spot_img
spot_img

Viral! Joget Eko Patrio di Ruang Sidang DPR, Publik Geram dan Emosi

Indeks News – Video Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Patrio, mendadak jadi sorotan publik. Bukan karena pidato atau kinerjanya, melainkan lantaran ia tampak berjoget di ruang sidang paripurna DPR RI. Aksi itu terekam jelas dan kini viral di media sosial, memicu gelombang kritik yang penuh nada kekecewaan dan emosi dari masyarakat.

Dalam video yang ramai dibagikan, Eko Patrio terlihat seperti seorang DJ. Ia berdiri di depan sound system besar, memutar musik dengan suara keras, lalu berjoget penuh semangat. Beberapa orang di sekitarnya, yang mengenakan pakaian bernuansa biru, ikut larut dalam alunan musik.

Namun, suasana itu justru dianggap mencederai wibawa gedung parlemen. Warganet menilai apa yang dilakukan Eko bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk tantangan terhadap suara rakyat yang selama ini menuntut kesederhanaan dan empati dari para wakilnya.

Salah satu komentar warganet menuliskan, “Dikritik rakyat bukannya introspeksi, malah bergaya jadi DJ, muter musik keras, joged-joged. Padahal rakyat minta sederhana. Jadilah wakil rakyat yang amanah.” Kritik ini langsung mendapat dukungan dari ribuan pengguna lain.

Tak berhenti di situ, netizen juga menyoroti fenomena banyaknya pejabat yang berasal dari kalangan artis dan komedian. Alih-alih menunjukkan sikap kepemimpinan, mereka justru dianggap lebih sering menampilkan gaya hiburan. Bagi masyarakat, ruang sidang DPR adalah tempat sakral untuk membahas nasib bangsa, bukan arena bercanda apalagi berjoget.

Kasus Eko Patrio ini kini menjadi pengingat keras bahwa setiap langkah wakil rakyat selalu diawasi publik. Profesionalisme dan kesadaran etika adalah hal mutlak yang harus dijaga, terutama di ruang sidang yang seharusnya mencerminkan keseriusan membela kepentingan rakyat.

Viralnya video ini membuat publik kembali menegaskan harapannya: anggota DPR bukan hanya simbol politik, tetapi juga teladan moral. Aksi yang mengedepankan hiburan pribadi di ruang sidang, sekecil apa pun, berpotensi meruntuhkan kepercayaan rakyat terhadap lembaga legislatif.

Pada akhirnya, kehebohan ini bukan sekadar soal seorang politikus yang berjoget. Ia adalah cermin kegelisahan rakyat yang mendambakan wakil amanah, sederhana, dan peka terhadap penderitaan masyarakat, bukan pejabat yang mudah larut dalam euforia hiburan di atas panggung kekuasaan.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses