Beranda PERISTIWA Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Boeing 737-500 Sudah Berusia 26,7 Tahun

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Boeing 737-500 Sudah Berusia 26,7 Tahun

Pesawat
Pesawat Boeing 737-500 milik Sriwijaya Air jatuh setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta ternyata sudah berusia 26,7 tahun. Namun, dikutip dari USA Today, pada dasarnya terbang tidak dibatasi oleh usia pakai.

Memang, tidak ada batasan usia sebuah pesawat dilarang terbang dan kemudian dipensiunkan. Sebab, dari zaman perang dunia kedua masih ada yang terbang di banyak negara di dunia – meski tentu saja tidak dipakai untuk penerbangan komersil.

Layak atau tidaknya terbang ditentukan oleh bagaimana menjalani perawatan. Beberapa komponennya wajib diganti berdasarkan waktu, sementara yang lain harus diganti setelah melewati angka penerbangan tertentu.

Yang jelas semua harus melewati inspeksi atau pemeriksaan yang dilakukan secara reguler dan dengan pengawasan ketat dari pabrikan.

Namun begitu, ada juga beberapa produsen yang memberi batasan usia pada produk-produknya. Salah satunya adalah Robinsonheli. Perusahaan ini membatasi helikopter buatan mereka untuk terbanyak sebanyak 2.200 jam atau 12 tahun saja.

Sementara itu, situs flexport menyebut kalau rata-rata pesawat saat ini sudah akan dipensiunkan saat memasuki usia 30 tahun.

Mereka mencontohkan sebuah Boeing 747 bisa melakukan total 35.000 penerbangan, atau sekitar 135.000 sampai 165.000 jam terbang sebelum mengalami ‘kelelahan metal’. Masih dikutip dari sumber yang sama Boeing 747 rata-rata bisa melayani penerbangan selama 27 tahun.

Sementara pesawat berbadan lebar, semisal Lockheed Tri-Star, punya usia pakai yang lebih singkat yakni rata-rata 24 tahun.

Boeing 737-500 milik maskapai Sriwijaya Air sebelumnya dikirim Boeing ke pemilik pertamanya yakni Continental Air Lines (Amerika Serikat) pada 31 Mei 1994. Continental Air Lines memiliki pesawat tersebut sampai 2010, di mana pada tahun tersebut kepemilikannya berpindah ke United Airlines.

BACA JUGA  Tanda-Tanda Akan Terjadi Gempa Yang Perlu Anda Ketahui

Sriwijaya Air mulai memilikinya pada 15 Mei 2012. Namun, nasib nahas mendatanginya saat menjalani penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak pada Sabtu (9/1) sore tadi. Sriwijaya Air SJ182dikabarkan sempat hilang kontak sebelum akhirnya warga dan Basarnas menemukan puing-puing yang diduga milik pesawat tersebut. (detikcom)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ182, Sosok yang Religius
Artikel berikutnyaInilah Profil Melda Rosita, Selebgram yang Viral karena Video Payudaranya Terekspos