Beranda PERISTIWA Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung dengan Lidah Terjulur di Anak Kali Ciliwung

Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung dengan Lidah Terjulur di Anak Kali Ciliwung

Mayat Perempuan
Mayat perempuan ditemukan mengapung dengan kondisi lidah terjulur di Anak Kali Ciliwung, Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (22/02/2021).

Ketika ditemukan oleh petugas Dinas Unit Pelaksana kerja (UPK) Badan Air, mayat perempuan ini  mengenakan baju batik warna coklat dan hanya mengenakan celana dalam tanpa identitas.

Mayat perempuan ini diduga berusia 30 tahun, dengan model rambut sebahu tersebut ditemukan petugas UPK Badan Air, sekitar pukul 09.00 WIB saat akan melakukan membersihkan sampah di kali.

Danru UPK Badan Air, Kecamatan Pademangan, Ade Buang mengungkapkan, ketika ditemukan mayat perempuan nahas tersebut menyangkut pada phonton (alat apung) yang berada di pinggir jembatan jalan Lodan Raya.

“Mayatnya sudah keadaan tengkurap,” ujar Ade.

Ade kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Pos Polisi Bintang Mas, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Polisi pun mendatangi lokasi dan sudah ramai oleh masyarakat yang penasaran dengan penemuan mayat tersebut.

Lalu lintas sekitar lokasi pun sempat tersendat karena pemotor berhenti di di atas jembatan untuk mengabadikan penemuan mayat tersebut melalui ponselnya. Kemudian pukul 10.00 mayat perempuan tersebut dievakuasi oleh polisi dibantu oleh UPK Badan Air dan masyarakat.

Saat dievakuasi terlihat kondisi mayat perempuan tersebut sangat mengenaskan, lidahnya tampak menjulur dan kondisi tubuh yang sudah membekak dengan pakaian sudah compang-camping.

Usai dievakuasi, sekitar pukul 10.20 WIB, mobil jenazah dari Dinas Kehutanan mendatangi lokasi. Mayat korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diotopsi.

Sementara, Kapolsek Pademangan Kompol Arga Dija Putra mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim medis, tidak ditemui luka bekas kekerasan. “Hasil pengecekan oleh petugas dan dari pihak RS tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Arga.

Arga menuturkan, mayat yang berusia sekitar 30 tahun tersebut kira-kira sudah tenggelam selama tiga hari. “Sekitar tiga hari tenggelam,” pungkasnya.