Lalu Lintas Senayan Macet, KSPI Demo Tuntut Kenaikan Upah 2026

Jakarta, Indeks News – Pengguna jalan di Jakarta diminta waspada dan menghindari area depan Gedung DPR/MPR RI pada Selasa (30/9/2025). Hal ini menyusul rencana demo aksi unjuk rasa yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Menurut informasi dari akun resmi @tmcpoldametro, aksi buruh ini diperkirakan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Polisi mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas dan keamanan bersama.

“Pantau terus IG Story kami untuk update kondisi lalu lintas di lapangan,” tulis TMC Polda Metro dalam unggahan resminya.

Aksi damai KSPI diprediksi menimbulkan kepadatan di sekitar kawasan Senayan, terutama Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya. Pengguna jalan disarankan mencari jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan.

Presiden KSPI, Said Iqbal, menegaskan bahwa buruh menuntut kenaikan upah minimum tahun 2026 sebesar 8,5 hingga 10,5 persen. Tuntutan ini mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168 Tahun 2023 terkait uji materi UU Cipta Kerja.

“Inflasi sekitar 3,26 persen, pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, indeks tertentu 1,0. Maka ketemu angka 8,46 persen atau dibulatkan 8,5 persen,” jelas Iqbal

Selain soal upah, KSPI juga mendesak pencabutan aturan outsourcing yang tertuang dalam PP Nomor 35 Tahun 2021. Mereka mendorong lahirnya undang-undang baru tentang ketenagakerjaan yang bukan bagian dari omnibus law.

Menurut Iqbal, DPR dinilai belum maksimal dalam menyusun revisi UU Ketenagakerjaan. “Menurut keputusan MK, paling lama dua tahun sejak putusan, harus ada UU Ketenagakerjaan baru tanpa omnibus law,” tegasnya.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses