Beranda blog Halaman 1496

Heboh Benda Mirip Tank Kembali Ditemukan di Perairan Kepri

0
Mirip
Benda mirip tank kembali ditemukan di perairan Kepulauan Riau, sebelumnya benda yang sama juga ditemukan di Natuna. Kali ini, benda kuning itu ditemukan di Bintan.

Terkait penemuan benda mirip tank ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksma Julius Widjojono. Ia mengatakan, jajaran TNI AL belum bisa menentukan benda apa itu. Saat ini masih diselidiki oleh tim gabungan.

“Sampai dengan saat ini masih dilaksanakan investigasi dari TNI AL dalam hal ini tim Pushidrosal, Dissenlekal, dan Dislitbangal,” ujar Julius, Selasa (28/12).

Julius juga mengatakan, tim yang mendapat laporan dari warga langsung menuju ke lokasi. Benda mirip tank itu lalu ditarik menggunakan kapal kayu untuk diperiksa lebih lanjut.

“Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang menemukan benda menyerupai tank (kendaraan tempur) di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Benda tersebut ditarik menggunakan pompong kayu nelayan menuju posmat Kijang,” jelasnya.

Julius belum bisa menentukan apakah benda yang ditemukan di Bintan sama dengan benda yang ditemukan di Natuna. Semua masih diselidiki tim gabungan.

Album “Sandiwara Cinta” Nike Ardilla Di Buat Piringan Hitam

0
Nike Ardilla
Konferensi Pers Perilisan Pirilisan HItam Album Sandiwara Cinta Nike Ardilla / Foto : Dok. Musica Studio's
(Almh.) Nike Ardilla, siapa yang tidak kenal dengan lady rocker ternama asal kota Bandung yang satu ini yang memiliki lagu – lagu Fenomenal tak lengkang oleh waktu.

Wanita yang bernama lengkap Raden Rara Nike Ratnadilla atau Nike Ardilla ini mempunyai suara yang merdu dan khas, sosoknya yang cantik nan rupawan juga membuatnya diidolakan banyak orang di era 90an.

Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nike Ardilla sang Bintang Kehidupan di tanggal 27 Desember, Musica Studio’s merilis eksklusif album legendaris “Sandiwara Cinta”.

Nike Ardilla
Foto : Dok.Musica Studio’s

Album milik Nike Ardilla adalah album untuk pertama kalinya dalam bentuk piringan hitam (vinyl). Album ini merupakan album rekaman terakhir dari (Almh.) Nike Ardilla.

Dirilis pada tahun 1995 awal, album ini laku terjual hingga 2 juta keping (kaset dan CD). Tapi siapa yang menyangka, setelah beberapa saat album ini baru dirilis, Nike Ardilla berpulang pada Minggu pagi hari, tanggal 19 Maret 1995 silam.

Pasca kepergiannya itu membuat album “Sandiwara Cinta” melambung tinggi hingga terjual dengan estimasi lebih dari 5 juta keping.

Nike Ardilla
Inka Christie / Foto : Istimewa

Bahkan untuk penjualan di toko kaset, album ini tercatat laku terjual hingga 100.000 (seratus ribu) keping per-harinya. Tak heran, album ini berhasil menembus rekor menjadi salah satu
album Indonesia dengan penjualan terlaris sepanjang masa hingga saat ini.

“Berbicara soal Nike Ardilla, salah satu yang paling saya kenang adalah proses recording-nya. Nike Ardilla itu agak luar biasa cara penghayatan lagu, sangat kuat melekat dengan musiknya. Dia itu kalau dikasih lagu, didengar dua-tiga kali, lalu dia bisa beradaptasi dengan lagunya dan bisa menyanyikan dengan penuh penghayatan.”ungkap Teddy Riadi selaku salah satu pencipta lagu dari Nike Ardilla dan juga saat ini sebagai A&R Musica Studio’s.

“Paling hanya dengan 3 atau 4 kali take, sudah cukup. Lagu “Bila” yang saya ciptakan di album ini adalah lagu yang berbeda dari yang lain. Lagu ini adalah salah satu lagu request dari Nike, karena pada saat itu almarhumah sedang LDR. Jadi, dia kepingin dibuatkan lagu yang liriknya ceritain tentang LDR itu.”tambahnya.

Nike Ardilla
Foto : Dok. Musica Studio’s

“Harapan saya dengan adanya perilisan vinyl ini, kita bisa mengenang kembali lagu-lagu Nike Ardilla dan membawa kita ke momen indah di masa itu. Karena lagu itu sebenarnya bisa membawa kenangan-kenangan manis. Untuk para fans Nike Ardilla, semoga vinyl ini bisa mengobati sedikit kerinduan pada almarhumah. Dan juga semoga lagu-lagu Nike Ardilla bisa terus terdengar dan menginspirasi sampai generasi mendatang.” sambung Kang Teddy.

Terdapat 10 (sepuluh) lagu dalam album “Sandiwara Cinta”, yaitu Sandiwara Cinta (cipt: Deddy Dores), Deru Debu (cipt: Dwiki Dharmawan), Kau Bukan Untukku (cipt: Erens F. Mangalo), Sanggupkah Aku (cipt: Dadang S.Manaf), Cintaku Suci (cipt: Yonny Dores), Menyibak Tirai Kelabu (cipt: Deddy Dores), Bila (cipt: Teddy Riadi), Pudar (cipt: Harry Minggoes), Bayang Dirimu (cipt: Jati), Menanti Kejujuran (cipt: Fajar Budiman / Ian Antono)

Vinyl album “Sandiwara Cinta” dirilis pada tanggal 24 Desember 2021 dan bisa didapatkan di official store Musica Studio’s, untuk official audio dari album “Sandiwara Cinta” sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital serta  official video clip dapat disaksikan di Youtube ‘Musica Klasik’. (EH).

 

Zeke Finn Gandeng Lucius Ajak Lebih Dewasa Lewat ‘Wildflower’

0
Zeke Finn
Zeke Finn Gandeng Lucius Ajak Lebih Dewasa Lewat ‘Wildflower’ / Foto : Istimewa
Musisi kelahiran New York, Zeke Finn kembali dengan karya terbaru berjudul ‘Wildflower’ yang merupakan hasil kolaborasinya dengan duo terkenal Lucius.

Ditulis melalui Zoom Meeting di Venesia dan Australia, Zeke Finn mengatakan bahwa dia menulis lagu ini sebagai mantra untuk menjadi seseorang yang ‘liar dan bebas’ dalam hidup.

Zeke Finn mulai mengenal musik, sejak kecil ia sudah tertarik dengan dunia musik karena dibesarkan oleh orang tuanya yang merupakan pemain perkusi.

Zeke Finn
Artwork Wildflower – Zeke Finn/ Foto : Istimewa

Zeke Finn juga menghabiskan musim panas masa kecilnya tampil dengan orang tuanya yang juga salah satu pemain di sirkus.

“Di waktu dimana aku merasa terjebak dan terbatasi saat sedang menjalani karantina, aku menulis lagu ini sebagai sebuah jawaban akan perasaan tersebut, sebuah mantra tentang sebuah ide menjadi manusia yang liat dan bebas,”ungkap Zeke Finn dikutip dalam Siaran Pers yang di terima Indeksnews.

Ditulisnya bersama Joshua Tree di Venice, dan Antonio Beliveau di Australia, yang sekaligus merangkap sebagai Produser di lagu ini, ‘Wildflower’ milik Zeke juga turut dibantu oleh beberapa pihak. Pemenang Grammy, Dave Sardy, sebagai Mixer dari lagu ini.

Zeke Finn
Zeke Finn / Foto : Istimewa

 

Seperti yang dikatakan sebelumnya, di lagu ini, Zeke juga turut mengajak Lucius, duo yang juga pernah bernyanyi bersama Harry Styles hingga Sherryl Crow.

Ide ini muncul saat Zeke bertemu dengan Lucius untuk kemudian meminta mereka coba untuk menyanyikan lagu ini.

Menurut Zeke, warna vokal khas folk dari Lucius menambahkan sisi yang berbeda dari lagu ini.

Zeke Finn
Foto / Istimewa

“Lagu ini merupakan lagu yang mengajak orang untuk merasakan hidupnya lebih baik tanpa harus berpikir panjang, lagu ini juga berusaha mengeluarkan sisi anak-anak dalam diri kita,” kata Zeke.

‘Wildflower’ mengaku telah menyiapkan banyak sekali karya terbarunya yang sudah tidak sabar ingin dia perdengarkan ke penikmat musik dimanapun berada. Diapun menjanjikan, karya-karya terbarunya tersebut akan dirilis dalam waktu dekat. (EH).

 

Aint She Sweet Go Internasional Digandeng Label Jerman

0
Aint She Sweet
Aint She Sweet Go Internasional Digandeng Label Jerman / Foto : Yayok
Aint She Sweet adalah band indie yang telah merilis dua album sepanjang karir bermusiknya di dunia musik tanah air mengumumkan kabar gembira.

Jelang persiapan proses kreatif untuk album ke 3 mereka, Aint She Sweet secara tak terduga mendapatkan kesempatan langka yaitu berupa undangan rekaman album dari sebuah label musik di Eropa.

Aint She Sweet Band yang berdiri sejak tahun 2009 silam tersebut mengumumkan bahwa mereka akan merekam dan merilis album ketiga mereka bersama label asal Jerman, Sound Village Records & Label.

Aint She Sweet
Aint She Sweet Bersama Pengamat Musik Harry Koko Susanto / Foto : Yayok

Rencananya Aint She Sweet (ASS) akan berangkat ke kota Frankfurt di Jerman pada bulan Juni 2022 untuk merekam 10 karya terbaru mereka di sebuah studio.

“Kita di tahun 2020 pengen bikin album ketiga Aint She Sweet, di tengah-tengah album pertama dan kedua gitu. Ketepatan sebelum kita menggarap album ketiga, kita sempat merilis single dengan formasi baru, judulnya “No Longer Shine”. ungkap Drestanta dalam konferensi pers .’Road To Germany’ di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/12/21).

“Nah setelah itu tiba-tiba kita dapat perhatian, perhatikan sama label asal Jerman ini, namanya Sound Village Records. Mereka menawarkan kita untuk bisa merekam album ketiga di Jerman, Mereka seperti jatuh cintalah, mungkin karena musik seperti kita enggak ada.”terang Vokalis Aint She Sweet ini.

Aint She Sweet
Aint She Sweet Saat Konferensi Pers / Foto : Yayok

“Label asal Jerman akan merilis album kita baik digital maupun Bentuk Fisik,”tambah Alam D’Oldman.

Sebelum berangkat ke Jerman, Aint She Sweet mengelar Road To Germany’ yang  merupakan suatu program untuk penggalangan dana untuk mendukung kesuksesan perjalanan menuju Jerman dari band Ain’t She Sweet.

Nantinya hasil dari ‘Road To Germany’ yang dilakukan Aint She Sweet akan digunakan sebagai dana pendukung untuk biaya mereka selama di Jerman.

Aint She Sweet
Aint She Sweet Bersama Manager Bowie Djati / Foto : Yayok

“Strategi memanfaatkan semua link yang dimiliki dan mendekati beberapa tokoh selain donasi-donasi dari para donatur, doakan banyak yang support kami dan bantuan dari teman – teman media sangat membantu kami,”ujar Bowie Djati personil Manager dari Aint She Sweet.

Bicara Konsep, Aint She Sweet yang beranggotakan Drestanta (vokal/gitar/keyboard), Alam D’Oldman (gitar/vokal/harmonica), Dhany Damiri (drums), Dika (keyboard) dan Kenas Berton (bass/vokal) ini tak bicara banyak, mereka akan berikan kejutan    di album ketiga mereka dengan Label Sound Village. Sukses Buat Aint She Sweet. (EH).

Video Seorang Balita Dibanting dan Dikasari Viral, Ibu Korban Laporkan ke Polisi

0
Video
Video aksi kekerasan dan berbahaya terhadap seorang balita di Kota Bitung kini tengah viral di media sosial. Dalam video berdurasi 0.26 detik itu terlihat seorang balita berbaju merah sedang digendong seorang perempuan berkaos abu-abu bercelana pendek putih.

Balita itu digendong dengan kasar oleh Wanita tersebut, mengangkatnya naik turun sambil melompat lompat. Wanita itu seakan tak peduli meski terdengar suara tangis bayi malang itu.

Sedangkan seorang wanita lainnya yang berkaos hitam bercelana panjang putih berdiri dan gantian menggendong balita tersebut. Bayi itu kembali mendapat perlakuan kasar dan berbahaya. Dia digoyangkan naik turun kemudian dibanting ke atas kasur.

Tidak berhenti sampai di situ, balita itu kemudian kepalanya didorong-dorong di atas kasur. Meski balita itu menangis, perempuan berkaos hitam itu bukannya kasihan, malah kembali mengangkat balita itu dengan posisi kaki di atas dan kepalanya di bawah dan digerakkan naik turun.

Sementara terdengar suara seorang wanita yang merekam aksi tersebut sambil tertawa-tawa. “Oh Tuhan.. wei…weii..weii,” kata suara dalam video itu diiringi suara tawa sebagaimana dikutip Selasa (28/12/2021).

Aksi itu kemudian menjadi viral setelah dibagikan oleh akun sosial media facebook berinisial GL yang diduga merupakan ibu dari balita malang itu. Dalam unggahannya, dia tidak menerima tindakan dari tiga wanita tersebut dan akan melaporkannya ke polisi.

Berikut isi tulisan yang diunggah akun berinisial GL itu:

“Cuma mau kasih ultimatum untuk ini perempuan 3

Lyn (pelaku pertama, baju abu”)
Pingkan (pelaku kedua, bju hitam)
Inka (yang merekam)

Coba perhatikan video yang kedua dengan baik. Hati nurani seorang ibu mana yang rela melihat video ini.???. Anak saya dilempar, dibanting ke tempat tidur, dan dipukul Kepalanya. Posisi anak saya sdh menangis. Saya akan bawa kasus ini sampai di pihak yang berwajib (kepolisian).

Saya minta tolong kepada smua warga kota BITUNG. Bantu saya utk mendapatkan no tifon salah satu pihak kepolisian yang ada di kota Bitung. Saya mohon bantu saya, posisi saya sedang berada di Papua. Saya minta bantuan terutama kepada sesama perempuan atau terlebih seorang ibu.

Dokter Kecantikan Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya

0
Dokter Kecantikan
Dokter kecantikan Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya Senin (27/12/2021) malam. Dokter sekaligus YouTuber ini ditahan atas dugaan kasus akses data secara ilegal.

“Ya benar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam keterangan persnya, Senin (27/12/2021).

Zulpan menambahkan, berkas kasus yang menjerat dokter kecantikan  kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu telah lengkap (P21) dan siap dilimpahkan ke kejaksaan.

Tak hanya itu, Zulpan juga menegaskan, kasus tersebut tak ada kaitannya dengan aktris Kartika Putri. “Kasusnya ini tidak ada kaitan dengan Kartika Putri ya, ini kasus pencurian data.

Jaksa telah menyatakan lengkap (P21) sehingga akan segera kita tahap II ke jaksa,” jelas Zulpan.

“Kita panggil yang bersangkutan karena kooperatif,” sambungnya.

Seperti diketahui, dokter kecantikan Richard Lee sempat menjadi sorotan publik pada September lalu saat diciduk polisi. Dia kala itu melakukan protes atas penangkapannya.

Polisi kemudian memulangkan sang dokter setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam.

 

Doddy Sudrajat Bakal Diusir dari Komplek Perumahan, Warga: Selalu Bikin Resah

0
Doddy Sudrajat
Doddy Sudrajat, ayah alm Vanessa Angel ini kembali jadi sorotan publik, kabarnya sejumlah warga bakal usir kakek Gala Sky dari komplek. Aksi pengusiran itu dilakukan lantaran warga sudah muak dengan kelakuan keluarga Doddy.

Warga kesal lantaran Doddy Sudrajat terus ngotot menginginkan harta warisan Vanessa Angel yang seharusnya diperuntukan untuk Gala Sky.

Manurut seorang warga, yang tinggal dekat kediaman Doddy Sudrajat, tingkah keluarga Vanessa Angel itu kini terus meresahkan. Selain sombong, kabarnya keluarga Doddy Sudrajat juga jarang bersosialisasi.

Kabar tersebut diunggah oleh kanal YouTube @Dibikin Channel yang diunggah ulang di akun instagram gosip @lambe_tura.

Sang pemilik YouTube, Abdurrahman selaku salah satu warga yang dekat dengan Doddy membongkar tabiat keluarga Vanessa Angel.

Menurutnya, sikap Doddy memang tak pernah berubah sejak lama. ‘Sikap dan perilaku Doddy tidak pernah berubah. Dia orangnya suka cari sensasi, serakah dan sombong banget,” tutur pria tersebut.

Selain itu, Doddy dan keluarganya juga kurang bersosialisasi serta angkuh. “Doddy Sudrajat juga tidak bermasyarakat dan sombong banget. Bahkan keluarganya juga terkenal angkuh,” jelasnya.

Abdurrahman menuturkan sikap Doddy seperti manusia tidak berakal.

Warga Bojong Nangka tempat Doddy tinggal, menunggu kepulangan ayah Vanessa dan berniat untuk mengusirnya secara sepihak bahkan mengasingkannya lantaran dianggap telah memakan harta anak yatim piatu, Gala Sky.

Bukannya bersimpati, netizen justru mendukung keputusan warga setempat untuk mengusir Doddy. Beberapa malah berdoa jika berita ini memang benar adanya.

Truk Tabrak Minibus Terparkir di Solok

0
truk,tabrak,minibus
Kecelakaan antara truk dengan sebuah minibus yang terjadi di jalan lintas Sumatra tepatnya di Batang Pamo, Nagari Pianggu, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Senin (27/12).

Dua kendaraan terlibat dalam peristiwa kecelakaan ini. Menurut Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Fery Yuzaldi, diketahui truk menabrak satu unit minibus.

“Info sementara mobil minibus tersebut sedang parkir dan ditabrak oleh truk. Anggota masih di tempat kejadian perkara. Nanti saya kirim kronologisnya,” ujar Fery, Senin (27/12).

Video kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan ini beredar di media sosial Instagram. Salah satu akun Instagram@ragamsumbar menuliskan bahwa peristiwa ini merupakan kecelakaan beruntun.

Namun Fery menegaskan tidak ada kecelakaan beruntun yang terjadi. Hanya dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Cuma dua kendaraan itu (kecelakaan). Nihil beruntun,” tuturnya.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan data dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. (Kay)

Hanyut Saat Mandi di Sungai, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia

0
Hanyut,mandi
Ilustrasi
Seorang pria berusia 44 tahun ditemukan meninggal dunia setelah hanyut saat mandi di sungai bersama anak dan keponakannya. Peristiwa naas itu terjadi di dekat Surau Lubuak, Batang Ulakan, Kecamatan Anam Lingkuang, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu pagi (26/12).

Kepala Badan Penangulan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Budi Mulya membenarkan kejadian terebut. Korban bernama David Karel dan bekerja sebagai karyawan swasta.

Korban merupakan masyarakat asli Dusun Krajan Desa Kedung Ringin, Kecamatan Muncar Banyuwangi. Menurutnya, korban ditemukan 1 kilometer dari tempat kejadian peristiwa.

“Benar, kejadian hari ini sekitar pukul 08.30 WIB. Korban mandi di sungai bersama anak serta keponakan dan terbawa arus,” katanya. Minggu (26/12).

Dia menambahkan, tidak berselang waktu lama setelah kejadian pihaknya menerima laporan dari warga. Kemudian petugas melakukan pencarian bersama warga setempat hingga ditemukan pukul 10.00 WIB dalam keadaan meningal dunia.

“Kami menerima laporan 08.45 WIB, dan pada pukul 10.00 WIB korban berhasil ditemukan setelah berjibaku mencari korban bersama warga setempat,” tuturnya.

Setelah ditemukan korban langsung dibawa ke RSUD Padang Pariaman. Setelah itu dibawa ke rumah duka. (Kay)

Seorang Begal Tewas di Tangan Korbannya di Medan

0
Begal
Seorang diduga sebagai pelaku begal ditemukan tewas di Jalan Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Medan, Sumatera Utara. Pelaku percobaan pembegalan tewas di tangan korbannya.

Hal itu diungkapkan oleh seorang pria yang nyaris menjadi korban pembegalan.

Kasus ini dibenarkan oleh Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata. Dia mengabarkan hari ini akan mengungkap perihal pria yang ditemukan tewas di Jalan Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal pada Selasa (22/12/2021) lalu.

“Iya nanti akan kita ungkap di Polsek Sunggal,” ujarnya, Senin (27/12/2021).

Kompol Chandra mengatakan, pelaku yang terlibat peristiwa itu telah diamankan Polsek Sunggal. Sedangkan keluarga pelaku juga akan dihadirkan untuk menjelaskan peristiwa tersebut. Korban diketahui bernama Reza (20).

Korban diduga sebagai pelaku pembegalan. Aksi yang dilakukannya justru untuk dirinya sendiri yang balik terluka. Dedi yang saat itu juga nyaris menjadi korban mengungkapkan pembegalan yang dilakukan Reza bersama tiga orang temannya.

Dedi kemudian mengungkapkan awal persitiwa yang terjadi pada, Selasa (22/12/2021) lalu tersebut. Saat itu, dia sedang melintas di kawasan tersebut. Namun, di tengah perjalanan tiba-tiba handphone-nya berdering. Dia pun menepi ke pinggir jalan.

“Jadi awal itu habis pulang dari Karya Cilincing mau pulang ke rumah, di situ saya berhenti sebentar, mau ngangkat telpon,” kata Dedi, Sabtu (25/12/2021).

Saat dirinya sedang menerima telpon di pinggir jalan, tiba-tiba Dedi dihampiri oleh empat orang yang tidak dikenalinya. Keempat terduga pelaku begal itu mencoba mengintimidasi dirinya. Namun, keempat pelaku yang menggunakan sepeda motor itu langsung merampas handphonenya.

Tidak hanya itu, keempat terduga pelaku ini juga hendak merampas sepeda motor korban. “Saya matikan motor dan menarik kuncinya. Lalu saya buang. Tak lama aku dipukuli sampai helm lepas dan terjatuh,” ungkapnya.

Tak lama, Dedi pun teriak minta tolong. Namun, kawasan itu teramat sepi sehingga tiada orang yang menyahutnya. Demi mempertahankan diri, ia pun mengeluarkan sebilah pisau lipat yang diselipkan di dalam sakunya.

Rupanya respons dari para pelaku tak dinyana. Para pelaku tampak cukup takut dengan pisau yang dikeluarkannya. Para pelaku coba melarikan diri.

“Tapi saya tarik satu orang pelaku (Reza) yang duduk di belakang. Saya sempat dipukul juga oleh pelaku lainnya saat menarik Reza,” ujarnya.

Tak berapa lama, Reza pun terjatuh dari kendaraan yang dibawa para begal tersebut. Di saat itulah, dirinya langsung menikam Reza hingga tewas.

“Disitulah saya mulai beraksi, saya ingat waktu itu saya pelukan, sambil menikam, sekitar dua kali, terus pas dia jatuh cuma sekali saya tikam di bagian dada,” ujarnya.

Ia melanjutkan, saat itu Reza yang ditikamnya sudah tidak berdaya sementara tiga orang pelaku lainnya kabur, meninggalkan mereka di lokasi kejadian.

“Saya periksa kantongnya. Ada HP di sebelah kiri dia, langsung saya kantongi HP itu, nggak dilihat ternyata bukan HP saya yang diambil itu,” ucapnya.

Dedi yang panik, langsung bergegas mencari kunci sepeda motornya dan langsung melarikan diri pulang ke rumah.

“Senjata tajamnya saya buang di sekitar itu, saat itu saya panik, saya hidupkan motor langsung lari pulang,” katanya.