Beranda blog Halaman 1525

Juragan 99 Posting Foto Ala Raja Turki, Netizen: “Juragan Kayak Logo Mie Instan”

0
Juragan 99
Juragan 99 Posting Foto Ala Raja Turki, Netizen: “Juragan Kayak Logo Mie Instan” / Foto : Istimewa
Sosok Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 dan istrinya, Shandy Purnamasari dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dan dermawan.

Dari hasil kerjanya selama ini, Juragan 99 dan Shandy Purnamasari bisa memliki Villa mewah, supercar hingga jet pribadi, sampai mereka memiliki sebutan Crazy Rich Malang.

Saat ini, Juragan 99 yang dikenal sebagai Keluarga Crazy Rich Malang sedang menghabiskan waktunya bersama-sama dengan liburan ke Turki. Tidak lupa, mereka juga mengabadikan momen-momen selama di Turki.

Juragan 99
Juragan 99 Bersama Keluarganya / Foto : Istimewa

Baru-baru ini Juragan 99 juga menjadi bahan perbincangan di media sosial. Hal ini terkait postingan foto di akun instagram sang istri @shandypurnamasari yang mengunggah foto bersama, dimana Juragan 99 memakai kostum ala kerajaan Turki.

Tetapi, dari unggahan foto tersebut malah banyak komentar dari netizen yang membuat Juragan 99 dan sang istri tertawa.

Ada netizen yang berkomentar dengan menyebut Juragan 99 malah mirip dengan logo mie instan.

Juragan 99
Juragan 99 Bersama Sang Istri Shandy Purnamasari / Foto : Istimewa

“Juragan kayak logo mie instan”, tulis netizen dalam kolom komentar.

Sehingga akhirnya, Juragan 99 meunggah foto dengan menggunakan kostum yang sama dengan caption yang membuat netizen juga ikut tertawa.

Juragan 99
Foto : Istimewa

“Sudah foto bagus-bagus mirip Raja Turki dibilang kayak logo mie instant”, tulis @juragan_99 di akun instagram pribadinya.

Tidak hanya netizen yang menjadi tertawa karena postingan tersebut, teman-teman public figure pun juga ikut berkomentar dan tertawa. Mulai dari Gading Marten hingga Kiky Saputri. (EH).

1 Unit Truk Terjun Bebas Ke Jurang di Silaiang

0
truk,jurang
Ilustrasi
Satu unit truk dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke dalam jurang di Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, persisnya di dekat Kelok Semen Padang.

Truk Nissan CK bernomor polisi BA 8415 AB, Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, Selasa kemarin (23/11).

Kasatlantas Polres Padang Panjang AKP Dedi Antonis, mengatakan sopir truk yakni Zet Joni Efendi (37) tahun, mengalami luka akibat kejadian tersebut.

Dedi mengatakan, truk ini datang dari arah Padang Panjang menuju Padang, atau dalam kondisi menurun.

“Sesampai di TKP, truk mengalami rem blong,” ujarnya.

Kasatlantas menerangkan, sesaat setelah truk tersebut meluncur turun, Zet Efendi langsung melompat meninggalkan kendaraannya.

Kemudian truk menabrak pembatas yang ada di kiri jalan sebelum akhirnya masuk jurang.

Akibat dari Kecelakaan, Zet menderita luka-luka ringan. Tidak ada laporan kendaraan lain yang ikut celaka gara-gara kejadian ini.(Kay)

Kantara Group Tingkatkan Kualitas SDM, Hibahkan GNSS RTK Ke Fakultas Teknik

0
Kantara Group
Kantara Group Dalam Acara Serah Terima Alat Hibah dan Penanda-tanganan PKS Kantara Group dan 3 Universitas secara Virtual, Rabu (24/11/21}/ Foto : Eny
PT. Kantara Group Indonesia adalah holding company berbidang multisektoral yang melalui anak perusahaan PT. Kompas Navigasi Indonesia.

PT. Kantara Group Indonesia merupakan representatif produk teknologi survey pemetaan bermerk SinoGNSS. SinoGNSS sendiri adalah market leader di sektor produk servei pemetaan darat khususnya produk teknologi berbasis GNSS di Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan mutu kualitas sumber daya manusia PT. Kantara Group Indonesia melaksanakan program hibah alat ukur GNSS/RTK (Global Navigation Satellite System/Real Time Kinematic) kepada 4 fakultas Teknik di bidang Geodesi/Geomatika berbeda.

Kantara Group
Foto : Eny

I Made Nugraha Jaya Wardana selaku Chief Executive Officer (CEO) mengatakan kegiatan itu semua tidak akan berhasil bila tidak ada kolaboritas dari pihak swasta dengan pihak universitas.

“Ini salah sati komitmen kami secara aktif sebagai pihak swasta mendukung program-program dari pemerintah di sektor pendidikan di universitas agar terlaksananya prinsip Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu dalam bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat (P2M).”ujar I Made Nugraha Jaya Wardana, Dalam Acara Serah Terima Alat Hibah dan Penanda-tanganan PKS Kantara Group dan 3 Universitas secara Virtual, Rabu (24/11/21).

“Hal ini bisa terlaksana karena kerja keras dari tim Kantara group bahwa ini merupakan bukti nyata bahwa kami ingin terus berkontribusi dalam mempersiapkan atau meningkatkan mutu kualitas sumber daya manusia. Karena saya percaya Indonesia tidak akan bisa berkembang menjadi lebih maju kalau tidak di iringi dengan kualitas atau kesiapan dari sumber daya manusia dari adik-adik mahasiswa yang nantinya akan terjun ke dunia kerja.”ujar I Made Nugraha Jaya Wardana

Kantara Group
I Made Nugraha Jaya Wardana selaku Chief Executive Officer (CEO) Kantara Group / Foto : Eny

Fakultas penerima bantuan alat ukur dari Kantara Group ini ialah; Fakultas Teknik jurusan Geomatika Institut  Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknik Geodesi (UGM),

Selain itu ada Fakultas Teknik Geodesi Universitas Diponegoro (UNDIP), dan Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (Vokasi UGM) yang mendapatkan hibah dari Kantara Group.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pak I Made Dari Kantara Group atas cerita dan inisiasinya yang sangat bermanfaat. Kami dari fakultas teknik universitas diponegoro ada 12 departement yaitu Sipil, Geodesi, Geologi, PWK, Elektro, Tekhnik Komputer, Kimia, Teknik Mesin, Arsitektur & Perkotaan, Arsitektur, Lingkungan, Teknik Industri, Teknik dan Manajemen Industri, Teknik Perkapalan.”kata Prof. Ir. M. Agung Wibowo, MM., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Kantara Group
Foto : Eny

Program hibah alat ini diresmikan dengan pelaksanaan seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT. Kompas Navigasi Indonesia yang adalah anak perusahaan Kantara Group dan pimpinan masing-masing Fakultas penerima secara daring melalui aplikasi Zoom.

“Program hibah alat dengan Teknologi GNSS ini adalah inisiatif kami untuk berperan dalam pembangunan Indonesia lewat sektor Pendidikan, dimana akan sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa, baik mahasiswa Prodi Vokasi, Prodi Sarjana maupun Prodi Magister. Dalam bidang penelitian, alat dapat dimanfaatkan untuk mendukung penelitian mahasiswa, baik skripsi, tesis, maupun disertasi doktoral. Selain itu, alat juga akan dimanfaatkan oleh dosen untuk melakukan penelitian yang hasilnya akan dipublikasikan di berbagai media publikasi karya ilmiah,” ucap Made.

Pemberian bantuan dari Kantara Group adalah berupa 2 unit Sino GNSS T300 untuk ITS dan UGM, serta 1 set CORS System untuk UNDIP dan Vokasi UGM senilai lebih dari Rp 500 juta.

“Saya teringat ketika saya masih menjadi mahasiswa, karena saya sendiri juga belum lama lepas dari perkuliahan. Saya masuk di perkuliahan UGM angkatan 2010, pada saat itu saya teringat ketika aktif didunia perkuliahan dan mengikuti program-program yang memang khususnya di universitas. Dan saya merasa pada masa saya kuliah dari sisi peralatan dan sarana kurang mendukung atau terbatas.”kata I Made menceritakan saat dirinya menjadi mahasiswa merasa pada masa ia kuliah dari sisi peralatan dan sarana kurang mendukung atau terbatas.

Kantara Group
Foto :Eny

“Hal itu yang menjadi dorongan bagi saya mefasilitasi adik-adik mahasiswa untuk bisa lebih aktif atau memfasilitasi adik-adik mahasiswa agar skill menjadi lebih baik dengan adanya alat-alat untuk melakukan praktek yang lebih memadai.”tambah I Made.

Maka dari itu PT Kompas Navigasi yang menjadi bagian dari Kanatara bergerak dibidang distribusi peralatan dan teknologi.

Pihak Kantara Group  berusaha menyisihkan profit dari perusahaan untuk bersinergi dengan berbagai universitas untuk meningkatkan kualitas skill adik-adik mahasiswa.

“Saya berharap hal ini bisa bermanfaat yang sebesar-besarnya dan seluas-luasnya bukan hanya untuk teman-teman mahasiswa, tetapi bahkan juga bisa dimanfaatkan untuk program-program atau penelitian-penelitian yang memang dibutuhkan dari pihak universitas untuk mengupdate secara keilmuan.”kata I Made.

“Disisi lain perkembangan teknologi Geodesi/Geomatika itu sangat luar biasa, sangat dinamis dan sangat cepat, sehingga kami dari pihak swasta selalu terus mengupdate dan sharing informasi dengan harapan teman-teman kampus dan mahasiswa agar tidak tertinggal secara teknologi.”tambahnya

Bidang ilmu Geospasial di arah pembangunan negara kita ini sangat luar biasa dibutuhkan, karena memang saat ini teknologi yang berkembang semua kearah digitalisasai dan arahnya navigation. Jadi penguasaan ilmu Geospasial sangat dibutuhkan secara data untuk bisa menyelesaikan masalah atau aktivitas-aktivas yang memang saat ini terus berkembang untuk proses pembangunan dan menjadi dasar perencanaan seperti pendataan manual, penanggulangan bencana, pengelolaan sumber daya alam, dan lai-lain.

“Sehingga saya berharap agar apa yang kami lakukan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh pihak universitas, sehingga peran kita sebagai pihak geosdate atau geospasial itu bisa lebih mendominasi dalam kaitannya revolusi industry.”tutup I Made. (EH)

 

Mantan Pramugari Jadi PSK Ekslusif Dibayar Rp 2 Juta untuk Sekali Kencan

0
Pramugari
Illustrasi
Vita (22) mantan pramugari yang kini terjun sebagai PSK online disebut memiliki daya jual cukup tinggi, boleh dikatakan dia merupakan seorang PSK ekslusif.

Untuk sekali kencan, mantan pramugari ini dibayar Rp2 juta dengan durasi maksimal dua jam. Namun, itu masih tarif terendah. Karena itulah, Vita memilih jalan “ninja” menjual diri ketimbang terbang lagi.

Sebelum pandemi, mantan pramugari ini mengantongi take home pay mencapai belasan juta. “Uangnya jauh lebih cepat dapat kok. Kalau dulu masih terbang ngga seberapa, apalagi pandemi begini. Bisa-bisa pendapatan saya hanya seperempat dari normal,” kata Vita, Rabu (24/11/2021).

Dengan begitu mudahnya menumpuk harta melalui kerjaan haram itu membuat Vita belum memikirkan pasangan hidup. “Habis selera gue tinggi jadi susah menikah. Ya, mau gimana lagipula kan perawatan tubuh gue juga ngga murah,” ujar mantan pramugari ini.

Vita pun menceritakan pengalaman sebagai pramugari ketika singgah terbang ke sebuah kota di Kalimantan pada tahun 2018. Dia bertemu teman sekolahnya yang bekerja di salah satu perusahaan tambang.

Di situlah sembari meledek temannya Vita menawarkan untuk berhubungan badan dengan bosnya. Ternyata kesepakatan berhasil alias deal. Vita menerima bayaran Rp5 juta untuk dua kali main dengan durasi 3 jam.

Sejak saat itulah dia kerap meminta temannya menawarkan dirinya ke beberapa bos tambang saat singgah di Kalimantan hingga akhirnya Vita mantap menjajakan diri.

Dengan modal jaringan yang cukup luas, pelanggan Vita kini tak hanya dari kalangan kaum urban Jakarta dan bos tambang di Kalimantan, sejumlah pejabat daerah mulai dari Ambon, Sulawesi hingga Papua pernah menikmati tubuhnya. “Kalau terbang ke sana (daerah) sambil ngelayanin juga buka jaringan,” ujarnya.

Source: SindoNews

Marion Jola Merasa Terpuruk Gara-gara Pandemi

0
Marion Jola
@Instagram
Penyanyi jebolan Indonesian Idol, Marion Jola merupakan salah satu artis yang merasakan dampak  pandemi COVID-19. Padahal di awal pandemi, kariernya sempat melesat. Namun, saat Marion ingin memilah waktu pribadi dengan kariernya, ia malah kehilangan pekerjaannya.

Marion Jola mengaku sedih dan stress karena hampir tiga bulan tidak bekerja. “Di masa-masa pandemi, awal tahun gue masih cukup baik. Gue masih kerja, ada beberapa bahkan cukup banyak. Kemudian beberapa bulan ini hampir setahun malah kayak, kok gue bisa nggak ada (kerjaan),” cerita Marion beberapa waktu lalu kepada Daniel Mananta.

“Gue sampe mikir gue bisa nih setiap hari atau setiap bulan ada jadwal tapi ini udah 3 bulan malah nggak ada kerjaan. Gue mikir ya ada yang salah sama gue karena ada beberapa hal yang memang aku lagi sesuaikan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan,” imbuhnya.

Marion Jola mengaku awalnya bisa memiliki waktu luang dengan memikirkan kehidupan pribadinya.

“Saat gue keluar menjadi idol, gue kerja, gue mendapat kepopularitasan dan kemudian gue lupa sama keluarga gue sama jati diri gue sama kehidupan cinta gue. Nah, sekarang gue lagi di kondisi itu buat mikirin keduanya,” ungkapnya.

“Di saat gue punya banyak mau kok malah nggak ada kerjaan. Selama ini gue nggak punya banyak mau, semua diambil apa yang disuruh gue ambil. I do, I do that,” tambahnya.

Marion Jola

Merasa terpuruk karena tak mendapatkan pekerjaan, Marion sempat menyalahkan dirinya. “Gue ngobrol hal ini sama satu orang yang benar-benar dekat sama gue. Kenapa ya? Kenapa ya? Ada yang salah nggak sama ? Terus temen gue bilang, coba pikirin dulu ada yang salah nggak sama yang cariin kamu kerjaan? Bukan kamu yang salah,” ungkapnya.

Sebelumnya Marion Jola sempat rehat dari media sosial namun kini ia kembali ke Instagram. Ia mengunggah potretnya saat berada di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Hai semua! Aku kembali dari istirahat panjang dari Instagram. Izinkan aku mengunggah arsip foto pas lagi di Mandalika,” tulis Marion Jola melalui keterangan unggahan Instagram, Selasa (23/11/2021).

Janda 2 Anak di Jambi Digerebek Saat Berbuat Mesum dengan Kekasih Berondongnya

0
Janda 2 anak
Janda 2 anak di Kota Jambi melakukan hubungan terlarang dengan kekasih berondongnya yang masih berusia 17 tahun. Kasus ini sempat membuat gempar warga Jambi, karena terpaut usia yang cukup jauh antara sang janda dengan kekasihnya tersebut.

Terpicu untuk melampiaskan nafsu, janda 2 anak ini rela 4 hari sewa hotel demi habiskan malam bersama kekasih berondongnya. Namun belum 4 hari, janda dan kekasih berondongnya itu diciduk polisi.

Kondisi keduanya saat digerebek polisi pun bikin syok. Usut punya usut, janda 2 anak ini rela datang dari Jakarta itu rela datang dari Jakarta untuk menemui kekasih di Jambi.

Kedua pasangan itu, MM (40) dan IR (17), kemudian menginap di sebuah hotel di Kota Jambi. Mereka berdua berada di kamar hotel selama empat hari. Pasangan tanpa ikatan perkawinan itu pun digrebek.

Razia pekat yang dipimpin Kapolsek Pasar, AKP Sandy Mutaqqin, itu mengamankan wanita MM (40) warga Jakarta Selatan dan pria IR (17) warga Kenali Asam Atas, Kota Jambi.

Awalnya, IR mengaku bahwa janda 2 anak itu adalah ibunya. Belakangan saat didesak polisi, dia akhirnya mengaku MM bukan ibunya. Ternyata, pasangan tersebut sudah booking hotel untuk empat hari.

Namun, pada hari kedua di hotel, mereka sudah terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) Polsek Pasar. MM mengaku berada di Jambi selama empat hari.

“Baru dua hari di Jambi,” ungkapnya.

Saat mendatangi kamar mereka, awalnya Tim Polsek Pasar sempat beberapa kali mengetuk pintu kamar, namun tidak kunjung dibuka.

Ketika digerebek polisi, kedua pasangan terlarang itu diduga melakukan praktik prostitusi. Saat pintu dibuka, janda MM dalam keadaan tanpa busana.

Sementara itu, brondong IR hanya mengenakan celana pendek dan tampak gagap saat ditanya polisi. Polisi mengatakan sang pria IR (17) tampak gugup saat diinterogasi.

“Awalnya dia bilang wanita itu ibunya. Tapi ketika didesak kebenarannya, dia balik mengakui bahwa wanita itu bukan ibunya,” kata seorang anggota.

MM mengaku mengenal brondong IR melalui Facebook.

“Kenal lewat chat via facebook terus komunikasi hingga sampai sini,” katanya.

MM sendiri tidak lagi bersuami dan memiliki dua orang anak yang saat ini berada di Jakarta. Dia berkata, “Anak di Jakarta.”

Dari percakapan di pesan facebooknya mereka saling memanggil sayang.

AKP Sandi Mutaqin mengatakan keduanya ditahan di Mapolsek Pasar. “Kita amankan terlebih dahulu untuk dimintai keterangan, karena keduanya diduga melakukan tindakan prostitusi,” pungkasnya.

Velove Vexia Gelar Pernikahan Secara Islam

0
Velove Vexia
Putri pengacara O.C. Kaligis, Velove Vexia sudah menggelar akad nikah pada 11 November 2021. Prosesi ini dilakukan secara Islam, hal ini sekaligus menegaskan kepada publik terkait agama yang dianutnya.

Velove Vexia menikah dengan Zakry Sulisto. Pernikahan ini diumumkan oleh sang artis di laman Instagramnya.

Dalam foto yang diunggahnya, Velove Vexia tampak cantik mengenakan kebaya modern berwarna putih dan sanggul yang tersemat bunga di rambutnya. Sementara mempelai pria memakai setelan warna hitam beserta kopiah berwarna senada.

Sambil merangkul Velove Vexia yang kini sah menjadi istrinya, Zakry tersenyum bahagia. Kalangan selebriti hingga netizen yang melihat potret kebahagiaan Velove beserta suami langsung memberikan selamat dan turut berbahagia.

“Selamat dear,” kata Wulan Guritno.

“Congrats Kak Velove,” ujar Chelsea Islan.

Sementara itu, jauh sebelum menikah, tepatnya pada 9 Januari 2021, Velove pernah memberikan kesempatan netizen untuk bertanya di akun pribadinya dan ia pun memberikan jawabannya.

Velove menjawab pertanyaan-pertanyaan netizen, mulai dari kisah asmara hingga agama yang ia anut karena selama ini artis 34 tahun itu jarang mengunggah cerita seputar kehidupan pribadinya.

Khususnya agama yang dianut, Velove tidak pernah mengungkapkannya kepada publik. Sebab, menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang bersifat privasi dan sensitif.

“Your religion?” tanya salah seorang netizen.

Dalam sesi tanya jawab itu, akhirnya Velove mengatakan sekaligus menegaskan bahwa ia adalah seorang muslim atau beragama Islam.

“Agama saya Islam, tapi saya menghargai semua agama,” ujar Velove.

Pawang Hujan Laporkan Akun Medsos ke Polisi, Disebut Gagal Kendalikan Hujan di Mandalika

0
Pawang Hujan
Seorang pawang hujan asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Damai Santoso alias Amaq Daut (49) melaporkan sebuah akun ke polisi karena tidak terima dilecehkan di media sosial.

Akun tersebut menuliskan bahwa pawang hujan ini tidak mampu mengendalikan hujan saat World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, beberapa hari lalu. Padahal, Damai mengaku tidak pernah diminta panitia menjadi pawang hujan.

Tak terima dengan tudingan itu, Damai melaporkan kasus itu ke polisi. Ia melaporkan sebuah akun Facebook dan Twitter dengan nama @leekuwangso yang diduga mengunggah fotonya di Sirkuit Mandalika dan menyebutnya sebagai pawang yang gagal melakukan kontrol saat balapan.

Kata-kata yang disebutkan dalam akun tersebut menurut Damai sangat menjatuhkan harga dirinya bersama keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya.

Adapun dalam akun media sosial tersebut memajang fotonya dengan Presiden Joko Widodo dan menuliskan sebagai berikut:

the traditional rain controller not working at # WorldSBK (red: pawang hujan). Hujan badai guyur sirkuit mandalika, balapan pertama world not working alias gak mempan.

Selama ini Damai memang dipercaya mampu memindahkan hujan atau menggeser hujan agar tidak jatuh di wilayah yang diminta. Namun ia menjelaskan, tak pernah diminta oleh penyelenggara balapan WSBK untuk mengatasi hujan sebagimana yang biasa dilakukan.

“Saya tidak pernah diminta sebagai pawang hujan oleh penyelenggara balapan, tapi kenapa foto saya ditampilkan seolah-olah saya sebagai pawang saat balap, dan ada kata-kata olokan juga,” ujar Damai, Selasa (23/11/2021).

Sementara Damai menjelaskan, foto yang ditampilkan dalam akun tersebut adalah foto saat kedatangan Presiden Joko Widodo saat peresmian Sirkuit Mandalika pada Jumat (12/11/2021).

“Foto saya yang dipajang itu waktu Pak Jokowi datang, memang saya waktu itu disuruh sebagai pawang hujan, tapi bukan pada saat balapan,” ujar Damai.

Damai menilai postingan tersebut membuatnya merasa dicemarkan nama baiknya dan keluarganya.

“Sebenarnya saya tidak masalah, tapi banyak dari keluarga merasa nama baiknya dicemarkan atas olok-olokan di postingan itu,” kata Damai.

Damai berharap ke aparat kepolisian agar pelaku yang mengunggah foto tersebut diproses, dan meminta maaf kepada dirinya, keluarga, dan masyarakat tempatnya tinggal atas ucapan yang tidak sesuai fakta dan perbuatannya.

Polres Pessel Amankan Minuman Keras Ilegal

0
Minuman Keras,
Ilustrasi
Polsek IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan mengamankan belasan botol minuman keras (miras) ilegal dalam Operasi Pekat Singgalang 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Unit Reskrim Polsek IV Jurai Pessel berhasil menyita minuman keras dari dua lokasi yang berbeda.

Kanit Reskrim Polsek IV Jurai Pessel Aipda Handre mengungkapkan, bahwa pengamanan belasan motol miras ilegal tersebut dilakukan pada Senin kemarin (22/11).

Ia menambahkan, minuman keras tersebut disita dari dua orang penjual. YD (26) tahun merupakan warga Nagari Sago Salido dan AH (58) tahun warga Nagari Painan Selatan,” kata Handre, Selasa (23/11).

Kemudian, ia menambahkan, bahwa dari YD, Polisi mengamankan 10 botol minuman keras merek Newpot.

Sedangkan dari AH, Polisi berhasil mengamankan dua botol besar minuman dengan merk Teacher’s dan Vibe. Serta tiga buah botol minuman keras dengan merk Newpot.

“Saat ini semua barang bukti yang ditemukan telah diamankan di Mako Polsek IV Jurai,” terang Handre.

Untuk penjual terangnya, diberikan peringatan secara tertulis dan berjanji tidak akan menjual miras lagi dikemudian hari.

“Apabila yang bersangkutan mengulangi perbuatannya lagi maka akan diproses menurut hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kemudian, Handre mengajak masyarakat agar dapat bekerja sama dalam memberantas kejahatan penyakit masyarakat di wilayah hukum Polsek IV Jurai. (Kay)

Jakarta Film Week 2021 Ditutup Dengan Whether the Weather Is Fine

0
Jakarta Film Week 2021
Malam Penutupan Jakarta Film Week 2021 / Foto : Dok.Jakarta Film Week 2021
Festival film bertaraf internasional, Jakarta Film Week 2021 Sukses digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta di masa PPKM Level 1.

Festival film Jakarta Film Week 2021 dibuka pada 18 November 2021, dan ditutup pada hari Minggu 21 November 2021 oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Wagub Ahmad Riza Patria mengatakan, festival film Jakarta Film Week 2021 salah satu bagian dari ekosistem yang perlu dibangun. Untuk itu, pemerintah ikut mendukung berlangsungnya Jakarta Film Week 2021.

Jakarta Film Week 2021
Penutupan Jakarta Film Week 2021 / Foto : Dok. Jakarta Film Week 2021

“Film festival Jakarta Film Week 2021 dapat menjadi pelengkap ekosistem, serta bentuk apresiasi dan edukasi yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan industri film.”ungkap  Ahmad Riza Patria dalam siaran pers, Senin (22/11/21).

“Dan penyelenggaraan Jakarta Film Week 2021menjadi komitmen nyata DKI Jakarta dalam membangun ekosistem perfilman untuk bangkit pada era tatanan baru pascapandemi Covid-19,” tambah Ahmad Riza.

Dalam acara ini, sutradara asal Filipina Carlo Francisco Manatad juga ikut memberikan sambutannya. Carlo merupakan sutradara dari film Whether the Weather Is Fine, yang
merupakan film penutup di Jakarta Film Week.

Jakarta Film Week 2021

Sebelumnya, film ini sudah ditayangkan pertama kalinya di Festival Film Locarno ke-74. Meski begitu, Carlo mengungkapkan bahwa setiap penayangan di tiap festival pastinya akan memberikan pengalaman menonton yang berbeda.

“Saya tidak akan membicarakan apapun tentang film ini, yang saya harapkan semua bisa enjoy menonton film ini, dan terima kasih,” ujar Carlo sebelum pemutaran film Whether the Weather Is Fine. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala untuk para pemenang kompetisi Jakarta Film Week.

Di tahun pertama penyelenggaraanya, Jakarta Film Week memberikan Piala Cakra Wahana (CSW) untuk para pemenang. Di mana piala CSW ini memiliki makna tersendiri yang lekat dengan imej Kota Jakarta.

Jakarta Film Week 2021
Foto : Dok. Jakarta Film Week 2021

“Piala ini terinspirasi dari ikon baru Kota Jakarta yaitu Jembatan CSW, Cakra memiliki makna senjata dan lingkaran, sekaligus mengambil dari elemen CSW yang memiliki nama Indonesia Cakra Selaras Wahana.

Sedangkan Kencana memiliki arti emas, yang menandakan penghargaan ini adalah sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan dalam Penyelenggaraan Jakarta Film Week,” ungkap Andhika Permata, selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

Berikut daftar para pemenang film kompetisi di Jakarta Film Week 2021.

Untuk kategori Global Feature Award (penghargaan film panjang internasional terbaik) dimenangkan oleh Petite Maman karya. Céline Sciamma. Dengan special mention untuk film Money Has Four Legs karya Maung Sun.

Jakarta Film Week 2021
Foto : Dok. Jakarta Film Week 2021

Untuk kategori Direction Award atau (penghargaan film panjang Indonesia terbaik) dimenangkan oleh Dari Hal Waktu karya Agni Tirta. Dengan Special mention Death Knot karya Cornelio Sunny.

Untuk Global Short Award (penghargaan film pendek internasional terbaik) dimenangkan oleh The Girls Are Alright karya Gwai Lou.

Dengan special mention, Diary Of Cattle karya Lidia Afrilita dan David Darmadi. Satu penghargaan lagi, yaitu Jakarta Film Fund Award dimenangkan oleh Ringroad karya Andrew Kose.

Dengan special mention One Night In Chinatown karya William Adiguna. Selamat untuk para pemenang. Semoga menjadi pemicu lahirnya karya-karya berikutnya.

Jakarta Film Week 2021
Foto : Dok. Jakarta Film Week 2021

Program film yang hadir yaitu Global Feature yang berisi pemutaran film panjang, Global Short yang berisi pemutaran film pendek, dari Indonesia dan internasional.

Film panjang dan pendek terpilih akan berkompetisi untuk memenangkan Global Feature Award dan Global Short Award. Hadir pula Direction Award, kompetisi untuk film-film Indonesia yang diputar selama festival.

Program lain yang fokus pada pendanaan yaitu Jakarta Film Fund. Tim program Jakarta Film Week memilih lima ide cerita film pendek yang kemudian melewati proses mentoring, movielab penyutradaraan, penulisan naskah dan penyuntingan gambar.

Semua film ikut ditayangkan pada saat festival berlangsung, di CGV Grand Indonesia. Program lain yang diselenggarakan selama Jakarta Film Week antara lain Masterclass untuk pekerja film profesional. Diadakan secara daring pada 20 November 2021, dengan narasumber Mmabatho Kau dan Sahana Kamath.

Hadir juga program Talks dan Community, masing-masing akan diadakan dua sesi. Talks sesi pertama diadakan pada Sabtu, 20 November 2021, pukul 15.00 WIB, secara offline di Ashley Hotel, Jakarta dan online, dengan tema Tren Investasi dan Antusiasme Audiens Pasca.(EH).