi target berikutnya.

Malaysia Teguh Bersama Qatar dan Palestina

Tak hanya mengutuk keras, Anwar menegaskan bahwa Malaysia berdiri teguh bersama Qatar, Palestina, dan seluruh dunia yang mencintai perdamaian serta keadilan. Kata-katanya menggema sebagai seruan moral untuk umat manusia.

“Inilah saatnya bagi dunia Arab-Islam, dan komunitas internasional, untuk bangkit bersama membela martabat, menghentikan terorisme, dan memastikan keamanan universal,” seru Anwar, dengan suara lantang yang membawa semangat perlawanan.

Di tengah sorotan dunia, Anwar menutup pernyataannya dengan janji tak tergoyahkan. Malaysia, katanya, tidak akan tunduk. Tidak akan goyah. Tidak akan diam.

“Malaysia akan berdiri bersama rakyat Palestina yang tertindas,” tegasnya.

Pesan itu bukan hanya untuk rakyat Malaysia, melainkan juga untuk seluruh bangsa Arab dan Islam yang hadir di Doha. Dunia Islam kini menghadapi ujian berat, dan suara solidaritas menjadi kekuatan yang mengikat mereka dalam perjuangan.

Serangan Israel ke Qatar tidak hanya meninggalkan luka, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan. Dari Kuala Lumpur hingga Doha, dari Palestina hingga dunia Islam, tekad untuk melawan tirani kini menyala lebih terang.

Veda Ega Pratama Runner Up Red Bull Rookies Cup 2025, Pembalap Indonesia yang Mengejutkan Dunia

0
Veda Ega Pratama

Indeks News – Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Indonesia, menorehkan sejarah di ajang balap dunia. Pada Minggu (14/9/2025), Veda resmi mengunci gelar runner up Red Bull Rookies Cup 2025 usai finis di posisi kelima pada Race 2 Seri San Marino di Sirkuit Misano.

Meski gagal merebut gelar juara yang jatuh ke tangan Brian Uriarte dari Spanyol, pencapaian ini tetap menjadi kebanggaan besar. Pasalnya, Veda Ega Pratama baru berusia 16 tahun dan ini baru musim keduanya berlaga di kejuaraan bergengsi yang menjadi pintu gerbang menuju MotoGP tersebut.

Awal Musim yang Menjanjikan bagi Veda Ega Pratama

Veda Ega Pratama membuka musim 2025 dengan percaya diri. Pada Race 1 Seri Spanyol di Jerez, ia langsung naik podium setelah finis di posisi ketiga. Sinyal bahwa dirinya siap bersaing dengan para talenta terbaik dunia pun mulai terlihat.

Namun, perjalanan musim ini tidak selalu mulus. Veda sempat absen di Seri Prancis di Le Mans akibat cedera tangan yang dialaminya dalam ajang JuniorGP. Dua balapan pun harus dilewatkan. Meski begitu, semangatnya tidak padam.

Cedera tak membuat Veda Ega Pratama berhenti berlari. Usai kembali di Seri Aragon, Spanyol, ia mencatatkan finis keempat pada dua balapan. Tak berhenti di situ, Veda benar-benar menggebrak dunia dengan kemenangan ganda di Mugello, Italia.

Momen manis itu menjadikan namanya semakin diperhitungkan. Ia pun melanjutkan konsistensi dengan meraih podium runner up di Austria, dan kemenangan gemilang di Race 2 Sachsenring, Jerman.

Hasil-hasil tersebut membawa Veda menuju seri penutup di Misano sebagai salah satu dari tiga kandidat juara, bersaing ketat dengan Brian Uriarte dan Hakim Danish.

Drama Penutup di Misano

Seri Misano menjadi panggung penentuan. Di Race 1, Veda sejatinya difavoritkan. Namun, sebuah insiden senggolan dengan Hakim Danish dan Yaroslav Karpushin membuatnya terjatuh dan gagal finis. Kesempatan menjadi juara pun melayang.

Kegagalan itu sempat menjatuhkan Veda ke peringkat ketiga klasemen, hanya terpaut satu poin dari Danish di posisi kedua. Harapan terakhir ada di Race 2.

Di balapan penentuan, Veda tampil berani. Ia sempat masuk zona podium dan bersaing ketat dengan Danish. Namun, drama kembali terjadi. Danish terjatuh di Lap 8, sementara Veda terus berusaha menjaga posisinya di depan.

Sayangnya, di lap terakhir Veda melakukan kesalahan saat melebar di tikungan. Ia mencoba kembali ke racing line dengan manuver agresif. Stewards FIM menilai tindakannya tidak bertanggung jawab, dan memberikan hukuman tiga detik. Dari posisi keempat, ia harus puas finis kelima.

Meski hasil akhir terasa pahit, Veda Ega Pratama tetap berhak menyandang gelar runner up Red Bull Rookies Cup 2025. Pencapaian ini membuktikan keteguhan hati seorang anak bangsa yang berjuang melawan keterbatasan dan tekanan di ajang internasional.

Veda bukan hanya sekadar pembalap muda berbakat. Ia adalah simbol harapan baru motorsport Indonesia. Dari podium Jerez hingga drama Misano, setiap langkahnya adalah kisah tentang keberanian, ketekunan, dan mimpi besar menuju panggung MotoGP.

KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji Hingga ke PBNU

0
Korupsi Kuota Haji

Indeks News – Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengurai benang kusut dugaan aliran dana korupsi kuota haji tahun 2023–2024. Hal itu mengakibatkan gedung merah putih KPK, Kamis (11/9/2025), terasa penuh ketegangan. Satu demi satu saksi dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kasus ini bukan sekadar perkara hukum biasa. Ia menyangkut ibadah suci yang menjadi dambaan jutaan umat Islam di Indonesia. Justru di titik inilah, publik tersentak: dana penyelenggaraan haji yang semestinya murni untuk kepentingan jamaah, justru diduga menjadi bancakan.

Kerugian Negara Akibat Korupsi Kuota Haji Capai Rp1 Triliun

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan fakta mencengangkan. Dari hasil audit awal, negara ditaksir merugi lebih dari Rp1 triliun akibat praktik lancung dalam pengelolaan kuota haji. Jumlah ini bukan angka kecil. Dana yang seharusnya menopang kelancaran ibadah jutaan jamaah, kini lenyap tanpa jejak jelas.

KPK pun bergerak cepat. Sejak 9 Agustus 2025, lembaga antirasuah resmi menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan setelah memeriksa mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Bahkan, Yaqut bersama dua orang lainnya kini dicegah bepergian ke luar negeri agar proses hukum tak terhambat.

Salah satu yang kini menjadi sorotan adalah dugaan aliran dana ke organisasi keagamaan, termasuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa pihaknya tengah menggunakan pendekatan follow the money.

“Penyebutan PBNU bukan untuk mendiskreditkan organisasi. Ini bagian dari upaya menyeluruh karena penyelenggaraan haji erat kaitannya dengan ormas keagamaan,” jelas Asep.

Pernyataan ini disampaikan usai pemeriksaan seorang staf PBNU berinisial SB, yang disebut memiliki hubungan dengan mantan staf khusus Menag, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Koneksi inilah yang sedang ditelusuri lebih jauh.

Tak berhenti di sana, Panitia Khusus Angket Haji DPR RI juga menemukan kejanggalan pada pembagian kuota tambahan 20 ribu jamaah haji tahun 2024. Alih-alih sesuai aturan, kuota itu justru dibagi rata: 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus.

Padahal, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 jelas menyebutkan, kuota haji khusus seharusnya hanya 8 persen, sementara reguler mencapai 92 persen. Penyimpangan ini menambah daftar panjang misteri yang mengiringi pengelolaan ibadah paling sakral umat Islam tersebut.

Di tengah hiruk-pikuk pemeriksaan, Asep menegaskan bahwa KPK tak hanya memburu pelaku. Yang lebih penting adalah mengembalikan kerugian negara.

“Upaya pengembalian kerugian negara menjadi prioritas,” katanya tegas.

Untuk itu, KPK bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menelusuri aliran dana secara detail. Setiap rupiah yang raib diharapkan bisa kembali demi menjaga hak jamaah haji.

Kasus ini jelas menggores kepercayaan publik. Haji adalah ibadah yang ditunggu seumur hidup oleh banyak umat. Ketika dana suci itu tercemar praktik korupsi, luka di hati jamaah terasa lebih perih daripada sekadar angka kerugian negara.

Kini, masyarakat menaruh harapan besar pada KPK. Penelusuran jejak uang hingga ke PBNU, pemeriksaan para pejabat dan staf terkait, serta kerja sama dengan PPATK, diharapkan bisa membuka tabir gelap kasus ini.

Kebenaran harus ditegakkan, keadilan harus hadir, dan uang rakyat yang hilang harus kembali.

Kondisi Terkini Ferry Irwandi Usai Diincar 3 Jenderal TNI, Publik Makin Cemas

0
Ferry Irwandi

Indeks News – Ferry Irwandi akhirnya muncul ke publik setelah banyak pihak cemas dengan keselamatannya. Kekhawatiran itu merebak karena dirinya disebut-sebut tengah diincar oleh pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI), bahkan sampai dituding menjadi target seorang jenderal.

Peristiwa ini bermula dari polemik antara CEO Malaka Project itu dengan TNI. Perseteruan semakin memanas setelah muncul wacana pelaporan kasus dugaan pencemaran nama baik. Namun, langkah hukum itu sempat terganjal putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Meski begitu, TNI tidak berhenti. Kapuspen TNI, Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menegaskan bahwa patroli siber menemukan indikasi pelanggaran hukum lain dari Ferry. Bahkan, dugaan pelanggaran itu dinilai lebih serius dibanding pencemaran nama baik.

“Namun, kami menemukan indikasi tindak pidana lain yang sifatnya lebih serius,” ujar Freddy, Sabtu (13/9/2025).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar dalam menyampaikan pendapat tetap berada di koridor hukum. Menurut Freddy, fitnah, disinformasi, dan upaya mengadu domba bisa membahayakan hubungan antar masyarakat maupun antara TNI dan Polri.

Publik Makin Cemas, Ferry Irwandi Akhirnya Muncul

Meski pernyataan resmi sudah disampaikan TNI, publik justru menaruh curiga. Tidak sedikit netizen yang melihat langkah hukum itu seolah-olah menargetkan Ferry secara pribadi. Kata “diincar jenderal TNI” pun ramai beredar di media sosial.

Kekhawatiran publik semakin besar, terutama soal keselamatan Ferry. Ribuan pesan masuk membanjiri akun media sosialnya. Namun, di tengah kepanikan itu, Ferry akhirnya muncul dan menenangkan semua pihak.

Lewat akun Instagram @Irwandiferry, ia memastikan dirinya dalam keadaan aman. “Buka Ig kaget juga banyak DM masuk nanyain kabar. Arigatou gozaimasu kenkawan, aman,” tulisnya, Sabtu (13/9/2025).

Bukan hanya menepis kekhawatiran, Ferry bahkan terlihat tetap beraktivitas. Hari itu ia tampil di Indomusikgram, menyiapkan konsep program beasiswa untuk anak-anak terpilih, serta menjalani proses shooting dan editing video.

Pesan Ferry Irwandi: Jangan Hanya Fokus ke Saya

Di balik situasi yang menegangkan, Ferry Irwandi justru menunjukkan ketegaran. Ia meminta publik tidak hanya mengkhawatirkan dirinya seorang. Menurutnya, masih banyak orang lain yang lebih membutuhkan perhatian dan perjuangan bersama.

“Anw, jangan khawatirkan saya, saya cuma satu orang. Itu ada ribuan mungkin temen kita yang masih dikurung, ada 3 orang yang masih hilang, dan masih banyak keluarga, teman, kerabat yang masih menunggu keadilan,” tulisnya lagi.

Pesan itu seakan mengingatkan bahwa perjuangan bukan soal satu nama, melainkan tentang banyak orang yang nasibnya belum jelas.

Kini, meski status hukumnya masih terus dikaji oleh TNI, kondisi Ferry Irwandi dipastikan aman. Publik boleh sedikit lega, meski bayangan ancaman hukum belum sepenuhnya hilang.

Di tengah sorotan, Ferry Irwandi memilih tetap produktif dan memberi energi positif. Ia bukan hanya membela diri, tetapi juga berusaha melibatkan masyarakat untuk fokus pada perjuangan yang lebih luas.

Sementara itu, pihak TNI masih menegaskan komitmennya mengawal hukum sesuai prosedur. Warga diimbau untuk bijak bersuara dan tidak terjebak pada informasi yang menyesatkan.

Rombongan Wakil Bupati Padang Pariaman Diusir Warga, Video Pengusiran Viral di Medsos

0
Wakil Bupati Padang Pariaman
Indeks News – Suasana tegang menyelimuti kantor Nagari Kapalo Hilalang, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (12/9/2025) sore. Kedatangan Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama rombongan pejabat daerah berakhir dengan pengusiran oleh warga. Video peristiwa ini pun cepat menyebar dan viral di media sosial, memantik beragam reaksi publik.

Wakil Bupati Padang Pariaman tiba sekitar pukul 16.00 WIB dengan membawa sejumlah pejabat penting. Turut mendampingi Inspektur, Kepala Dinas LHKPP, BPKD, Kasat Pol PP, hingga Direktur Tirta Anai. Rombongan datang dengan maksud baik, yakni menggelar audiensi untuk mencari jalan keluar atas permasalahan yang tengah memanas di nagari itu.

Kasat Pol PP, Rifki Monrizal, yang ikut mendampingi, menjelaskan bahwa inisiatif pertemuan datang langsung dari Wakil Bupati Padang Pariaman. “Itikad baik Wabup ini memang untuk duduk bersama masyarakat agar bisa menemukan jalan keluar atas persoalan yang terjadi,” ujar Rifki.

Namun niat baik tersebut tidak berbuah penerimaan. Warga menolak mentah-mentah dan meminta rombongan segera meninggalkan kantor nagari. “Selang beberapa saat setelah kami duduk, akhirnya kami pergi dan meninggalkan lokasi. Sesuai permintaan masyarakat,” ungkap Rifki.

Penolakan itu muncul bukan tanpa alasan. Dalam dua pekan terakhir, warga Kapalo Hilalang tengah memperjuangkan hak mereka terkait SK pembangunan Batalyon Kesehatan yang dikeluarkan Bupati. Selain itu, masyarakat juga masih menunggu kepastian soal ganti rugi tanaman akibat pembangunan jalan lingkar di kawasan Tarok City.

Rifki menilai pengusiran itu wujud kekecewaan warga karena tuntutan mereka belum mendapat kepastian. “Ini bentuk ketidakpuasan masyarakat,” tegasnya.

Video pengusiran yang tersebar di media sosial memperlihatkan suara lantang warga menolak pertemuan. Mereka menilai kedatangan Wakil Bupati Padang Pariaman hanya mengulang pola lama, di mana aspirasi masyarakat tidak pernah benar-benar didengar. Warga menegaskan ingin berbicara langsung dengan Bupati, bukan perwakilan.

Peristiwa ini menjadi potret nyata ketegangan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Harapan akan dialog terbuka berubah menjadi kekecewaan mendalam. Di balik layar video yang viral, tersimpan cerita panjang perjuangan warga mempertahankan hak mereka.

Kini, publik menunggu bagaimana langkah Bupati Padang Pariaman dalam menanggapi penolakan keras ini. Masyarakat telah menunjukkan sikap tegas: mereka ingin jawaban langsung, bukan janji yang berulang.

Skandal Haji Furoda: Istri Pejabat hingga PRT Ikut Dapat Fasilitas Negara

0
Istri Pejabat
Indeks News – Aroma kejanggalan dalam penyelenggaraan haji kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada sederetan istri pejabat yang berangkat haji furoda dengan fasilitas negara, sebagaimana diungkap oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Suasana Gedung Merah Putih KPK, Jumat (12/9/2025), mendadak tegang ketika Boyamin menyerahkan bukti baru berupa foto-foto para istri pejabat. Foto itu memperlihatkan bagaimana mereka bisa berangkat haji lewat jalur furoda namun justru menikmati fasilitas negara, mulai dari hotel hingga konsumsi.

“Foto-fotonya beberapa istri pejabat yang berangkat haji dengan paspor furoda sudah saya serahkan ke KPK. Di sananya mereka menerima fasilitas negara, hotel, dan makan. Itu kan harusnya enggak boleh,” tegas Boyamin dengan nada kecewa.

PRT dan Tukang Pijat Ikut Jadi ‘Petugas Haji’

Tak hanya istri pejabat, Boyamin mengungkap hal yang lebih mengejutkan. Ada pembantu rumah tangga hingga tukang pijat yang turut berangkat haji menggunakan status sebagai petugas haji. Padahal, sesuai aturan, petugas haji wajib melalui ujian dan tugas utama mereka adalah melayani jemaah.

“Kalau ini hanya pembantu dan tukang pijat, mereka melayani majikannya saja, tidak melayani jemaah,” jelas Boyamin. Bukti berupa foto-foto pun ia serahkan lengkap ke KPK.

Data Baru Dugaan Korupsi Kuota Haji

Kedatangan Boyamin ke KPK bukan sekadar membawa foto. Ia juga menyerahkan dokumen penting terkait dugaan korupsi kuota haji 2024. Salah satunya adalah surat tugas bernomor 956 tahun 2024 yang ditandatangani Inspektur Jenderal Kementerian Agama pada 29 April 2024.

Dalam surat itu, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) ditugaskan memantau pelaksanaan ibadah haji. Tugas ini menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, Yaqut saat itu sudah menjabat sebagai Amirul Hajj, posisi yang seharusnya cukup mewakili negara dalam penyelenggaraan haji.

“Ini menjadi dobel tugas untuk Yaqut karena sudah jadi amirul hajj. Seharusnya tidak boleh menurut UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah,” tegas Boyamin.

Dugaan Uang Harian Rp7 Juta per Hari

Lebih jauh, Boyamin menduga Yaqut juga menerima uang harian tambahan sebesar Rp7 juta per hari selama bertugas sebagai pengawas. Jika dihitung untuk 15 hari, jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

“Nah diduga juga diberikan uang harian sebagai pengawas, sehari Rp7 juta. Ya kali 15 hari, berapa itu,” ujar Boyamin.

Ia menekankan, persoalan ini bukan hanya soal tambahan anggaran, tetapi juga soal pelanggaran undang-undang. Menurut aturan, pengawas internal seharusnya berasal dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), bukan Menteri Agama maupun staf khusus.

Bagi Boyamin, praktik ini bukan sekadar kesalahan administratif. Ada potensi kuat terjadinya penyalahgunaan wewenang dan anggaran. “Ini bukan sekadar dobel anggaran, tapi jelas melanggar aturan. Menteri Agama dan staf khusus tidak boleh jadi pengawas,” tegasnya.

Pengakuan ini menambah panjang deretan kejanggalan dalam penyelenggaraan haji. Publik kini menanti langkah tegas dari KPK untuk menelusuri dugaan korupsi kuota haji, termasuk fasilitas negara yang diduga dinikmati istri pejabat, pembantu rumah tangga, hingga tukang pijat.

Apabila benar adanya, kasus ini bukan hanya mencoreng wajah penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga melukai rasa keadilan jutaan umat Islam di Indonesia yang harus menunggu bertahun-tahun demi bisa menunaikan rukun Islam kelima.

Mie Sedaap Hadirkan “Come See Mie 2025 – Mall Take Over” di Surabaya

0
Mie Sedaap
Mie Sedaap setelah sukses besar di Bandung dengan menarik lebih dari 83.500 pengunjung, kini menghadirkan festival interaktif Come See Mie 2025 – Mall Take Over di Ciputra World Surabaya.

Acara Mie Sedaap ini berlangsung pada 11–14 September 2025 dan mengusung semangat “Braver & Bolder” lewat konsep Journey to the Ultimate Universe.

Pengunjung disuguhkan pengalaman unik dengan nuansa luar angkasa, mulai dari permainan Astronaut Claw, Sedaap Stellar Hunt, hingga cara menikmati Mie Sedaap secara berbeda seperti 1 meter noodle, Sedaap Menu Creation, dan Sedaap Heat Pack.

Mie Sedaap

“Anak muda masa kini menyukai sesuatu yang ikonik, real, dan otentik. Itulah yang ingin kami hadirkan lewat konsep mall take over, agar lebih dekat dan immersif dengan kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Katria Arintya Anindyantari, Head of Marketing Food WINGS Group Indonesia.

Selain arena hiburan kreatif, pengunjung juga dapat menikmati konser musik gratis selama empat hari berturut-turut. Sejumlah musisi papan atas tampil, termasuk Afgan, The Changcuters, Sang Mantan, Kotak, Geisha, Hivi, Utopia, dan Vierratale.

Dalam kesempatan ini, Mie Sedaap juga memperkenalkan varian baru Ayam Bawang dengan cita rasa lebih bold, bawang goreng lebih melimpah, dan karakter rasa yang lebih kuat. Varian klasik ini disebut mampu menjadi comfort food favorit anak muda, sekaligus menyumbang penjualan signifikan.

Mie Sedaap

“Varian Ayam Bawang menyumbang 17,4% penjualan Mie Sedaap. Kami tahu anak muda Surabaya suka sesuatu yang klasik tapi tetap berani tampil beda, jadi kami bikin resep ini lebih bold, lebih karakter. Dan di Mall Take Over, mereka bisa jadi yang pertama mencoba langsung,” tambah Katria.

Band Utopia, salah satu pengisi acara, mengaku merasa relate dengan semangat inovasi Mie Sedaap. “Kami terus berevolusi dalam berkarya agar tetap segar tanpa kehilangan jati diri. Sama seperti Mie Sedaap yang selalu berinovasi,” kata Anna, vokalis Utopia.

Festival ini juga menggandeng berbagai komunitas, mulai dari fotografi, art, vespa, hingga komunitas perempuan muda, menjadikannya ruang interaksi kreatif yang dekat dengan keseharian generasi Z.

Mie Sedaap

Masyarakat Surabaya dapat mengikuti keseruan Come See Mie: Mall Take Over hingga 14 September 2025 di Ciputra World Surabaya. Semua aktivitas dan konser musik dapat dinikmati gratis.