Beranda HUKUM Seorang Wanita Video Call Tanpa Busana Beredar di Lombok

Seorang Wanita Video Call Tanpa Busana Beredar di Lombok

Tanpa Busana
Seorang wanita melakukan video call tanpa busana beredar di media sosial. Beredarnya video ini langsung membuat gempar warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasus beredarnya video call tanpa busana ini kini tengah diselidiki oleh Polres Lombok Tengah. Video berdurasi sekitar tujuh menit itu menampilkan seorang perempuan sedang video call tanpa busana.

Perempuan itu melakukan adegan m********i dalam video tersebut.

Namun, belum diketahui kapan video itu dibuat, dan juga siapa orang yang pertama kali menyebarluaskan video itu. Kabarnya gadis yang ada di video itu berasal dari sebuah desa yang berada di Kecamatan Praya Tengah.

“Informasi yang kami dapatkan baru soal asal perempuan (dalam video) tersebut,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP I Putu Agus Indra Permana dikutip dari Radar Lombok, Rabu (17/2/2021).

Putu Agus juga terlihat masih enggan membeberkan terlalu jauh soal hasil penyelidikan awal pihaknya. Pada intinya, polisi baru menerima laporan dan masih menyelidiki kasus ini.

“Kami masih mendalami,” tegasnya.

Sementara itu kepala desa dari daerah yang diduga tempat perempuan itu berasal, mengaku sudah menelusuri perempuan terduga dalam video itu. Namun, pemdes bersama aparat lainnya belum berani memastikan kebenaran pelaku dari video bugil itu.

“Informasi sementara yang kami peroleh, anak itu belum bisa sepenuhnya dikatakan warga di sini,” katanya.

Dia mengatakan, kedua orang tua dari anak itu sudah lama bercerai. Dari informasi yang dia dapatkan, ayah anak itu berasal dari luar desanya. Namun, sang ibu memang warga desanya.

“Ibunya menjadi TKW. Anak ini kadang tinggal di keluarga asal ayahnya dan kadang juga dia tinggal di rumah nenek dari ibunya di desa ini. Kami masih melakukan pendalaman terkait dengan permasalahan ini,” ujar kepala desa.

Sebelum beredar video gadis tersebut, warga Lombok Tengah juga masih heboh dengan video serupa, sama-sama tak senonoh, yang ‘aktrisnya’ seorang janda muda dari sebuah desa di Kecamatan Kopang Lombok Tengah.

Source: Radar Lombok