Beranda HUKUM Suami Tega Membacok Istrinya di Kalteng karena Menolak Ajakan Berhubungan Badan

Suami Tega Membacok Istrinya di Kalteng karena Menolak Ajakan Berhubungan Badan

Membacok
Seorang suami SA (42) tega membacok istrinya sendiri karena menolak diajak berhubungan badan. Pelaku yang merupakan warga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah itu sudah diamankan petugas dari Kapolres Kapuas.

Hal ini disampaikan Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, Sabtu, (19/6/2021). Polres Kapuas melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) menyampaikan telah terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yaitu seorang suami membacok istrinya hingga mengalami luka parah.

Berdasarkan hasil keterangan pelaku, saat itu di Barak atau rumah kos yang berada Kecamatan Bataguh, Kapuas, pelaku dan korban yang merupakan istrinya dan dua orang temannya meminum arak.

Ketika temannya sudah pulang, pelaku yang dalam kondisi mabuk arak mengajak korban untuk melakukan hubungan suami istri, namun korban menolak.

Membacok

Akhirnya pelaku dengan nada bercanda mengatakan kepada korban apakah mau darah. Namun ternyata korban langsung marah kepada pelaku dan langsung menampar dengan tangan yang dikepal ke wajah pelaku sebanyak satu kali.

“Merasa tak terima, kemudian pelaku membalas menampar wajah istrinya sebanyak empat kali dengan tangan yang dikepal membuat korban tersungkur. Kemudian pelaku melihat ada senjata tajam jenis parang di dekat korban yang kemudian langsung diambil pelaku dan membacok istrinya sebanyak lima kali,” ujar Kapolres.

Dengan terjadinya peristiwa tersebut korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang, luka robek pada bahu kanan, luka robek pada punggung tangan kanan, yang kemudian dirujuk ke RSUD Kapuas.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini pelaku dan barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis parang dengan panjang bilah parang 28,5 cm dan lebah bilah parang 2,3 cm sudah diamankan di Mapolres Kapuas guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres.

BACA JUGA  Griya Pijat Metropolis Blok M Ditutup Permanen

Pelaku dikenakan Pasal 44 ayat (1) UU RI 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKasus Penembakan Wartawan Media Online di Simalungun Hingga Kini Masih Jadi Misteri
Artikel berikutnyaBupati Banjarnegara Budhi Sarwono Izinkan Warganya Gelar Pesta di Tengah Pandemi