Beranda PERISTIWA Video Bule Perempuan Tanpa Helm dan Masker Tantang Polisi di Bali, Viral...

Video Bule Perempuan Tanpa Helm dan Masker Tantang Polisi di Bali, Viral di Medsos

Bule Perempuan
Video bule perempuan tanpa helm dan masker menantang polisi dan menghalangi pengendara lain di tengah jalan viral di media sosial. Ia memberikan isyarat kepada petugas untuk mengajak mendekat dan beradu argumen.

Video bule perempuan yang tengah berdebat dengan polisi tersebut diambil di Simpang Teuku Umar-Imam Bonjol, Pemecutan, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Jumat 19 Februari 2021.

Bule perempuan tersebut diketahui berinisial VC dihentikan petugas kepolisian Satlantas Polresta Denpasar karena tidak menggunakan helm dan masker saat berkendara.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 wita ketika arus lalu lintas sedang ramai kendaraan.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Taufan Rizaldi menyayangkan aksi yang dilakukan seorang WNA tersebut. Padahal saat itu, anggota di lapangan sedang melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Teuku Umar-Imam Bonjol.

“Inisialnya VC. Bule perempuan tersebut tidak menggunakan helm dan masker, pas kebetulan anggota sedang laksanakan pengaturan arus lalu lintas,” ujar Kompol Taufan Rizaldi.

Anggota kepolisian yang saat itu melihat si bule, sontak memberhentikannya dan meminta untuk menepikan kendaraannya.

Namun, sang bule tersebut malah mengajak petugas berargumen dan melintangkan kendaraannya di saat pengendara melintas.

Untung saja tidak terjadi kemacetan parah akibat aksi tersebut, mengingat arus lalu lintas dari arah timur ke barat berhenti karena lampu merah. “Dia disuruh ke pinggir untuk melakukan pemeriksaan, namun ada argumen sedikit bulenya dan akhirnya mau ke pinggir setelah lampu hijau,” jelasnya.

Dijelaskan lebih lanjut, bule tersebut diketahui sebelumnya melintas dari Simpang Batanta, Denpasar dan hendak menuju arah Kerobokan, Badung, Bali. “Dia dari Simpang Batanta. Bule awalnya menolak sebelum akhirnya mau dipinggirkan,”

“Kita kemudian menjelaskan kesalahannya dan akhirnya kita berikan tindakan tilang,” pungkas Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Taufan Rizaldi.