Antisipasi Krisis! Bulog Perkuat Cadangan Pangan

Jakarta, Indeks News – Perum Bulog menegaskan komitmennya perkuat ketahanan pangan nasional saat mendampingi kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) RUU Pangan Komisi IV DPR RI di Bali, (21/11/2025). Momentum ini dimanfaatkan untuk menyampaikan pandangan strategis mengenai penguatan kebijakan pangan ke depan.

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati atau Titiek Soeharto, dengan agenda peninjauan ke kantor Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali serta diskusi jaring pendapat bersama pemangku kepentingan sektor pangan.

Diskusi tersebut menghadirkan perwakilan kementerian, pemerintah daerah, BUMN pangan, kelompok tani, hingga pelaku usaha penggilingan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan pentingnya instrumen negara yang kuat dan adaptif dalam menjaga pasokan pangan nasional.

“Ketahanan pangan membutuhkan instrumen negara yang bekerja konsisten. Bulog menjalankan mandat tersebut melalui pengelolaan stok, distribusi, dan stabilisasi harga agar pasokan tetap terjaga di seluruh daerah,” ujar Rizal dalam keterangan tertulis, Minggu (23/11/2025).

Ia menyampaikan Bulog siap mengawal kebijakan nasional melalui penyediaan cadangan pangan dan pemerataan akses masyarakat terhadap komoditas pokok.

Rizal menyoroti perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin beragam dan tidak lagi bertumpu pada beras.

Bulog tengah menyiapkan pengembangan gudang berbasis klaster komoditas seperti jagung, singkong, ubi, dan komoditas pangan lokal lainnya.

Selain itu, Bulog menjajaki kerja sama dengan perusahaan Jepang untuk pengembangan tepung beras sebagai alternatif lebih sehat dibanding tepung terigu. Kerja sama tersebut mencakup pembangunan pabrik tepung beras di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.

Dalam rangkaian kunjungan, Bulog dan Komisi IV DPR menyerahkan Bantuan Pangan (Banpang) kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

Bantuan alokasi Oktober–November 2025 itu berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Selain itu, 30 petani lokal menerima paket sembako berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng.

Program tersebut diharapkan memperkuat akses pangan masyarakat dan menjaga daya beli di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Kunjungan Panja ditutup dengan penyusunan catatan awal sebagai bahan pembahasan lanjutan RUU Pangan di Jakarta.

Bulog menyatakan kesiapan berperan aktif dalam penyempurnaan regulasi, termasuk aspek produksi, distribusi, dan konsumsi pangan nasional.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses