Beranda blog Halaman 1526

Andika Perkasa Mutasi 23 Perwira Tinggi TNI

0
Mutasi
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memutasi 23 perwira TNI dari tiga matra. Rotasi jabatan puluhan perwira TNI itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1029/XI/2021 tentang Pemberhentian dari/dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

“Untuk mutasi kemarin, setiap Panglima TNI itu sebetulnya (kerja) Wanjakti (Dewan Kepangkata dan Jabatan Tinggi) ini sudah selesai September. Jadi, Wanjakti itu normalnya dilakukan setiap tiga bulan sekali, dan yang terakhir September kemarin,” kata Andika Perkasa saat kunjungan ke Markas Besar TNI Angkatan Laut, Jakarta, Senin (22/11/2021).

“Jadi, yang keluar kemarin itu hasil dari Wanjakti yang sudah disepakati dan dirapatkan, termasuk pergantian Danjen Kopassus menjadi Pangdam Iskandar Muda di Aceh,” imbuh Andika Perkasa.

SK Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1029/XI/2021, yang mengatur mutasi terbaru di lingkungan TNI, diteken oleh Kepala Sekretariat Umum TNI Brigjen TNI Edy Rochmatullah atas nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada Rabu (17/11/2021).

Melalui mutasi ini maka Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus kini diisi oleh Mayjen Teguh Muji Angkasa menggantikan Mayjen M Hasan. Teguh merupakan lulusan Akademi Militer 1989. Ia sebelumnya bertugas sebagai dosen tetap Universitas Pertahanan (Unhan).

Sedangkan Hasan yang sebelumnya menjabat Danjen Kopassus saat ini bertugas sebagai Pangdam Iskandar Muda di Aceh.

Semenatara Mayjen Achmad Marzuki yang sebelumnya menjabat Pangdam Iskandar Muda, dimutasi menjadi Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Inilah daftar perwira tinggi yang dimutasi:

Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa dari dosen tetap di Unhan menjadi Danjen Kopassus

Mayjen TNI M Hasan dari Danjen Kopassus menjadi Pangdam Iskandar Muda

Mayjen TNI Achmad Marzuki dari Pangdam Iskandar Muda menjadi Aster Kepala Staf TNI AD

Letjen TNI Dudung Abdurachman dari Pangkostrad menjadi Kepala Staf TNI AD.

Letjen TNI Ganip Warsito dari Kepala BNPB jadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

Mayjen TNI Suharyanto dari Pangdam V Brawijaya jadi Kepala BNPB

Mayjen TNI Nurchahyanto dari Aster Kasad jadi Pangdam V Brawijaya

Mayjen TNI Gregorius Henu Basworo dari Pa Sahli Tk III Kasad Bid Wassus dan LH jadi Dosen Tetap Unhan

Brigjen TNI Bahman dari Dirdiklat Pusterad jadi Pa Sahli Tk III KSAD Bid Wassus dan LH.

Brigjen TNI Farid Makruf dari Danrem 132/Tdl Kodam XIII/Merdeka jadi Dirdiklat Pusterad

Brigjen TNI Toto Irwanto dari Waaster KSAD Bid Tahwil Komsos dan Bakti TNI jadi Danrem 132/Tdl Kodam XIII/Merdeka

Brigjen TNI Junaedi dari Kapoksahli Pangdam I/BB jadi Waaster KSAD Bid Tahwil Komsos dan Bakti TNI

Kolonel Arm Immer Hotma Partogi Butarbutar dari Kasrem 181/PVT (Sorong) Kodam XVIII Kasuari jadi Kapoksahli Pangdam I BB.

Marsda TNI Budi Prasetyono dari Pa Sahli Tk III Bid Ekkudag Panglima TNI jadi Staf Khusus KSAU

Marsma TNI dr Didik Kestito dari Waka Puskes TNI jadi Pa Sahli Tk III Bid Ekkudag Panglima TNI

Marsma TNI dr M Daradjat dari Staf Khusus Kasau jadi Waka Puskes TNI.

Marsma TNI Petrus H Sujatmoko dari Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI jadi Staf Khusus Panglima TNI.

Kolonel Tek Surip Suparjo dari Dirharsenban Koharmatau jadi Pa Sahli Tk II Poldagri Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI

Brigjen TNI Eko Ganento Utomo dari Pa Sahli Tk II Bid Banusia Panglima TNI jadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

Kolonel Arm Djonny Indramawan dari Kadep Faljuang Sesko TNI jadi Pa Sahli Tk II Bid Banusia Panglima TNI

Laksda TNI Suratno dari Tenaga Ahli Pengkaji Bid Wawasan Nusantara Lemhannas jadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)

Laksma TNI Tedjo Sukmono dari Deputi Bid Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas) jadi Pati Mabes TNI AL (meninggal dunia).

Kolonel Sus Arif Wicaksono dari Kasubdis Kermajiankum Diskumau jadi Panitera Dilmaltama Mahkamah Agung.

Frederika Alexis Cull Buka Suara Tentang Tuduhan Sang Ibu.

0
Frederika Alexis Cull
Frederika Alexis Cull Buka Suara Tentang Tuduhan Sang Ibu. / Foto : Dok. Pribadi
Frederika Alexis Cull akhirnya buka suara atas beredarnya berita – berita atas tuduhan ia meninggalkan rumah tanpa pamit yang di lontarkan sang Ibu.

Berita yang bergulir atas tuduhan Frederika Alexis Cull di media pada awalnya tak terlalu ia tanggapi, namun nampaknya berita yang mulai berkembang tak terarah membuat Fred sapaan mantan pemenang ajang kecantikan ini buka suara terkait pemberitaan tersebut.

Menurut Frederika Alexis Cull, saat ini ia dalam keadaan baik – baik, ia mengaku saat ini sedang mengerjakan project – project baru sehingga ia sangat sibuk dalam project tersebut.

Frederika Alexis Cull
Frederika Alexis Cull / Foto : Dok. Pribadi

“Saat ini saya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja di Bali, saya sekarang sedang bekerja keras untuk beberapa project baru, dimana saya harap kalian semua bisa menikmatinya di tahun ini dan tahun baru nanti.”kata Frederika Alexis Cull dalam siaran pers yang diterima Indeksnews, Minggu (21/11/21).

Mengenai Berita yang beredar mengenai meninggalkan rumah yang di tuduhkan sang ibu Frederika Alexis Cull sangat menyayangkan hal tersebut.

“Berita saat ini sangat disayangkan karena dipenuhi cerita tentang saya oleh ibu saya yang saya hormati dan yang saya nilai cerita nya tidak pas dengan keadaan yang sebenarnya. Tapi disini saya berusaha menyikapi dengan sabar dan bijak karena saya tahu benar bagaimana perilaku ibu saya terkecuali ada pihak lain yang memberi masukan tidak benar. Saya berusaha juga untuk tidak melibatkan pihak luar ataupun media karena saya anggap ini adalah urusan keluarga.”kata Frederika

“Tetapi karena ibu saya telah menceritakan hal yang kurang pas dengan keadaan sebenarnya dan juga kurang jelas serta kurang lengkap maka ada beberapa pihak yang merasa dirugikan. Dan dengan sangat terpaksa saya jelaskan secara singkat dan saya tahu, serta diharapkan dapat menghentikan semua asumsi yang tidak jelas dan tidak tepat keadaannya seperti sekarang ini.”tambah Frederika.

Frederika Alexis Cull
Frederika Alexis Cull / Foto : Dok. Pribadi

Perihal berita mengenai namanya masuk kedalam keluarga Karaton Sumedang yang diungkapkan sang ibu, Frederika Alexis Cull mengatakan asal muasal itu berawal dari ide sang ibu.

“Ini semua bermula dari ide Ibu saya yang meminta kepada saudari Nonky ( yang merupakan salah satu keluarga Keraton ) untuk memasukkan nama saya kedalam keluarga Keraton. Dan dari cerita yang berkembang bahwa keadaannya tidak pas dan terbalik, sehingga berbagai pihak yang selama ini membantu saya dengan tulus dan baik merasa dirugikan.”ungkap Frederika.

“Seperti saudari Nonky dan Manajemen saya yang selama ini selalu membantu saya tanpa henti sejak dan sebelum saya mendapatkan gelar dll, yang saya pikir semuanya membantu dan bekerja secara profesional.”kata Frederika

Frederika Alexis Cull
Frederika Alexis Cull / Foto : Dok. Pribadi

Ia pun menjelaskan soal hubungannya dengan ibunda dan juga anggota keluarga lain yang ternyata hubungannya kurang baik.

“Memang terkadang seperti kebanyakan keluarga lainnya saya dan ibu saya kadang-kadang memiliki hubungan yang kurang baik. Tentunya saya sebagai anak banyak mengalah dan harus menghormati Ibu saya, tapi saat ini saya merasa sudah sampai pada titik dimana saya tidak merasa aman dan nyaman dengan perilaku ibu saya.”kata Frederika

“Tetapi Ibu saya tetap adalah ibu kandung saya dan sebagai anak tentunya saya sangat menyayangi ibu saya, tapi saya harus speak up, karena akibat cerita ibu saya di media, membuat keadaan saya sedikit sulit. Dengan sedih dan terpaksa saya berusaha untuk dapat menyelesaikannya dengan baik, dan diharapkan keadaan tidak semakin rumit dan tidak merugikan pihak-pihak lain yg tidak bersalah.”kata Frederika

Ia juga menjelaskan jika nomor telepon dan juga media sosial diblokir oleh sang ibu.

“Saat ini saya dituntut harus bekerja secara profesional, sehingga saya harus tinggal di Bali untuk sementara. Dan ini semua telah disampaikan ke ibu saya & pihak terdekat ibu saya melalui manajemen saya juga, karena nomor HP & Sosial Media saya juga di blokir oleh Ibu saya. Tanggal 16 Oktober 2021 saya sempat pulang kerumah kemudian berangkat lagi untuk menyelesaikan pekerjaan saya di Bali.”ujar Frederika

“Sekali lagi saya memberitahukan bahwa saya tidak kemana-mana seperti yang diberitakan, saya ada di Bali untuk menyelesaikan pekerjaan saya. Baik chat ataupun sosial media saya berjalan seperti biasa. Kadang-kadang pula akibat adanya sedikit masalah di keluarga kami, terutama ibu saya. ibu saya sering marah dan sering pula mem block hp saya dll.”ujar Frederika.

“Saya tentunya tetap menyayangi ibu saya dalam kondisi apapun. Terimakasih juga untuk para teman2 dan fans saya diluar sana yang sangat memberikan dukungan penuh serta mendoakan saya, tanpa kalian semua mungkin saya tidak akan sekuat ini. Demikian penjelasan singkat saya, diharapkan semua pihak dapat memakluminya. Dan dapat menerangkan semua masalah yg sebenarnya tidak perlu ada , juga tolong doa untuk kami semua sehingga semua persoalan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik.”tutup Frederika. (EH).

Musim Hujan Datang Waspadai Ancaman Ular Kobra

0
Musim Hujan
Ketika musim hujan datang tidak hanya bencana alam yang mesti diwaspadai. Warga diminta juga untuk mengantisipasi bermunculannya ular berbisa seperti ular kobra dan lain-lain.

Ancaman munculnya ular kobra di musim hujan sering terjadi di wilayah Kota Tangerang, masyarakat diminta lebih waspada.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Ghufron Falveli mengungkapkan, kemunculan ular di area permukiman warga sering terjadi diwaktu musim hujan. Puncaknya biasanya terjadi antara Oktober hingga Desember, ular akan mencari tempat yang ideal untuk menetaskan telurnya.

“Berdasarkan data BPBD, sepanjang 2021 sudah 86 kasus ular ditangani. Pada tiga bulan terakhir, September 3 kasus, Oktober 10 kasus, dan November dengan 5 kasus,” ujarnya, Senin (22/11/2021).

Dia juga mengatakan, perkembangbiakan ular diperkirakan terus meningkat seiring lamanya musim penghujan. Warga diingatkan untuk hati-hati dan mulai membersihkan area tempat tinggalnya.

“Hal ini terjadi karena tempat atau lingkungan kotor dan juga habitatnya terganggu. Hingga akhirnya, keluar dari habitat untuk mencari makan,” kata Ghufron.

Gufron pun memberikan kiat bagi masyarakat Kota Tangerang mencegah ular menetaskan telurnya di area rumah. Langkah yang ditempuh di antaranya dengan sering membersihkan rumah dan memberi wangi-wangian yang menyengat.

Selain itu, sistem sirkulasi dan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah juga harus diperhatikan, agar tidak ada area lembap dan gelap di dalam rumah.

“Sinar matahari masuk ke rumah, ventilasi bagus, sirkulasi ada sehingga tidak ada kelembapan. Tidak usah menabur garam, karena garam tidak efektif,” katanya.

Warga juga disarankan supaya tidak menumpuk barang-barang bekas, sehingga tidak menciptakan lubang atau ruang yang dapat digunakan ular untuk bertelur. Pastikan membuang sampah setiap hari secara rutin.

“Jangan biarkan sampah tergeletak lama dan mengundang tikus. Itu akhirnya men-trigger bahwa ular itu mencari mangsa karena dia mengikuti bau si tikus. Jika ternyata di rumah ditemukan sarang ular jangan panik, tetap waspada dan laporkan ke tim BPBD untuk mengevakuasi secara aman,” jelasnya.

Kemudian, jika warga menemukan adanya ancaman hewan berbahaya di lingkungan tempat tinggalnya di waktu musim hujan, diminta untuk melaporkan temuannya itu melalui emergency call center di 112 atau nomor piket 24 jam BPBD di 021-5582144

Ketua LSM Anti Korupsi “Tamperak” Ditangkap, Peras Anggota Polri Rp 2,5 Miliar

0
Tamperak
Polisi menangkap Ketua LSM Tameng Perjuangan Rakyat Antikorupsi (Tamperak), Kepas Panagean Pangaribuan, terkait percobaan pemerasan kepada anggota Polri sebesar Rp 2,5 miliar.

Sebelum ditangkap Ketua LSM Tamperak ini sempat viral dengan aksinya ‘sidak’ ruangan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah hingga kantor Kementerian Keuangan.

“Iya benar, salah satunya itu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, Senin (22/11/2021).

Aksi Ketua LSM Tamperak ini mendatangi sejumlah kantor instansi pemerintah, dari kantor polisi, BNN, hingga Kementerian Keuangan. Kepas Panagean sediri juga memposting aksinya itu di akun TikTok @kepaspanageanpan5. ‘Sidak’ Polres Jaksel

Pada saat sidak Kepas Panagean Pangaribuan mengenakan celana pendek dan rompi bertulisan ‘LSM Tamperak’ mendatangi ruangan Kombes Aziz. Ketika itu tidak ada Kombes Aziz di lokasi dan ditemui oleh seorang polwan stafnya.

Kemudian Kepas Panagean menjelaskan kedatangannya ke ruangan Kapolres Metro Jakarta Selatan. Dia datang untuk mengungkapkan kekecewaan perihal profesionalitas polisi di Polres Metro Jakarta Selatan.

“Saya dari LSM Tamperak Anti Korupsi. Jadi sampaikan pada Pak Kapolres ini dari LSM Tamperak kami memperjuangkan rakyat antikorupsi mempertanyakan kredibilitas personel kepolisian Jaksel. Ini masalahnya mau saya kasih ke Kapolri,” ujar Kepas Panagean dalam video tersebut.

Kemudian Polwan tersebut mempertanyakan proses perekaman yang dilakukan oleh Kepas Panagean Pangaribuan dan rekannya. Namun Kepas menyebut hal itu untuk dijadikan bukti yang akan disampaikannya kepada Kapolri.

“Saya sering ke Mabes Polri. Ibu pertanyakan saja ke Pak Kapolri, Pak Kapolda,” ujarnya.

Kepas Panagean Pangaribuan selanjutnya menyinggung soal laporannya di Polres Metro Jakarta Selatan. Menurutnya, setelah setahun berlalu, laporan itu tidak kunjung diproses.

“Saya mempertanyakan profesional kepolisian Jakarta Selatan yang di mana Bapak AKP Alfano menangani yang saya laporkan. Sampai sekarang nggak ada loh, sampai satu tahun perkara ini. Makanya saya datang ke kantor Kapolres untuk mempertanyakan itu karena sudah satu tahun loh. Kita sudah bersurat, apa tanggapan Pak Kapolres,” kata Kepas Panagean.

Sementara, pada postingan berikutnya, tampak Kepas Panagean Pangaribuan dkk juga mendatangi kantor Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jakarta Pusat. “LSM Tamperak pemburu koruptor” demikian judul video TikTok yang diunggah pada 22 Oktober 2021.

Pada 25 Oktober 2021, Kemas Panagean Pangaribuan juga memposting sedang mendatangi Markas Polda Metro Jaya. Ia juga memposting ketika mengunjungi Mabes Polri pada 31 Oktober 2021.

Ada pula postingan ketika LSM Tamperak mendatangi sebuah gedung. Di video itu, terlihat Kemas Panagean Pangaribuan ditemui oleh sekuriti.

“Menteri keuangan Ibu Sri Mulyani menghindar dari LSM Tamperak ketika utang negara 6,2 triliun. Pengawal menteri keuangan menghalangi,” ujarnya pada video tersebut.

Ketua LSM Tamperak Kepas Panagean Pangaribuan kemudian ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Kepas Panagean ditangkap atas percobaan pemerasan Rp 2,5 miliar.

“Benar, kita baru saja tangkap ketua DPP LSM Tamperak, Kepas Panagean Pangaribuan, terkait tindak pidana pemerasan. Ditangkap karena mencoba memeras anggota Polri hingga Rp 2,5 miliar,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, Senin (22/11/2021).

Kepas Panagean Pangaribuan ditangkap di Sekretariat Tamperak di Jl Palem V Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB sore.

Juga dijelaskan, Kepas Panagean ditangkap setelah memeras anggota Polsek Menteng. Dalam aksinya ini, pelaku menakut-nakuti polisi dengan mencatut nama petinggi Polri hingga pejabat negara.

Kepas Panagean Pangaribuan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti dari Kepas Panagean Pangaribuan. Di antaranya surat-surat untuk mengancam dan memeras instansi pemerintah.

“Sudah kami sita alat kejahatan untuk menakut-nakuti berupa surat yang akan dikirim ke presiden kemudian Komisi III (DPR) dan sebagainya,” ungkap Hengki.

 

Kasus Perdagangan Anak di Bukittinggi Diungkap Polisi

0
Perdagangan Anak, Bukittinggi
Ilustrasi
Polres Bukittinggi berhasil mengungkap kasus perdagangan anak perempuan di sebuah hotel pada Jum’at lalu (19/11), sekitar pukul 23.45 WIB.

Kasatreskrim Polres Bukittinggi AKP Allan Budikusumah Katinusa mengatakan, terduga pelaku adalah GA (32) tahun, warga Bukittinggi.

Allan menambahkan, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang.

Mendapat informasi tersebut, personil Unit PPA Satreskrim dibawah pimpinan Kanit PPA Ipda Tiara Nur Raudah, melakukan penyelidikan dan pematangan informasi.

“Sekitar pukul 23.45 WIB, unit III PPA dan Opsnal Sat Reskrim berhasil menangkap terduga pelaku di salah satu kamar hotel,” terang Allan.

Dalam proses penangkapan tersebut, turut diamankan korban yang inisial AA (16) tahun, asal Banuhampu, Kabupaten Agam.

“Dengan barang bukti uang tunai sebesar 800 ribu dari tangan pelaku dan 400 ribu dari tangan korban, kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bukittinggi,” pungkasnya.

Polres Bukittinggi tengah melakukan proses penyidikan lebih lanjut.(Kay)

Raffi Ahmad Resmi Bangun RANS Prestige Sportstainment.

0
Raffi Ahmad
Raffi Ahmad dan Rudi Salim Resmi Bangun RANS Pristige Sportstainment / Foto : Istimewa
Raffi Ahmad artis sekaligus pembisnis muda dengan segudang bisnis resmi bangun RANS Prestige Sportstainment bersama rekan bisnisnya Rudi Salim CEO Prestige Corp.

Pembangunan RANS Prestige Sportstainment resmi di bangun Raffi Ahmad diawili dengan di gelarnya acara Groundbreaking (Peletakan Batu Pertama) RANS Prestige Sportstainment.

Pembangunan RANS Prestige Sportstainment oleh Raffi Ahmad ini direncanakan akan dibuka pada bulan Juni 2022 mendatang berlokasi di kawasan elit PIK 2.

Raffi Ahmad
Raffi Ahmad Resmi Bangun RANS Prestige Sportstainment Di PIK 2/ Foto : Istimewa

Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri langsung oleh Rudy Salim, Raffi Ahmad, Dito Ariotedjo, Pihak Agung Sedayu sebagai Developer PIK 2, Roofi Ardian sebagai Presiden RANS CFC dan Jeremy Imanuel sebagai Presiden RANS PIK Basketball.

“Ini bentuk keseriusan kami berdua, untuk membangun sarana olahraga buat Rans Cilegon FC dan Rans PIK Basketball,” kata Raffi Ahmad saat Konferensi pers acara Groundbreaking RANS Prestige Sportstainment, di kawasan elit PIK 2, Senin (22/11/21).

“Jadi kesehatan nomor satu tetapi kami selain sehat, kami sediakan tempat karena orang pasti rindu ingin keluar ke tempat yang nyaman, bisa berolahraga, bisa nongkrong sehat, kakek-nenek cucunya bisa kumpul. Jadi kita membuat Sportstainment di Rans Prestige ini.”lanjut Raffi.

Raffi Ahmad
Raffi Ahmad Bersama Rudi Salim CEO Prestige Corp / Foto : Istimewa

“Tujuan dari acara ini adalah pernyataan komitmen dari RANS Entertainment dan Prestige Corp, dalam menghadirkan fasilitas olahraga terbesar dan terlengkap yang nantinya akan menjadi markas dari RANS CFC dan juga RANS PIK Basketball.”kata Rudi Salim.

Menurut Raffi Ahmad pembangunan tempat ini sempat terkendala pandemi Covid-19 sehingga butuh waktu lama hingga kini akhirnya selesai.

“Dari awal tahun 2021 ini karena kemarin masih ada Covid dan lain-lain jadinya ya Alhamdulillah kami juga rapikan dulu bersama Rudy Salim cukup panjang prosesnya. Perizinan, abis itu desain, tanah 2,3 hektar kan kami desain setiap meter. Nah itu memerlukan waktu yang lama,” ungkap Raffi

Raffi Ahmad
Rudy Salim – Raffi Ahmad- Dito Ariotedjo,- Roofi Ardian dan Jeremy Imanuel Saat Konferensi Pers Groundbreaking Rans Prestige Sportstainment / Foto : Istimewa

“Raffi Ahmad sudah ingin membangun tempat ini sejak lama. Bentuk realisasi juga dari Rans yang waktu itu bilang mau bangun A B, ini realisasinya benar kita ground breaking dan akan dibuka. Jadi Raffi gak omdo (omong doang),” jelas Rudy Salim.

Untuk pembangunan Rans Prestige Sportstainment ini, Raffi tak memungkiri harus merogoh kocek sangat fantastis.

“Kalau itungan duit dia (Rudy Salim). Seperti yang tadi saya bilang tanahnya itu 2,3 hektar, tanahnya saja sebenernya di atas 1 triliun, lalu bangunannya ini sekitar 8 juta per meter, bangunannya itu ada hampir 12 ribu meter. Jadi ya lumayanlah.”ungkap Raffi.

RANS Prestige Sportstainment yang mengusung konsep open space park menjadikan para pejalan kaki, penduduk sekitaran PIK yang sedang jogging atau bersepeda bisa mampir untuk duduk dan menikmati fasilitas di area ini.

Area Entertainment di RANS Prestige Sportstainment RANS Prestige Sportstainment tidak hanya menawarkan pengalaman olahraga terbaik dengan lapangan standar sertifikasi FIFA, tapi juga menjadi sarana hiburan menarik karena dilengkapi dengan berbagai lifestyle area seperti restoran, café rooftop, café bola, foodcourt dan juga spot foto instagramable yang tidak boleh dilewatkan.

“Dengan hadirnya RANS Prestige Sportstainment di PIK 2 ini kami berharap dapat ikut mendukung pemerintah dalam mempercepat stabilisasi ekonomi dengan membangun sebuah ekosistem baru kolaborasi Sepak Bola, Basket, E-Sports dari divisi olahraga RANS.”kata Rudi Salim.

“Apalagi PIK 2 merupakan salah satu kawasan elit yang sedang mendapat perhatian khusus oleh masyarakat, dapat dilihat dari traffic PIK 2 yang terbilang cukup baik. Hal ini menunjukan RANS Prestige Sportstainment di PIK 2 dapat menjadi destinasi olahraga, komersil, dan tujuan akhir pekan yang perkembangannya akan cepat di 2022,” ujar Rudy Salim.

Arena ini memiliki konsep Industrial Touch in Modernism. Bernuansa hangat dan nyaman, diharapkan tempat ini dapat menjadi tempat hangout kekinian dan tempat berolahraga pilihan masyarakat Jakarta.

Raffi berharap dengan fasilitas ini, dapat menambah semangat para pemain RANS CFC dan RANS PIK Basketball untuk berprestasi di kancah olahraga nasional, dan level internasional kedepannya. (EH).

 

Sejumlah Uang di Rumah Sekda Kabupaten HSU Di Disita KPK

0
Uang
Sejumlah uang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada saat penggeledahan di rumah Sekretaris Daerah Hulu Sungai Utara Muhammad Taufik, Jumat (19/11/2021).

Penggeledahan rumah Sekda tersebut merupakan bagian penyidikan kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten HSU Tahun 2021-2022 dengan tersangka Bupati HSU Abdul Wahid (AW).

Sedangkan, Muhammad Taufik merupakan adik kandung dari Abdul Wahid. “Tim penyidik pada Jumat (19/11/2021) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan yaitu tempat kediaman Sekda Kabupaten HSU di Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (22/11/2021).

Dari rumah Sekda ini, KPK menemukan dan mengamankan bukti antara lain berupa sejumlah uang, berbagai dokumen, dan alat elektronik yang diduga kuat terkait dengan perkara.

“Analisa lanjutan akan dilakukan oleh tim penyidik dan nantinya segera dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara tersangka AW,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan Abdul Wahid sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pada 18 November 2021.

Penetapan Abdul Wahid sebagai tersangka merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat Maliki selaku pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Hulu Sungai Utara, Marhaini dari pihak swasta/Direktur CV Hanamas, dan Fachriadi dari pihak swasta/Direktur CV Kalpataru.

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan tersangka Abdul Wahid selaku Bupati Hulu Sungai Utara untuk dua periode (2012-2017 dan 2017-2022) pada awal 2019 menunjuk Maliki sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Hulu Sungai Utara

Diduga ada penyerahan sejumlah uang oleh Maliki untuk menduduki jabatan tersebut karena sebelumnya telah ada permintaan oleh tersangka Abdul Wahid. Penerimaan uang oleh tersangka Abdul Wahid dilakukan di rumah Maliki pada Desember 2018 yang diserahkan langsung oleh Maliki melalui ajudan tersangka Abdul Wahid.

Pada sekitar awal 2021, Maliki menemui tersangka Abdul Wahid di rumah dinas jabatan bupati untuk melaporkan terkait plotting paket pekerjaan lelang pada bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRP Hulu Sungai Utara Tahun 2021.

Dalam dokumen laporan paket plotting pekerjaan tersebut, Maliki telah menyusun sedemikian rupa dan menyebutkan nama-nama dari para kontraktor yang akan dimenangkan dan mengerjakan berbagai proyek tersebut.

Selanjutnya, tersangka Abdul Wahid menyetujui paket plotting tersebut dengan syarat adanya pemberian komitmen fee dari nilai proyek dengan persentase pembagian fee, yaitu 10 persen untuk tersangka Abdul Wahid dan 5 persen untuk Maliki.

Adapun, pemberian komitmen fee yang diduga diterima oleh tersangka Abdul Wahid melalui Maliki, yaitu dari Marhaini dan Fachriadi dengan jumlah sekitar Rp500 juta.

Selain melalui perantaraan Maliki, tersangka Abdul Wahid juga diduga menerima komitmen fee dari beberapa proyek lainnya melalui perantaraan beberapa pihak di Dinas PUPR Kabupaten Hulu Sungai Utara, yaitu pada 2019 sekitar Rp 4,6 miliar, pada 2020 sekitar Rp 12 miliar, dan pada 2021 sekitar Rp 1,8 miliar.

Penggeledahan rumah Sekda tersebut merupakan bagian penyidikan kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten HSU Tahun 2021-2022 dengan tersangka Bupati HSU Abdul Wahid (AW).

Sedangkan, Muhammad Taufik merupakan adik kandung dari Abdul Wahid. “Tim penyidik pada Jumat (19/11/2021) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan yaitu tempat kediaman Sekda Kabupaten HSU di Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (22/11/2021).

Dari rumah Sekda ini, KPK menemukan dan mengamankan bukti antara lain berupa sejumlah uang, berbagai dokumen, dan alat elektronik yang diduga kuat terkait dengan perkara.

“Analisa lanjutan akan dilakukan oleh tim penyidik dan nantinya segera dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara tersangka AW,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan Abdul Wahid sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pada 18 November 2021.

Penetapan Abdul Wahid sebagai tersangka merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat Maliki selaku pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Hulu Sungai Utara, Marhaini dari pihak swasta/Direktur CV Hanamas, dan Fachriadi dari pihak swasta/Direktur CV Kalpataru.

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan tersangka Abdul Wahid selaku Bupati Hulu Sungai Utara untuk dua periode (2012-2017 dan 2017-2022) pada awal 2019 menunjuk Maliki sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Hulu Sungai Utara

Diduga ada penyerahan sejumlah uang oleh Maliki untuk menduduki jabatan tersebut karena sebelumnya telah ada permintaan oleh tersangka Abdul Wahid. Penerimaan uang oleh tersangka Abdul Wahid dilakukan di rumah Maliki pada Desember 2018 yang diserahkan langsung oleh Maliki melalui ajudan tersangka Abdul Wahid.

Pada sekitar awal 2021, Maliki menemui tersangka Abdul Wahid di rumah dinas jabatan bupati untuk melaporkan terkait plotting paket pekerjaan lelang pada bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRP Hulu Sungai Utara Tahun 2021.

Dalam dokumen laporan paket plotting pekerjaan tersebut, Maliki telah menyusun sedemikian rupa dan menyebutkan nama-nama dari para kontraktor yang akan dimenangkan dan mengerjakan berbagai proyek tersebut.

Selanjutnya, tersangka Abdul Wahid menyetujui paket plotting tersebut dengan syarat adanya pemberian komitmen fee dari nilai proyek dengan persentase pembagian fee, yaitu 10 persen untuk tersangka Abdul Wahid dan 5 persen untuk Maliki.

Adapun, pemberian komitmen fee yang diduga diterima oleh tersangka Abdul Wahid melalui Maliki, yaitu dari Marhaini dan Fachriadi dengan jumlah sekitar Rp500 juta.

Selain melalui perantaraan Maliki, tersangka Abdul Wahid juga diduga menerima komitmen fee dari beberapa proyek lainnya melalui perantaraan beberapa pihak di Dinas PUPR Kabupaten Hulu Sungai Utara, yaitu pada 2019 sekitar Rp 4,6 miliar, pada 2020 sekitar Rp 12 miliar, dan pada 2021 sekitar Rp 1,8 miliar.

 

Pak Tarno Ungkap Kondisi Rumah Tangganya dengan Istri Muda

0
Pak Tarno
Siapa sangka, Pak Tarno menjalani kehidupan rumah tangga dengan dua istri yang saling menghargai. Bahkan istri tua pesulap ini rela suaminya menikahi seorang wanita cantik berprofesi sebagai pramugari.

Sejak memiliki istri muda, kehidupan Pak Tarno ini pun sering jadi sorotan. Di usia 69 tahun pesulap ini memiliki istri muda yang jaraknya terpaut 30 tahun dengan dirinya.

Wanita cantik yang berhasil meluluhkan hati Pak Tarno ternyata berprofesi sebagai pramugari. Pesulap bernama lengkap Sutarno ini membeberkan pertemuan pertamanya dengan sang istri muda.

Ternyata pertemuan itu diawali dari meminta foto bersama. Setelah itu, mereka pun makin intens berkomunikasi dan menjalin hubungan pacaran.

Sutarno dan istri mudanya ini kemudian diketahui melangsungkan pernikahan pada 2013 dan kini sudah dikaruniai seorang anak. Sebelum menikah dengan sang pramugari cantik, Sutarno sudah memiliki seorang istri.

Namun, Sutarno mengakui bahwa istri tua dan mudanya tak tinggal bersama dalam satu rumah. Bahkan Sutarno mengakui kalau dirinya harus pintar-pintar membagi waktu hingga kedua istrinya merasa adil dan tidak iri.

Karena tak tinggal dalam satu rumah inilah yang jadi alasan kedua istrinya tak pernah berkonflik. “Ya akur, karena gak pernah campur. Jadi dibeliin rumah masing-masing pak Tarno?” tanya seorang wartawan penasaran.

“Iyalah, misal satu rumah saya juga nggak enak lah, campur satu rumah ya nggak enak kita-nya lah, malu,” jawab Sutarno tegas.

Ketika ditanya apakah Pak Tarno saat itu diizinkan istri pertamanya nikah lagi, ia pun blak-blakan akui sang istri sudah mengiyakannya.

“Dia-nya (istri pertama) ngomongnya gini ya sama orang suaminya artis ya resiko lah gitu,” ujar Sutarno menirukan sang istri.

“Bilangnya resiko kan berita nerima gitu,” pungkas Sutarno.

Pembalap Islam Toprak Razgatlioglu Juara Dunia World Superbike 2021

0
Toprak
Pembalap Toprak Razgatlioglu asal Turki berhasil mengunci gelar juara dunia World Superbike (WSBK) 2021. Razgatlioglu menyabet gelar juara dunia WSBK di Sirkuit Mandalika setelah memenangkan Race 1, Minggu (21/11/2021).

Memang pembalap beragama Islam ini menempati posisi kedua. Namun, Toprak Razgatlioglu tetap merengkuh titel juara, meski balapan dimenangkan oleh rivalnya, Jonathan Rea. Sebab, pembalap PATA Yamaha itu tetap memimpin klasemen dengan poin 551. Dia unggul 25 angka atas rivalnya, Jonathan Rea.

Kemenangan Toprak Razgatlioglu pun mendapatkan sorotan. Salah satunya dari temannya yaitu Cluzel. Pembalap asal Prancis itu memberikan sanjungan dengan mengatakan kalau Razgatlioglu memang layak mendapat gelar juara WSBK.

“Jatuh cinta pada manusia ini. Dia adalah orang yang hebat dan pengendara yang luar biasa. Anda layak mendapatkannya,” tulis Cluzel di akun instagramnya, Minggu (21/11/2021).

Cluzel sendiri merupakan seorang pembalap WSSP. Meski berbeda kompetisi, akan tetapi dirinya cukup akrab dengan Razgatlioglu. Terlebih saat video dirinya kemarin viral di jagat dunia maya karena aksinya yang sedang mandi hujan. Pada saat itu juga Razgatlioglu menyiram kepala Cluzel.

Sedangkan, Cluzel sendiri baru saja keluar sebagai pemenang pada Race 2 Supersport di Sirkuit Mandalika. Meski tidak menjadi juara WSSP, akan tetapi kemenangannya di Race 2 tersebut bisa dibilang cukup dramatis. Karena dia sukses melewati Niki Tuuli dan Dominique Aegerter di tikungan terakhir sebelum finis.

Pembalap WSBK Michael Van der Mark Bangga Miliki Darah Indonesia

0
Michael
Pembalap Michael van der Mark mengaku bangga atas pencapaian Indonesia dapat penggemar World Superbike ( WSBK ) 2021. Terlebih pembalap tim SMR BMW Motorrad itu masih memiliki darah Indonesia.

Kebahagiaan Michael Van Der Mark terlihat ketika ia tiba di Indonesia untuk menjalani seri penutup WSBK 2021 di Sirkuit Pertamina Mandalika. Sebab, ia masih memiliki darah Indonesia yang diturunkan oleh sang nenek yang berasal dari Ambon.

Nenek Yohana Matitaputty menikah dengan warga Belanda dan melahirkan Juliet Matitaputty, yang merupakan ibu Michael Van Der Mark.

Pembalap kelahiran 26 Oktober 1992 itu mengungkapkan dirinya mendapat sambutan yang hangat serta dukungan dari warga Indonesia, mengetahui ada pembalap keturunan Indonesia di gelaran WSBK akhir pekan ini.

Van der Mark diketahui baru pertama kali mengunjungi Indonesia. Meski begitu, ia merasa bangga negara asal neneknya itu dapat menyambutnya pulang.

“Sungguh menyenangkan akhirnya bisa datang ke Indonesia. Saya berharap bisa lebih lama di Indonesia, dan saya mencintai negara ini,” kata Van der Mark, Minggu (21/11/2021).

“Begitu mereka mengetahui jika nenek saya dari Indonesia, media sosial saya langsung menggila. Ini adalah untuk para penggemar dari Indonesia. Saya bangga akan negara ini,” ujarnya.

Sayang, pembalap berusia 29 tahun itu masih belum memahami banyak Bahasa Indonesia. Dia hanya mengetahui nama sejumlah makanan, selain beberapa perkataan lainnya.

“Saya tidak mengerti banyak Bahasa Indonesia, dan hanya mengetahui beberapa makanan dan sumpah serapah,” tutur Van der Mark.