Blak-blakan! Menkeu Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Urusannya

JAKARTA, Indeks News – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara mengenai isu redenominasi rupiah yang sempat ramai diperbincangkan publik. Ia menegaskan, rencana redenominasi bukan kebijakan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

“Redenominasi itu kebijakan bank sentral. Mereka akan menerapkannya sesuai kebutuhan dan pada waktunya, tetapi bukan sekarang, bukan tahun depan,” ujar Purbaya usai menghadiri acara di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (10/11/2025).

Purbaya memastikan, pemerintah tidak akan mengimplementasikan redenominasi pada tahun 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia (BI), bukan Kementerian Keuangan.

“Enggak, enggak tahun depan. Saya enggak tahu, itu bukan urusan Menteri Keuangan, tetapi urusan bank sentral. Kan bank sentral sudah kasih pernyataan tadi. Jadi jangan gue yang digebukin, gue digebukin terus,” ucapnya sambil berkelakar.

Pernyataan Purbaya ini sekaligus menegaskan bahwa isu redenominasi rupiah yang beredar belakangan tidak benar. Pemerintah memastikan stabilitas ekonomi tetap menjadi fokus utama, tanpa adanya perubahan nominal rupiah dalam waktu dekat.

Redenominasi sendiri merupakan penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengubah daya beli atau nilai tukar. Misalnya, uang Rp1.000 menjadi Rp1, dengan nilai yang tetap sama.
Kebijakan ini pernah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu, namun pemerintah selalu menegaskan pelaksanaannya membutuhkan kesiapan ekonomi nasional dan sistem keuangan yang matang.

Dengan pernyataan terbaru dari Menkeu Purbaya, masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh isu-isu finansial yang belum memiliki dasar kebijakan resmi.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses