Pimpinan BGN Ajak Dialog Pendemo MBG, Bahas Masalah Rollback dan Dugaan Pungli Pendaftaran SPPG

Jakarta, Indek News —Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, melakukan audiensi dengan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemantau Program Badan Gizi Nasional (APPBGN). Pertemuan ini digelar untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan para pendemo terkait pelaksanaan Program MBG.

Diskusi berlangsung di Kantor BGN pada Kamis, 16 Oktober 2025, dengan suasana terbuka dan solutif. Perwakilan aliansi, Muhammad Yazdi, menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait mekanisme rollback dan verifikasi pendaftaran SPPG yang dinilai masih membingungkan di lapangan.

Dalam penjelasannya, Sony menguraikan bahwa rollback merupakan mekanisme penurunan status atau reset tahapan bagi calon mitra yang tidak menunjukkan progres pembangunan SPPG.
“Rollback dilakukan untuk menyaring mitra yang serius dan benar-benar membangun, bukan hanya mendaftar tanpa tindakan,” ujar Sony.

Ia menegaskan, langkah ini penting agar kuota calon mitra tidak tersumbat oleh peserta pasif. Dari data BGN, lebih dari 13 ribu mitra sudah memasuki tahap persiapan pada Agustus lalu, namun banyak yang tidak menunjukkan perkembangan selama masa 45 hari yang diberikan.

“Karena tidak ada pergerakan, kami terpaksa melakukan rollback terhadap mitra yang stagnan,” tegasnya.

Sony juga mengingatkan calon mitra agar tidak membangun atau menyiapkan dapur sebelum pengajuan titik lokasi disetujui oleh verifikator.
“Artinya, sebelum diverifikasi, jangan dulu membangun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sony menjelaskan bahwa dalam tahap persiapan, mitra diwajibkan melampirkan video bukti aktivitas pembangunan, mulai dari kelengkapan peralatan hingga ketersediaan relawan. Setiap tahapan memiliki bobot nilai yang diakumulasikan hingga 100 persen sebelum menuju tahap survei dan verifikasi lapangan.

Di sisi lain, pihak aliansi juga menyoroti dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum terhadap calon mitra pendaftar SPPG. Menanggapi hal ini, Sony meminta agar pihak yang mengetahui praktik tersebut segera melapor.

“Kalau ada pungutan dalam proses pendaftaran mitra, laporkan ke BGN dan aparat penegak hukum dengan bukti dan saksi. Kami akan bekerja sama dengan kepolisian untuk menindak tegas,” tegas Sony.

Audiensi tersebut berakhir dengan komitmen bersama untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas Program MBG, serta memastikan bahwa setiap calon mitra mendapatkan pelayanan yang adil dan bebas dari pungli.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses