BIMA, Indeks News – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tolobali, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuai sorotan. Sejumlah siswa menemukan ulat hidup dalam menu daging yang dibagikan pada Jumat (3/10/2025).
Peristiwa itu terekam dalam sebuah video berdurasi 16 detik yang viral di media sosial. Rekaman tersebut diunggah oleh akun Facebook @Annyta GiLby II, wali murid siswa kelas 6C MIN Tolobali, pada hari yang sama.
“Video terkait adanya daging berulat di menu MBG yang saya unggah di Facebook ini berasal dari teman-teman anak saya di sekolah,” kata Annyta saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).
Menurutnya, menu Danging serta nasi yang ditemukan berulat merupakan jatah makanan untuk anaknya. Beruntung, sang anak tidak sempat menyantap hidangan itu. “Tidak jadi dimakan,” ujarnya.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah siswa berteriak kaget saat ulat keluar dari potongan daging dan selada.
“Itu, itu ulat itu,” teriak seorang siswa.
“MBG apa ini, ada ulat,” timpal siswa lainnya.

Kejadian tersebut memicu kekhawatiran orang tua siswa terkait kualitas makanan dalam program MBG yang seharusnya mendukung gizi anak sekolah.
Informasi yang dihimpun, menu MBG untuk siswa MIN Tolobali disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG Ule, Kecamatan Asakota, pada Jumat (3/10/2025).
Kepala SPPG Ule, Fajar, mengaku pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut. “Sedang cek,” ujarnya singkat saat dimintai konfirmasi.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat Kota Bima dan memunculkan desakan agar pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG




