Beranda POLITIK Ahmad Sahroni Ungkap Kelompok Dibalik Demo Tolak PPKM

Ahmad Sahroni Ungkap Kelompok Dibalik Demo Tolak PPKM

Ahmad Sahroni
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengatakan dengan munculnya berbagai isu provokasi telah mengancam stabilitas dalam negeri. Adanya berbagai isu ini mengaitkan pandemi dengan ketidakpercayaan terhadap kinerja pemerintah, dan berisi seruan yang berlawanan dengan berbagai kebijakan tersebut.

Ahmad Sahroni mengecam adanya ajakan ini dan menurutnya, memang ada oknum yang sengaja memanfaatkan situasi pandemi untuk mendiskreditkan kinerja pemerintah.

“Sebelum isu demo ini muncul, saya sudah sampaikan bahwa jangan jadikan pandemi ini sebagai alat politik. Harusnya, semua pihak bersama-sama membantu masyarakat dalam hal penanganan COVID-19. Jadi memang pihak-pihak yang ada di balik seruan ini berasal dari orang-orang yang memang tidak suka dengan pemerintahan saat sekarang. Kelompoknya memang eksis, dan ini kita harus hadapi,” ujar Ahmad Sahroni, Rabu 28 Juli 2021.

Sahroni juga menyampaikan pandangannya atas kritikan di masyarakat yang menilai kebijakan pemerintah tidak jelas karena terus berubah-ubah. Menurutnya, kejadian pandemi COVID-19 adalah kejadian yang luar biasa, sehingga para kepala negara di manapun tengah berusaha sekuat tenaga untuk merumuskan kebijakan yang memuaskan semua pihak

“Tentu saja sangat dipahami, dan wajar saja. Karena pemerintah ini kan bukan super power dan bukan Tuhan. Saat ini pemerintah menjalankan kebijakan juga tentunya dengan melihat perkembangan terus-menerus, dilihat kondisi di lapangan seperti apa. Pemerintah juga telah berupaya sekuat tenaga. Pemerintah tidak sempurna, tapi harus kita dukung dan bantu,” jelas Sahroni.

Sahroni juga menambahkan, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan isu terkait munculnya aksi provokasi untuk berdemo tersebut. Menurutnya, lebih baik warga bersama-sama pemerintah tetap fokus dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Tidak perlu dikhawatirkan lebih karena ini masih sebatas pada komunitas kecil, namun tetap waspada. tetap dikontrol oleh pemerintah. Kita bersama fokus untuk menjaga bagaimana COVID ini bisa turun. walaupun tidak bisa cepat tapi minimal pemerintah sudah lakukan yang terbaik untuk semua,” pungkas Sahroni.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaJuliari Batubara Dituntut 11 Tahun Penjara
Artikel berikutnya4 Oknum Anggota TNI Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Wartawan di Medan