Beranda blog Halaman 1499

Doddy Soedrajat dan Pengacara Sunan Kalijaga Blunder Jadi Bahan Tertawaan Netizen

0
Doddy Soedrajat
Doddy Soedrajat belum lama ini bersama pengacaranya koar-koar akan melaporkan pihak keluarga H. Faisal terkait video menakut-nakuti Gala Sky sampai menangis dengan nama “Dodot” jadi viral.

Bermodalkan video yang jadi pembicaraan di media sosial, Doddy Soedrajat dan pengacaranya Sunan mengaku akan segera memproses ini ke jalur hukum.

Doddy Soedrajat bahkan memperlihatkan bukti video dalam jump apers, Kamis (23/12/2021) di mana Gala ditakut-takuti oleh seseorang yang menggunakan topeng, ternyata orang tersebut bukanlah Fuji adik mendiang Bibi yang disangkakan oleh Doddy, orang tersebut tak lain dan tak bukan adalah mendiang Bibi Andriansyah sendiri.

Gala yang mengenakan baju biru seketika berlari menjauhi Bibi karena takut melihat ayahnya mengenakan topeng monster.

Yang jadi sorotan, dalam video yang diperlihatkan Doddy, ada suara seorang perempuan yang mencoba menakut-nakuti dengan memanggil nama “Dodot” yang diduga adalah plesetan dari nama Doddy.

Sehingga membuat anak tersebut ketakutan. Masalahnya di sini, suara tersebut digabungkan dengan video Gala yang ditakut-takuti topeng oleh Bibi.

Jadi, seolah-olah di sini Gala memang benar takut kala mendengar nama “Dodot” disebut. Padahal faktanya, suara tersebut berasal dari video seorang ibu yang menakut-nakuti anaknya dengan nama “Dodot”. Video tersebut pun sempat viral di TikTok dan sempat dikomentari oleh Fadly, adik ipar Vanessa Angel.

Dengan kata lain, video yang ditunjukkan oleh Doddy Soedrajat dan Sunan Kalijaga adalah sebuah kekeliruan. Sementara di video aslinya, almarhum Bibi hanya tak menyebutkan nama Doddy ataupun Dodot sama sekali.

Kesalahan serius yang disebabkan oleh kecerobohan pihak Doddy Soedrajat ini pun membuat netizen terbahak-bahak. Bahkan Sunan Kalijaga sebagai pengacara disebut seharusnya melakukan kroscek terlebih dahulu tentang kebenaran video tersebut.

Vaksinasi di Nagari Gunung Bungkuak Pesisir Selatan Capai 86%

0
vaksinasi,pesisir selatan
Pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Nagari Gunung Bungkuak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan telah mencapai 86%, pada Jumat (24/12/2021).

Wali Nagari Doni Iskandar mengatakan pencapaian itu tidak lepas dari peran masyarakat yang sadar akan vaksin.

“Alhamdulillah, dari 629 orang yang jadi sasaran vaksinasi, sebanyak 541 orang telah melaksanakan dan Sisa yang belum di vaksin sebanyak 88 orang,” terangnya.

Adapun demikian Doni menjelaskan soal adanya yang belum di vaksin di nagarinya, ia bersama tim di Nagari sudah bekerja semaksimal mungkin, Namun masih ada yang belum mau melaksanakan vaksinasi.

Berdasarkan keteranganya, dari 88 orang tersebut ada 10 orang masyarakat ditunda pelaksaan vaksinasi dikarenakan Hamil, dan memiliki penyakit bawaan berdasarkan keterangan Dokter.

Sedangkan 45 masyarakat lainnya disebabkan tidak berada di nagari tersebut atau merantau.

Dan sebanyak 33 masyarakat belum mau di vaksin, belum diketahui alasan yang jelas kenapa tidak melakukan vaksin.

“Padahal jelas, bahwa vaksin itu aman, setelah dilihat yang telah di vaksin dalam kondisi baik-baik saja,” ucapnya.

Meskipun demikian kami akan tetap menghimbau kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri melakukan vaksinasi, mari ikuti anjuran pemerintah agar kita semua terhindar dari wabah Corona Virus, dan mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan peraturan presiden Repuplik Indonesia Nomor: 14 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan presiden Repuplik Indonesia Nomor: 99 Tahun 2020 tentang pengadaan Vaksin dan pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Maka, dengan diterbitkanya SEB itu, disampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan yang berumur 12 tahun keatas, Wajib mengikuti vaksin di pusat-pusat pelayanan.

Untuk itu, Setiap Pemberian Jaminan Sosial atau Bantuan Sosial (PKH, Sembako, KIS, RTLH, KIP, dan Lain-lainnya) dan pelayanan di kantor-kantor Pemerintahan (kantor Wali Nagari, Sekolah, KUA, Kantor Camat, kantor Koramil, kantor Polsek, Pukesmas, Pustu, Puskesri, Kantor Pemerintah Daerah Pesisir Selatan, kantor Polres, kantor Kodim, kantor Kejaksaan Negeri, Kantor Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Perbankan, kantor BUMN/D, dan Kantor instansi-instansi Pemerintah lainnya yang melakukan pelayanan publik) wajin perlihatkan sertifikat atau kartu vaksin.

Bagi yang tidak bisa divaksin, maka wajib memperlihatkan surat keterangan dari dokter pemerintah atau hasil screening oleh tim medis.(Kay)

Tas Sembako Bergambar Puan Maharani Wajib Dibagikan Anggota DPR Fraksi PDIP

0
Tas Sembako
Berita tentang tas sembako bergambar Puan Maharani wajib dibagikan setiap anggota DPR Fraksi PDIP direspons oleh berbagai pihak. Namun, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, memberikan penjelasan adanya informasi yang beredar terkait instruksi tersebut.

Menurut Hendrawan, tas sembako bergambar Puan Maharni ini merupakan ekspresi solidaritas kepada struktur partai dan masyarakat.

“Fraksi PDIP DPR RI melakukan inisiatif konkret sebagai rangkaian ekspresi solidaritas kepada struktur partai dan masyarakat. Ini bagian dari program gotong royong berskala besar (PGRBB) yang berkali-kali kami suarakan. Kali ini program tersebut berupa pembagian beras/sembako,” kata Hendrawan, Kamis (23/12/2021).

Hendrawan juga menjelaskan mengenai adanya tas sembako bergambar Puan Maharani yang akan dibagikan. Menurutnya, hal itu dilakukan karena Puan merupakan ketua DPR RI dan Pembina Fraksi PDI Perjuangan.

“Dibuat seragam dengan foto Mbak Puan Maharani sebagai Ketua DPR dan Pembina Fraksi PDIP, dan foto anggota yang bersangkutan,” jelasnya.

Hendrawan mengatakan, pembagian tas sembako bergambar Puan Maharani ini dilakukan bersama-sama di masa reses. Sehingga harus dilakukan dengan baik agar pembagian sembako bisa merata dan tepat sasaran.

“Dengan demikian harus dilakukan koordinasi yang rapi, karena ada sejumlah anggota di dapil yang sama. Kami berharap efektivitas bantuan menjadi lebih baik, dengan jangkauan yang lebih merata,” katanya.

Sebelumnya, beredar informasi yang menyebutkan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan wajib membagikan tas sembako di dapilnya masing-masing dengan gambar Ketua DPR Puan Maharani.

Pembagian sembako ini dilakukan pada 25 Desember 2021 sampai 5 Januari 2022. Dari informasi tersebut, diwajibkan bagi anggota biasa untuk membagikan 2.000 bingkisan, masing-masing berisi 5 kg beras premium, atau total senilai Rp100 juta. Sementara untuk kapoksi wajib membagikan 8.000 bingkisan.

Masing-masing berisi 5 kg beras premium, atau total senilai Rp400 juta. Untuk pimpinan komisi wajib membagikan 10.000 bingkisan, masing-masing berisi 5 kg beras premium, atau total senilai Rp500 juta.

Yabes Roni Berjuang Maksimal Menangkan Timnas Vs Singapura di Leg ke 2

0
Yabes Roni
Gelandang sayap timnas Indonesia, Yabes Roni, akan bekerja maksimal lagi bersama para pemain lain untuk meraih kemenangan atas Singapura di semifinal leg kedua.

Timnas Indonesia harus meraih kemenangan dengan skor berapa pun, jika ingin lolos ke final. Baik melalui waktu normal 90 menit, tambahan waktu 2×15 menit, atau sampai adu penalti sekalipun.

Sebab, di semifinal Piala AFF 2020, regulasi keuntungan gol tandang dihapus karena digelar terpusat di Singapura akibat pandemi covid-19.

“Pertandingan kemarin sangat luar biasa, semua teman-teman sudah bekerja keras. Tetapi kita hanya dapat hasil seri, tetapi tidak apa-apa kita jadikan motivasi di pertandingan tanggal 25 (Desember), kita bekerja lebih keras lagi untuk memenangkan pertandingan. Bisa lanjut ke partai final,” kata Yabes Roni seusai latihan di Stadion Gombal, Singapura, Kamis (23/12).

Jelang laga tersebut, Egy Maulana Vikri sudah ikut berlatih pafa hari ini. Seluruh pemain tampak bersemangat di latihan ini.

“Evaluasi sebentar lagi meeting, jadi kita bisa tahu evaluasi kita di mana. Untuk latihan tadi ada recovery dan fisik. Latihan fisik bagus buat kita yang tidak bermain (melawan Singapura) kemarin. Ini bagus untuk conditioning kita. Nanti kita dimainkan lagi kita lebih maksimal lagi,” tambah pemain Bali United tersebut.

Yabes Roni pun berharap timnas Indonesia bisa meraih kemenangan melawan Singapura di semifinal kedua.

“Harapan saya kita bisa main bagus, bisa menang, harapan saya bisa sampai final dan juara, aamiin,” ujarmya.

“Jangan pernah berhenti mendukung dan me support kami. Kami akan kerja maksimal, kami akan buktikan kami bisa ke partai final dan juara,” tukasnya.

Egy Maulana Vikri Siap Turun di Semifinal Kedua

0
Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri dipastikan tampil saat Timnas Indonesia menghadapi Singapura, pada laga kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12) malam. Kali ini Skuad Garuda bertindak sebagai tuan rumah.

Tampilnya Egy Maulana Vikri, Timnas Indonesia diharapkan meraih kemenangan dengan skor berapa pun, jika ingin lolos ke final. Sebab, di semifinal Piala AFF 2020, regulasi keuntungan gol tandang dihapus karena digelar terpusat di Singapura akibat pandemi covid-19.

Apabila hasil imbang bertahan hingga waktu normal, Timnas Indonesia Harus menang melalui tambahan waktu 2×15 menit. Jika masih imbang juga, Skuat Garuda Harus meraih kemenangan melalui adu tendangan penalti.

Jelang laga tersebut, Timnas Indonesia sudah menggelar latihan di Stadion Bukit Gombak, Singapura, Kamis (23/12). Egy Maulana Vikri sudah ikut berlatih.

Kondisi pemain FK Senica itu sudah bisa bermain melawan Singapura di semifinal kedua.

“Alhamdullilah saya sudah berlatih di sini bersama tim dan pelatih. Ya Alhamdullilah kondisi saat ini bagus dan tidak ada masalah,” kata Egy.

“Nanti tim pelatih akan kasih tahu (evaluasi) kita di meeting. Jadi kita harus fokus leg kedua, melupakan pertandingan yang kemarin, dan memberikan yang terbaik di pertandingan kedua nanti,” tambahnya.

Di sisi lain, pemain berumur 21 tahun tersebut enggan mengomentari kekuatan Singapura. Ia hanya ingin fokus kepada tim, dan meminta suporter mendoakan serta mendukung Timnas Indonesia untuk bisa menang.

“Saya lebih baik fokus di tim, lebih baik fokus di tim, pelatih juga sudah tahu letak kelemahan Singapura, jadi kita harus menyiapkan diri lagi dan mengikuti instruksi pelatih,” tambahnya.

“Tetap support kami, dan doakan kami, Insha Allah kita bisa memenangkan pertandingan di leg kedua nanti,” lanjutnya.

Grup SAE Ceritakan Hubungan LDR Lewat Lagu ‘Tunggu Aku’

0
SAE
Grup SAE Rilis Single Lagu ‘Tunggu Aku’ / Foto : Dok. SAE
Grup musik SAE yang beranggotakan Bowo Soulmate, Mario, Koko Iryawansyah, Inal Chaniago, dan Ridho Raissa kembali dengan karya terbaru mereka berjudul ‘Tunggu Aku’.

Ini adalah single ke-4 yang dirilis oleh SAE sebagai realisasi rencana mereka untuk merilis single baru setiap bulannya. Ini merupakan cara SAÉ untuk menjawab kerinduan para penikmat musik dan teman-teman SAE akan karya-karya terbaru yang segar dari mereka.

Masih berusaha tetap menghadirkan kisah yang relate dengan apa yang dirasakan banyak orang, lagu SAE ini menceritakan mengenai rasa rindu terhadap seseorang karena terhalang kesibukan yang melanda.

SAE 
SAE  / Foto :Dok. SAE

Tema ini dipilih oleh SAE berdasarkan pengalaman mereka pribadi yang merasakan rindu untuk bertemu seseorang yang mereka kasihi walau harus terus sabar menunggu waktu yang tepat untuk bisa bertemu dan melepaskan rasa rindu tersebut.

‘Tunggu Aku’ digarap oleh SAE dengan beberapa orang diantaranya Stefanus Cahyanto Adiwibowo, Ajier Effendi dan Rinaldi Chaniago sebagai Composer. Ajier Effendi dan juga Inal terlibat sebagai Mixing dan Mastering.

SAE 
Foto : Dok. SAE

Sementara untuk Aransemen, Ajier Effendi juga turut terlibat di dalamnya. Dengan aransemen serta melodi yang sedikit berbeda dibanding lagu sebelumnya, SAÉ mampu menyajikan ‘Tunggu Aku’ dengan irama yang upbeat walau tetap menghadirkan lirik yang sangat relate dengan rasa rindu tadi.

“Kami sih berharap dengan adanya lagu ini, setidaknya rasa rindu dari orang-orang dapat terobati,” ungkap SAE dikutip dari siaran pers yang diterima Indeksnews mengenai harapan mereka tentang lagu ‘Tunggu Aku’.

SAE 
Foto : Dok. SAE

“Selain itu, semoga saja lagu ini bisa jadi penyemangat buat yang lagi LDR, sekaligus jadi penambah vitamin buat pendengar musik di Indonesia,” lanjut mereka.

‘Tunggu Aku’ juga akan dihadirkan oleh SAE dalam bentuk Video Lirik yang nantinya akan diunggah di akun Youtube Official mereka. Selain itu, SAE juga memberikan sedikit bocoran bahwa dalam waktu dekat, mereka tengah menyiapkan kejutan yang belum pernah dilakukan oleh SAE sebelumnya. (EH)

 

Bocah Perempuan di Padang Tewas Tertimpa Pagar Besi

0
bocah perempuan,tewas,pagar besi
Ilustrasi
Nasib nahas menimpa seorang bocah perempuan yang berusia 5 tahun di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Bocah perempuan yang bernama Aqilla itu tewas akibat tertimpa pagar besi tetangganya.

Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Dwi Jatmiko mengatakan, insiden ini terjadi Rabu malam (22/12) di Jalan Sawahan Dalam, Kota Padang, Sumatra Barat

“Saat itu korban bermain dengan temannya. Pagar ini didorong-dorong,” kata Dwi saat melakukan olah TKP, Kamis (23/12).

Dwi menambahkan, posisi korban Aqilla saat itu berada di dalam rumah tetangganya sementara satu temannya di luar. Saat didorong, kunci pagar rumah itu lepas.

“Kemudian pagar roboh dan menimpa ke korban. Berdarah di bagian kepala,” ungkapnya.

Teman korban yang melihat itu tidak bisa menolong, dia kemudian meminta tolong ke orang dewasa.

“Korban kemudian dibawa ke rumah sakit tapi nyawa korban tak tertolong,” tuturnya.

Sementara itu, orang tua Aqilla bernama Rizky mengatakan, anaknya memang sudah biasa bermain di lokasi itu.

“Iya sudah sering dan biasa main di sana. Anak usia 5,5 tahun, masih Paud,” ucap Rizky.

Rizky mengaku ikhlas atas kepergian anaknya lantaran kasus ini murni kecelakaan. Rencananya, korban akan dimakamkan di permakaman keluarga.(Kay)

Polres Padang Pariaman Ringkus 2 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

0
mahasiswa
Ilustrasi
Dua orang pria inisial IW (23) tahun dan RM (24) tahun pelaku penyalahgunaan narkoba jenis ganja berhasil diringkus oleh Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Padang Pariaman.

Pelaku tersebut ditangkap di dua lokasi TKP yaitu di Korong Kampung Sabalah, Nagari Balah Hilir, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman dan di Korong Tanjung Aur, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, pada Senin kemarin (20/12) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Mohamad Qori Oktohandoko, SH.SIK.MH melalui Kasat Resnarkoba Polres Padang Pariaman Iptu Ahmad Ramadhan, SH.MH mengatakan kronologis penangkapan dua orang pelaku itu berawal informasi dari masyarakat bahwa sering terjadinya transaksi narkoba di sebuah rumah di Korong Kampung Sabalah, Nagari Balah Hilir, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.

“Maka untuk menindaklanjuti informasi itu Tim Opsnal Sat Resnakoba Polres Padang Pariaman melakukan penyelidikan di daerah tersebut dan pada Senin kemarin (20/12) sekitar pukul 21.30 WIB Tim Opsnal Resnarkoba berhasil mengamankan dua orang pelaku didalam sebuah rumah tersebut,” ungkap Iptu Ahmad Ramadhan

Setelah dipanggil saksi untuk menyaksikan penggeledahan terhadap pelaku dan ditemukan barang bukti 6 (enam) paket kecil diduga narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan kertas warna putih,” ucap Kasat Resnarkoba Polres Padang Pariaman.

Kemudian setelah itu dilakukan introgasi lebih lanjut terhadap pelaku IW, barang tersebut diakui miliknya dan selanjutnya tim melakukan pengembangan terhadap barang bukti yang lainnya serta penggeledahan dilanjutkan ke rumah pelaku IW di Korong Tanjung Aur, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Tim Opsnal Resnarkoba Polres Padang Pariaman akhirnya juga menemukan barang bukti 2 (dua) paket menengah yang diduga narkoba jenis ganja yang dibungkus dengan latban warna kuning yang dilapisi dengan kantong kresek,” jelas Iptu Ahmad Ramadhan

Setelah dilakukan introgasi di hadapan petugas pelaku menyebutkan barang tersebut didapat berasal dari inisial D (DPO) yang beralamat di Kota Pariaman.

Dari penggeledahan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti yaitu 2 (dua) paket menengah diduga narkoba jenis ganja yang dibungkus dengan latban warna kuning, 6 (enam) paket kecil diduga narkoba ganja yang dibungkus dengan kertas warna putih, 1 (satu) pack kertas papir warna putih, dan 3 (tiga) lembar kantong kresek.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kasat Resnarkoba Polres Padang Pariaman pelaku inisial IW (23) bekerja di salah satu Dinas Perhubungan merupakan warga Korong Tanjung Aur, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

“Pelaku RM (24) tahun warga Korong Pasar Pakandangan, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman,” tutur Kasat Iptu Ahmad Ramadhan.

Kemudian pelaku dan barang bukti tersebut dibawa dan telah diamankan ke Mapolres Padang Pariaman untuk proses selanjutnya.(Kay)

Kasus Pencabulan, WNA Asal Pakistan di Padang Ditangkap Polisi

0
Kakek,Cabul
Ilustrasi
Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan ditangkap jajaran Polda Sumatera Barat. Pelaku berinisial AHB ini diduga telah mencabuli bocah di bawah umur.
“WNA asal Pakistan berinisial AHB tersebut diamankan sekaligus diperiksa berdasarkan Laporan Polisi LP/B/446/XII/2021/SPKT/Polda Sbr,” terang Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, Rabu (22/12).
Satake mengatakan, pelapor dan saksi diperiksa pada Minggu lalu (19/12) sekira pukul 16.00 WIB di Unit PPA Ditreskrimum Polda Sumbar. Dari hasil pemeriksaan muncul dugaan pelaku telah mencabuli seorang anak perempuan.
“AHB diduga mencabuli anak perempuan berusia 13 tahun dengan cara menarik tangan dan menyandarkan korban ke dinding,” ujarnya.
Satake melanjutkan, aksi ini dilakukan terduga pelaku pada Sabtu kemarin (18/12) saat korban sedang menjaga toko pakaian di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Setelah melakukan perbuatan cabul tersebut, terlapor mengancam korban supaya tidak mengadukan perbuatannya kepada orang lain.
“Korban lalu melapor ke pihak yang berwajib dan saat ini masih kita proses hukum persoalan ini,” jelasnya.
WNA ini dikenakan pasal dengan pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Kita akan berkoordinasi dengan Imigrasi dan kedutaan Pakistan terkait pelaku ini,” tegas Satake. (Kay)

eSports Indonesia Targetkan 5 Emas pada SEA Games Hanoi 2022

0
eSports Indonesia
Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) targetkan lima emas pada Pesta Olahraga Asia Tenggara SEA Games yang akan dihelat pada 12-23 Mei 2022 di Hanoi, Vietnam. Ajang ini digelar setelah mengalami penundaan karena pandemi Covid-19.

Sekretaris Jenderal PB eSports Indonesia, Frengky Ong, mengatakan telah menggandeng Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Indonesia eSports Association (IESPA) untuk target di SEA Games Vietnam tersebut.

“Kami akan membentuk satu badan tim nasional dan mempunyai beberapa target, salah satunya targetnya kita inginkan setinggi-tingginya kita targetkan lima emas untuk kita capai di SEA Games ini,” ujar Frengky, Rabu, 22 Desember 2021.

Seusai pembentukan badan tim nasional, Frengky mengungkapkan PB eSports Indonesia juga akan menjalankan pelatnas yang dimulai pada Januari 2022. Pelatnas akan dimulai dengan penyaringan atlet.

Panitia SEA Games Vietnam telah mengumumkan 40 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam multicabang olahraga dua tahunan tersebut.

Pada Maret lalu, Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Vietnam telah mengumumkan bahwa eSport akan menjadi ajang perebutan medali di SEA Games dengan delapan game yang akan dipertandingkan dalam 10 nomor cabang olahraga.

Berikut 10 cabang olahraga esports di SEA Games 20021 di Vietnam.

  • League of Legends: Quick War (League of Legends: Wild Rift – Mobile) – (Tim Putra)
  • League of Legends: Quick War (League of Legends: Wild Rift -Mobile) – (Tim putri)
  • Arena of Valor (mobile) – (Tim)
  • PUBG Mobile (Tim)
  • PUBG Mobile (Personal)
  • Free Fire (mobile) – (Tim)
  • League of Legends (PC) – (Tim)
  • FIFA 4 (PC) – (Tim)
  • Crossfire – (PC) – (Tim)
  • Mobile Legends: Bang Bang – (Tim)

SEA Games ke-30 yang digelar di Filipina pada 2019 telah mengikutsertakan eSport dalam perebutan medali dengan enam cabang olahraga, yaitu Mobile Legends: Bang Bang, Arena of Valor, Dota 2, Starcraft II, Tekken 7 dan Hearthstone. Sebelumnya, eSport juga telah dimainkan dalam Asian Games 2018 sebagai pertandingan ekshibisi.