Tragedi Ponpes Al Khoziny: Dua Jenazah Lagi Ditemukan, Total 9 Orang Tewas

Indeks News – Suasana duka masih menyelimuti proses evakuasi reruntuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo memasuki hari keempat. Pada Jumat (3/10/2025) pagi, tim SAR kembali menemukan dua jenazah santri dalam kondisi tertimpa puing bangunan di area tempat wudu musala.

Proses evakuasi reruntuhan Ponpes kembali menemukan korban jiwa. Hingga hari keempat, total korban meninggal dunia bertambah menjadi sembilan orang dari 112 korban yang berhasil dievakuasi sejak insiden ambruknya bangunan terjadi. Sementara itu, 103 orang lainnya dilaporkan selamat.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa kedua jenazah ditemukan setelah petugas mengerahkan alat berat sejak Kamis (2/10/2025) siang.

Proses pengangkatan puing dilakukan dengan sangat hati-hati menggunakan crane demi menghindari risiko tambahan.

“Hari Jumat sekitar pukul 07.30 WIB kita berhasil mengekstraksi satu santri. Kemudian satu lagi berhasil kita ekstraksi pada pukul 07.36 WIB. Keduanya ditemukan di area wudu musala, tampaknya tertimpa pecahan bangunan,” ujar Bramantyo.

Ia menambahkan, keberadaan kedua korban sebenarnya sudah terdeteksi sebelumnya dan termasuk dalam 15 titik pencarian yang telah dipetakan Basarnas.

“Dua yang ditemukan hari ini termasuk di 15 titik itu,” imbuhnya.

Meski berhasil dievakuasi, identitas kedua jenazah masih belum dapat dipastikan. Keduanya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan catatan detikJatim, saat ini sudah ada empat jenazah yang berada di Polda Jatim untuk pemeriksaan identitas. Dengan tambahan dua korban terbaru, total kini tercatat sembilan santri meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan ponpes tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus dilakukan. Petugas gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan tetap bekerja tanpa henti di tengah kondisi lapangan yang penuh risiko.

Sementara itu, keluarga para santri korban runtuhan masih setia menunggu kabar di lokasi, berharap keajaiban datang bagi anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses