Pegang Salinan Ijazah Jokowi dari KPU, Roy Suryo Temukan Perbedaan Format

Jakarta, Indeks News– Pakar telematika Roy Suryo kembali melontarkan keraguan terkait keaslian ijazah Sarjana Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan itu muncul setelah ia menerima salinan ijazah Jokowi yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dokumen yang digunakan saat pencalonan presiden pada Pemilu 2019.

Roy mengaku membandingkan salinan ijazah tersebut dengan milik sejumlah alumni yang lulus di tahun yang sama. Menurutnya, terdapat perbedaan signifikan pada format dan logo dokumen.
“Dibandingkan Fronojiwo (1115), almarhum Hari Mulyono (1116), dan Sri Murtiningsib (1117), itu beda. Padahal tiga nama tadi sama persis logonya. Yang saya lihat di KPU juga meleset,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, menegaskan bahwa format ijazah Jokowi sesuai dengan praktik yang berlaku pada masa itu. Menurutnya, sebelum ada sistem komputerisasi, ijazah dicetak manual tanpa format baku, sehingga wajar jika ada perbedaan antar fakultas atau angkatan.

UGM juga menepis keraguan terkait penggunaan font Times New Roman pada ijazah atau skripsi. Menurut pihak kampus, font tersebut sudah lazim digunakan dan dapat dicetak di percetakan Yogyakarta pada era 1980-an.

Di sisi lain, pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi turut mengklaim memperoleh salinan ijazah Jokowi dari KPU setelah melalui proses panjang. Ia menyebut awalnya permintaan ke KPU pada Agustus 2025 ditolak dengan alasan dokumen bersifat rahasia. Namun, setelah aturan KPU Nomor 731 Tahun 2025 dicabut pada September 2025, ia akhirnya menerima salinan ijazah Jokowi pada 1 Oktober 2025.

“Bagaimanapun ini adalah kemenangan rakyat, karena dokumen publik harus terbuka,” kata Bonatua.

Salinan ijazah yang diterima Bonatua disebut sama dengan dokumen yang sebelumnya ditunjukkan Bareskrim Polri. Ijazah tersebut menegaskan bahwa Jokowi lulus dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada 5 November 1985.

Meski begitu, Bonatua menilai hanya satu dokumen ijazah asli yang dimiliki langsung oleh Jokowi. “UGM juga tidak punya yang asli. Asli itu cuma ada satu, dan itu dibawa pemiliknya,” tegasnya.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses