Beranda HUKUM Pembunuh Janda Muda di Kamar 625 Hotel Rio Palembang Ditangkap

Pembunuh Janda Muda di Kamar 625 Hotel Rio Palembang Ditangkap

Janda Muda
Seorang janda muda, Yuliana (25) yang diduga merupakan pekerja seks komersial (PSK), tewas dibunuh di dalam kamar 625 Hotel Rio Palembang, Selasa (5/1/2021) lalu

Ternyata pelaku pembunuh janda muda ini adalah Agus Saputra (23). Pelaku berhasil ditangkap tim gabungan Subdit Jatanras dan Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

“Pelaku sudah ditangkap. Gabungan dari jajaran Subdit Jatanras dan Sat Reskrim Polrestabes,” ujar Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumsel, Kompol Suryadi, Minggu (17/1/2021).

Pelaku pembunuh janda muda berprofesi sebagai PSK ini, kata Suryadi, ditangkap di Lorong Buyut, Kemuning, Kota Palembang siang tadi. Agus ditangkap di rumah kontrakan yang dijadikan tempat persembunyian.

“Pelaku berinisial AS (23). Saat ini sudah diamankan dan mau dimintai keterangan,” ujar Suryadi.

Pelaku sendiri terpaksa dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara karena luka tembak di kaki. Agus disebut melakukan perlawanan saat Unit 1 Subdit Jatanras dan Reskrim melakukan penggrebekan di lokasi.

Agus mengaku memesan korban lewat aplikasi MeChat sebelum kejadian. Baru sekali diajak bersetubuh, korban menolak ajakan hubungan intim kedua.

“Janji 3 jam, baru sekali main (hubungan intim) diajak lagi tidak mau. Dia (korban) marah,” ungkap Agus.

Sebelumnya jasad janda muda ini ditemukan di kamar hotel daerah 9 Ilir, Ilir Timur III, Palembang, pukul 23.30 WIB, Selasa (5/1). Saat ditemukan, ada darah di wajah korban dan di bantal.

Dari pemeriksaan saksi-saksi, korban diduga sempat melayani beberapa laki-laki hidung belang di hotel tersebut. Dia ditemukan tewas setelah sempat menginap 2 hari.

Korban diketahui masuk ke hotel Rio pada Minggu (3/1) seorang diri. Dia diduga datang ke hotel setelah dipesan pria hidung belang lewat aplikasi MiChat.

“Korban wanita penghibur, status freelance melayani itu (pria hidung belang). Dipesan lewat MiChat,” jelas Plt Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Eddy Rahmat.