Jakarta, Indeks News – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp4,3 triliun untuk PT PLN (Persero) dalam rangka menjalankan program listrik desa hingga akhir tahun 2025.
Menurut Bahlil, dana tersebut merupakan bagian dari tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun yang baru saja disetujui, sehingga total pagu anggaran Kementerian ESDM 2025 naik menjadi Rp14,1 triliun.
“Ada sekitar Rp4,350,95 miliar yang menjadi penugasan kepada PLN untuk listrik desa dan penyambungan listrik gratis bagi rakyat kita,” kata Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi
Bahlil menjelaskan, PLN dipilih sebagai pelaksana utama program listrik desa karena perusahaan pelat merah tersebut telah memiliki infrastruktur dan jaringan distribusi listrik yang lengkap di seluruh wilayah Indonesia.
“Penugasan ini kami berikan ke PLN karena waktunya sangat pendek, dan hanya PLN yang memiliki infrastruktur memadai untuk menjalankannya secara cepat,” tegasnya.
Secara keseluruhan, anggaran Kementerian ESDM tahun 2025 kini mencapai Rp14,1 triliun, setelah sebelumnya hanya Rp6,98 triliun. Tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun disetujui pemerintah pada Agustus 2025.
Berdasarkan data terbaru, realisasi anggaran hingga 10 November 2025 telah mencapai 62,86 persen dari pagu awal, namun jika dihitung dengan tambahan pagu baru, realisasinya masih sekitar 31,12 persen.
Rincian Realisasi Anggaran Kementerian ESDM per 10 November 2025:
- Sekretariat Jenderal – 68,95%
- Inspektorat Jenderal – 67,81%
- Ditjen Migas – 33,84%
- Ditjen Gatrik – 3,21%
- Ditjen Minerba – 61,16%
- Setjen DEN – 75,88%
- BPSDM ESDM – 80,97%
- Badan Geologi – 33,63%
- BPH Migas – 77,06%
- Ditjen EBTKE – 52,49%
- BPMA – 81,36%
Program listrik desa dan penyambungan listrik gratis ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong pemerataan akses energi dan elektrifikasi nasional, terutama di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).
Bahlil menegaskan, proyek ini bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, melainkan upaya nyata menghadirkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.




