Stormbringers akhirnya meledakkan debut mereka lewat single pertama berjudul “Gate Of Hell”, sebuah hantaman hard rock beraroma gelap yang siap mengoyak panggung underground Indonesia. Lagu ini hadir seperti gerbang menuju dunia mereka: suram, bertenaga, dan penuh distorsi liar persis amunisi yang dirindukan para pemuja rock klasik era 70-an.
Terbentuk pada 1 Januari 2025 di Jakarta, Stormbringers berawal dari tiga sahabat yang sama-sama tergila-gila pada sound Black Sabbath, Led Zeppelin, hingga Deep Purple. Dari ruang latihan kecil, tiga nama ini mulai menciptakan badai: Jonbono — Bass & Vokal, Banastrd — Gitar & Vokal, Alrafi — Drum
Dengan riff tebal, bass menggeram, dan gebukan drum bertenaga, Stormbringers membentuk warna musik yang berisik, pekat, namun menghipnotis.

“Gate Of Hell”: Ritual Pembuka Gerbang Kegelapan
Single ini menjadi ritual pembuka sebuah trek yang membawa pendengar ke atmosfer kastil gelap, jeritan misterius, dan energi rock n’ roll klasik yang dibalut aura supernatural.

Sound mereka mengingatkan pada masa ketika rock masih liar, tanpa kompromi, dan penuh amarah. Stormbringers tidak sekadar bernostalgia, mereka memutar ulang amunisi rock 70-an dengan tensi lebih brutal.
Nama yang Punya Makna
Stormbringers berarti pembawa badai—simbol ledakan energi yang menyambar tanpa peringatan. Nama ini juga menjadi penghormatan pada lagu ikonik “Stormbringer” milik Deep Purple, yang aura gelapnya menjadi inspirasi kelahiran band ini.

Single “Gate Of Hell” sudah resmi dirilis dan bisa didengarkan di berbagai platform streaming digital. Siap masuk ke gerbangnya? (EH).




