Beranda blog Halaman 224

Heboh! Diduga Usai Santap Ikan Hiu  Siswa SDN 12 Ketapang Keracunan dari Program MBG

0
Kasus keracunan massal kembali mencuat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sejumlah siswa SDN 12 Benua Kayong dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu ikan hiu yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kasus keracunan massal kembali mencuat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sejumlah siswa SDN 12 Benua Kayong dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu ikan hiu yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Indek News, Ketapang, Kalbar – Kasus keracunan massal kembali mencuat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Sejumlah siswa SDN 12 Benua Kayong dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu ikan hiu yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Regional MBG Kalbar, Agus Kurniawi, menegaskan peristiwa ini terjadi akibat keteledoran ahli gizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyebut pemilihan ikan hiu sebagai menu MBG merupakan keputusan yang tidak tepat dan berisiko.

“Soal menu ikan hiu, itu murni kesalahan dari tim SPPG. Mereka tidak teliti memilih menu. Ikan hiu memang dibeli dari TPI Rangga Sentap sebagai produk lokal, namun tidak lazim dikonsumsi anak-anak,” ujar Agus saat ditemui wartawan, Rabu (24/9/2025).

Agus menjelaskan, ikan hiu jarang dikonsumsi dalam menu harian siswa. Selain berisiko mengandung merkuri, hidangan tersebut juga dinilai tidak sesuai standar gizi yang seharusnya diterapkan.

“Seharusnya menu MBG memenuhi komposisi 30 persen protein, 40 persen karbohidrat, dan 30 persen serat. Namun dalam praktiknya terjadi pengabaian standar. Ahli gizi yang menyusun menu ini sudah meminta maaf dan mengakui keteledoran,” tegas Agus.

Jika hasil investigasi membuktikan bahwa makanan dari MBG menjadi penyebab keracunan, dapur SPPG yang berada di bawah Yayasan Adinda Karunia Ilahi akan ditutup permanen.

“Kepala SPPG sudah kami nonaktifkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kalau terbukti, dapur akan ditutup. Kalau tidak, tetap akan ada evaluasi menyeluruh,” jelas Agus.

Agus juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta berjanji kasus serupa tidak akan terulang.

“Kami berkomitmen menerapkan zero accident. Peristiwa ini akan dijadikan evaluasi agar tidak terjadi lagi di seluruh SPPG di Kalbar,” katanya usai menjenguk korban di RSUD dr. Agoesdjam.

Diketahui, Kalimantan Barat memiliki 211 dapur SPPG yang tersebar di 14 kabupaten/kota dengan total penerima manfaat mencapai 498.875 jiwa. Di Ketapang sendiri terdapat 22 dapur SPPG dengan kapasitas 2.000–3.500 penerima manfaat per dapur. Ke depan, kapasitas itu akan dibatasi maksimal 2.000 jiwa untuk menjaga kualitas layanan.

“Harapannya kualitas pelayanan meningkat. Untuk menghindari makanan basi, masakan pagi akan dimulai sejak subuh pukul 03.00 WIB,” tutup Agus.(*)

Markas Judi Online di Rawa Lele Digerebek, 2 Orang Ditangkap

0
Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang pemilik dan admin situs judi online (judol) yang sudah beroperasi selama tiga bulan terakhir.
Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang pemilik dan admin situs judi online (judol) yang sudah beroperasi selama tiga bulan terakhir.
Indeks News – Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang pemilik dan admin situs judi online (judol) yang sudah beroperasi selama tiga bulan terakhir. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan patroli siber, pada Rabu (17/9/2025).

Markas judi online di Rawa Lele digerebek, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedy Aditya Bennyahdi, mengatakan kedua tersangka berinisial N dan R.

Mereka ditangkap di sebuah ruko di kawasan Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, yang dijadikan markas pengelolaan situs judi online tersebut.

“Modus operandi para pelaku yaitu menyebarkan nomor telepon secara acak dengan chat spam, sambil mempromosikan situs-situs judi online yang mereka kelola. Beberapa website itu antara lain Harta77, Mwin, Jiwa4D, Gudang Toto, Mega88, dan Ares77,” ungkap Twedy dalam konferensi pers, Kamis (25/9/2025).

Dalam jaringan itu, tersangka N berperan sebagai pemilik sekaligus pembuat situs, sementara R bertugas sebagai admin.

Untuk bisa bermain, pengguna diwajibkan mendaftarkan akun dan mentransfer sejumlah dana sebagai deposit. Uang kemudian dikelola melalui situs-situs yang dibuat para pelaku.

Selama beroperasi tiga bulan, polisi mencatat perputaran uang mencapai Rp100 juta, dengan pemasukan harian sekitar Rp1,5 juta. dari pendaftaran akun baru.

Twedy menambahkan, motif kedua tersangka adalah faktor ekonomi. “Mereka mengaku membuat website ini untuk keperluan pribadi, motif ekonomi semata. Tidak ada kaitan dengan jaringan atau situs judi online lainnya,” jelasnya.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Barat bersama sejumlah barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Lagi-lagi! MBG Bermasalah, 25 Siswa dan Guru Keracunan di Ketapang, Ikan Hiu Diduga Biang Keladi

0
Kembali lagi MBG bermasalah, Sebanyak 25 orang terdiri dari 24 siswa dan seorang guru SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kembali lagi MBG bermasalah, Sebanyak 25 orang terdiri dari 24 siswa dan seorang guru SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Indek News, Ketapang, Kalbar – Kembali lagi MBG bermasalah, Sebanyak 25 orang terdiri dari 24 siswa dan seorang guru SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang, dr. Feria Kowira, mengungkapkan korban diduga keracunan setelah mengonsumsi menu ikan hiu goreng yang berpotensi mengandung merkuri.

“Ada penambahan delapan pasien tadi malam. Sehingga total yang ditangani menjadi 25 orang,” kata Feria, Kamis (25/9/2025).

Feria menambahkan, sebanyak 22 pasien sudah membaik dan dipulangkan. Namun, tiga pasien masih dirawat di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang dengan keluhan demam, sakit perut, dan mual.

Sementara itu, Kepala Regional MBG Kalbar, Agus Kurniawi, menyesalkan adanya menu ikan hiu dalam program tersebut. Menurutnya, hal itu murni keteledoran pihak penyedia.

“Soal menu ikan hiu, itu murni kesalahan SPPG kami yang tidak teliti. Ikan hiu jarang dikonsumsi anak-anak dan bisa mengandung merkuri,” ujarnya.

Agus menegaskan, menu ikan hiu tidak lazim digunakan dalam program MBG. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

 

 

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Megathrust M8,8 dan Tsunami di Yogyakarta, Warga Diminta Segera Siaga

0
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wilayah rawan gempa bumi dan tsunami. Potensi megathrust di selatan Jawa disebut bisa mencapai magnitudo M8,8 yang berisiko memicu tsunami besar.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wilayah rawan gempa bumi dan tsunami. Potensi megathrust di selatan Jawa disebut bisa mencapai magnitudo M8,8 yang berisiko memicu tsunami besar.

Indek News, Yogyakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai wilayah rawan gempa bumi dan tsunami. Potensi megathrust di selatan Jawa disebut bisa mencapai magnitudo M8,8 yang berisiko memicu tsunami besar.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menegaskan, ancaman gempa megathust ini harus diantisipasi secara serius. “Ancaman ini nyata dan bisa terjadi tiba-tiba. Karena itu, kesiapsiagaan harus terus diperkuat,” kata Dwikorita dalam keterangan tertulis saat membuka Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) di Kulon Progo, Selasa (23/9).

Dalam sepuluh tahun terakhir Aktivitas Seismik Tinggi di DIY, tercatat 114 gempa bumi berkekuatan di atas magnitudo 5 di wilayah DIY, dua di antaranya menimbulkan kerusakan. Selain itu, terdapat 44 gempa yang dirasakan langsung masyarakat.

Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia (PUSGEN) 2017, zona megathrust di selatan Jawa berpotensi memicu gempa hingga M8,8. Jika terjadi, guncangan besar itu dapat disertai tsunami dengan dampak luas.

Dwikorita menyoroti posisi strategis Kulon Progo yang berada di pesisir selatan DIY sekaligus menjadi pintu gerbang wisata Yogyakarta karena adanya Yogyakarta International Airport (YIA).

“YIA adalah satu-satunya bandara di Indonesia, bahkan Asia Tenggara, yang sejak awal dirancang khusus menghadapi ancaman gempa megathrust dan tsunami,” ujarnya.

Dengan desain tangguh bencana, kata Dwikorita, YIA menjadi simbol kesiapsiagaan sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan dan investor terhadap keamanan DIY.

Untuk memperkuat mitigasi, BMKG menjalankan program Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami, Masyarakat Siaga Tsunami, hingga BMKG Goes To School. Hingga kini, enam desa di DIY telah diakui sebagai Masyarakat Siaga Tsunami. Sementara program edukasi kebencanaan di sekolah sudah menjangkau 166 sekolah dengan lebih dari 20 ribu peserta.

BMKG juga mendorong implementasi 12 Indikator Tsunami Ready yang ditetapkan UNESCO-IOC, mulai dari pembangunan rambu evakuasi, penyusunan peta bahaya tsunami, hingga rencana kontinjensi.

“Jika indikator tersebut dipenuhi, target zero victim bukan mustahil tercapai. Kuncinya sinergi pemerintah, masyarakat, dan swasta dalam membangun kesiapsiagaan berkelanjutan,” tutur Dwikorita.

Kesiapsiagaan Jadi Kunci

Dwikorita menegaskan Kesiapsiagaan Jadi Kunci, meskipun bencana tidak dapat dicegah, dampaknya bisa diminimalkan.
“Dengan kesiapsiagaan, kita tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memastikan pembangunan dan pariwisata tetap berkelanjutan,” tandasnya.(*)

 

 

Film Tumbal Darah 2025 Rilis Trailer dan Poster, Sallum Key Gunakan Prostetik Selama 3 Bulan.

0
Tumbal Darah
Martino Lio - Sallum Key - Dony alamsyah / Foti: Eny
Tumbal Darah film horor-thriller-aksi besutan MAGMA Entertainment bersama Wahana Kreator dan Sinemaku Pictures merilis official trailer dan poster yang akan menjadi film paling brutal tahun ini yang disutradarai oleh Charles Gozali, film yang siap menguji nyali penonton ini akan meneror bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025.

Kredibilitas film Tumbal Darah ini sudah teruji. Setelah sukses meneror penonton di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024 hingga full house dan menuai pujian atas intensitasnya, Tumbal Darah kini siap menghantui penonton di seluruh negeri.

Trailer Tumbal Darah berdurasi dua menit ini menyeret penonton ke dalam perjuangan hidup dan mati Jefri (Marthino Lio), seorang penagih utang yang rela melakukan apa saja demi istrinya, Ella (Sallum Ratu Ke). Namun, harapannya akan keselamatan justru membawanya ke sebuah rumah bersalin terkutuk—tempat di mana tangis bayi digantikan jeritan maut, dan darah menjadi satu-satunya tebusan.

Tumbal Darah
Foto: Eny

“Tumbal Darah adalah tentang neraka personal. Ini bukan sekadar horor-aksi, tapi juga drama tentang seberapa jauh cinta akan membawamu berkorban untuk keluar dari neraka ciptaanmu sendiri.” kata sutradara Charles Gozali saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Rabu (24/9/2025)

Poster resminya memperlihatkan esensi film dalam satu gambar yang mengganggu. Ella (Sallum) ditarik paksa oleh tangan-tangan iblis dari balik pintu, sementara Jefri (Marthino) di sisi lain hanya bisa menatap dengan horor, tak berdaya. Sebuah gambaran sempurna dari pertarungan brutal yang menguras emosi dan adrenalin.

Marthino Lio mengaku perannya sebagai Jefri adalah sebuah tantangan ekstrem. “Saya harus menyelami mimpi buruk seorang suami yang terpojok. Charles Gozali selalu mendorong aktornya ke batas kemampuan, dan hasilnya adalah intensitas yang nyata di layar.”

Tumbal Darah
Sallum Ratu Key / Foto: eny

Artis Sallum Key berperan sebagai karakter Ella dalam film terbaru garapan Charles Gozali berjudul Tumbal Darah ini adalah proyek yang monumental. Ella diceritakan sebagai istri seorang penagih utang bernama Jefri (Marthino Lio) yang sedang hamil. Untuk mendalami perannya, Sallum mengaku harus menaikkan berat badan hingga delapan kilogram dan Sallum juga belajar menggunakan prostetik agar penampilannya semakin meyakinkan.

“Terlibat dalam film dengan skala dan cerita sekuat ini adalah pengalaman luar biasa. Ella membawa beban emosional yang berat, dan saya tidak sabar penonton merasakannya.”ujar Sallum Key.

“Aku sekurus ini, tapi waktu tahu bakal jadi ibu hamil, jadi harus digemukin lagi. Berat badanku naik 8 kilogram, dari 43 ke 51 kilogram. Aku belajar pakai prostetik, dan sampai kakiku membengkak. Cukup heran, ternyata ibu hamil sebegitunya ya. Jadi makin bangga sama perjuangan ibu-ibu. Aku kenakan  prostetik selama tiga bulan, baik saat reading, workshop, hingga latihan aksi.”tutupnya.

Tumbal Darah
Martino Lio – Sallum Key – Dony alamsyah / Foti: Eny

Film ini melibatkan Sallum Key dan Marthino Lio, film ini juga dibintangi Agla Artalidia, Donny Alamsyah, Aksara Dena, Rania Putrisari, Epy Kusnandar, Leo Maitimu, dan Salsabila Zahra.

Beranikah Anda membayar harga untuk keluar dari neraka? Tumbal Darah, yang juga dibintangi oleh Donny Alamsyah, Agla Artalidia, dan Epy Kusnandar, akan menagih jawabannya di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025.

KPK Langsung Tangkap Direktur PT WA Terkait Suap MA

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Direktur PT Wahana Adyawarna (WA), Menas Erwin Djohansyah, sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Direktur PT Wahana Adyawarna (WA), Menas Erwin Djohansyah, sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Indeks News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Direktur PT Wahana Adyawarna (WA), Menas Erwin Djohansyah, sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan penangkapan tersebut, Rabu (24/9/2025) malam. “Ya,” kata Asep singkat.

Pengacara Menas, Elfano Eneilmy, juga mengonfirmasi kliennya dijemput penyidik di rumah keluarga. “Benar, beliau dijemput hari ini,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Nama Menas sebelumnya tercantum dalam dakwaan jaksa KPK terhadap mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan sebagai pemberi gratifikasi. Menas diduga memberikan fasilitas penginapan mewah kepada Hasbi, antara lain:

– Fraser Residence Menteng (5 April – 5 Juli 2021) kamar apartemen senilai Rp120,1 juta.

– The Hermitage Hotel (24 Juni – 21 November 2021) dua kamar suite senilai Rp240,54 juta.

– Novotel Cikini (21 November 2021 – 22 Februari 2022) kamar executive suite senilai Rp162,7 juta.

Total fasilitas mencapai lebih dari Rp523 juta, yang menurut jaksa berkaitan dengan pengurusan perkara di MA.

KPK hingga kini belum membeberkan secara detail konstruksi kasus dan peran Menas dalam suap terhadap Hasbi Hasan.

Dewi Kartika Menyoroti  Menhut Raja Juli Antoni soal Konflik Agraria Perhutani di Cilacap

0
Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, melayangkan kritik terhadap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang dinilai belum mampu menyelesaikan konflik agraria yang menahun.
Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, melayangkan kritik terhadap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang dinilai belum mampu menyelesaikan konflik agraria yang menahun.
Indeks News – Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, melayangkan kritik terhadap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang dinilai belum mampu menyelesaikan konflik agraria yang menahun.

Dewi Kartika menyebut banyak aduan masyarakat terkait sengketa tanah yang hingga kini tak ditangani pemerintah.

Kritik tersebut disampaikan Dewi Kartika dalam audiensi bersama pimpinan DPR RI dan perwakilan pemerintah di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Rapat itu juga dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa.

Dalam forum itu, Dewi Kartika memaparkan sejumlah data konflik agraria dan kasus kekerasan yang menimpa petani. Ia mencontohkan konflik lahan pertanian dengan BUMN Perum Perhutani di Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah, yang tak kunjung terselesaikan meski sudah berlangsung puluhan tahun.

“Bapak Raja Juli, akhirnya kita bisa bertemu lagi. Saya pernah mengajak Bapak ke Desa Bulupayung. Itu adalah konflik agraria puluhan tahun dengan Perhutani,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, sengketa lahan tersebut meliputi sekitar 9.000 hektar tanah pertanian produktif yang sesungguhnya menjadi lumbung pangan nasional. Namun, Perhutani tetap mengklaim lahan tersebut sebagai kawasan hutan.

“Saya tunjukkan ke Pak Raja Juli, mana ada hutan di sana? Kenapa tanah-tanah pertanian produktif yang dikerjakan kaum tani itu tidak kunjung dibebaskan dari klaim Perhutani?” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut telah menyulitkan petani maupun pemerintah daerah. Salah satu dampaknya adalah infrastruktur jalan tidak bisa dibangun karena status lahan masih dianggap kawasan hutan. Akibatnya, akses petani untuk mengangkut hasil panen terhambat.

“Program-program untuk petani tidak bisa masuk karena selalu alasannya ini masih klaim Perhutani, masih PTPN, masih kawasan hutan, atau masih di dalam HGU,” lanjut Dewi.

Menanggapi kritik tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengaku telah meninjau langsung lahan konflik di Cilacap.

Ia menyatakan pemerintah sebenarnya telah berusaha melepaskan lahan pertanian itu dari kawasan hutan, tetapi prosesnya masih menemui jalan buntu.

“Karena memang ada macet di Perhutani. Jadi kehutanan Perhutani ini menjadi satu kunci penting,” kata Raja Juli di hadapan peserta audiensi.

Konflik lahan antara petani dan perusahaan negara seperti Perhutani memang menjadi salah satu masalah agraria yang terus berulang.

Dewi menegaskan penyelesaiannya membutuhkan komitmen politik serius dari pemerintah agar lahan yang dikelola rakyat tidak terus-menerus dikekang oleh status hukum yang tumpang tindih.

Titiek Soeharto Tepis Arahan Jokowi: Fokus 5 Tahun, Bukan Bicara Dua Periode

0
Ketua Komisi IV DPR RI yang juga politisi Partai Gerindra, Titiek Soeharto, angkat bicara terkait pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengarahkan relawannya untuk mendukung pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dua periode.
Ketua Komisi IV DPR RI yang juga politisi Partai Gerindra, Titiek Soeharto, angkat bicara terkait pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengarahkan relawannya untuk mendukung pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dua periode.
Indeks News – Ketua Komisi IV DPR RI yang juga politisi Partai Gerindra, Titiek Soeharto, angkat bicara terkait pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengarahkan relawannya untuk mendukung pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dua periode.

Titiek Soeharto menilai pembicaraan mengenai calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2029 masih terlalu dini.

Menurutnya, publik sebaiknya memberi kesempatan kepada Prabowo untuk bekerja menyejahterakan rakyat selama lima tahun ke depan, sebelum memikirkan kontestasi politik berikutnya.

“Ah, itu nanti aja selesai dulu, ini baru setahun,” kata Titiek Soeharto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan pemerintahan berjalan optimal, bukan membicarakan kelanjutan periode berikutnya.

“Selesaikan lima tahun dulu, kita buktikan bahwa Pak Prabowo bisa menyejahterakan bangsa ini,” ujarnya.

Titiek bahkan menyebut, kemungkinan besar Prabowo sendiri belum menaruh perhatian pada wacana Pilpres 2029.

“Bapak juga belum memikirkan kali ya, lima tahun berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Jokowi sebelumnya secara terbuka menyatakan dirinya telah lama mengarahkan relawan untuk mendukung Prabowo-Gibran menjabat dua periode. Arahan itu disampaikan antara lain kepada Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP).

“Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode),” kata Jokowi, seperti dikutip dari detikJateng, Jumat (19/9).

Jokowi juga kembali menegaskan posisinya: “Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode.”

Namun saat ditanya apakah Prabowo-Gibran akan benar-benar maju kembali di Pilpres 2029, Jokowi memilih tidak memberi jawaban tegas. Ia hanya menekankan bahwa arahannya sebatas kepada relawan.

“Bapak dukung dua periode? Saya sampaikan itu ke relawan. Karena ada yang bertanya mereka,” pungkas Jokowi.

Politik Pangan Dinilai Tak Adil, Massa Demo Hari Tani di DPR Mendesak Perubahan

0
Ribuan massa dari berbagai kelompok tani menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Mereka menuntut pemerintah dan parlemen menata ulang politik pangan agar lebih berpihak pada petani dan nelayan sebagai produsen utama pangan nasional.
Ribuan massa dari berbagai kelompok tani menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Mereka menuntut pemerintah dan parlemen menata ulang politik pangan agar lebih berpihak pada petani dan nelayan sebagai produsen utama pangan nasional.
Indek News, Jakarta – Ribuan massa dari berbagai kelompok tani menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Mereka menuntut pemerintah dan parlemen menata ulang politik pangan agar lebih berpihak pada petani dan nelayan sebagai produsen utama pangan nasional.

Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, menegaskan bahwa arah kebijakan pangan saat ini lebih menguntungkan korporasi besar. Menurutnya, hal ini tampak dari proyek Food Estate dengan sistem monokultur yang dinilai mengakuisisi lahan masyarakat.

“Pada aksi Hari Tani Nasional ini, kami menyikapi kebijakan yang berkaitan dengan politik pangan nasional kita. Sebab, sumber pangan kita masih diarahkan oleh korporatisasi pertanian skala besar, seperti Food Estate dengan sistem monokulturnya yang mengakuisisi lahan,” kata Dewi.

Dewi juga menyoroti corak politik pangan nasional yang menurutnya bercorak militeristik. Ia menilai pelibatan TNI dalam program pangan justru menambah tekanan terhadap petani.

“Seharusnya petani dan nelayan ditempatkan sebagai produsen pangan utama, bukan malah dikalahkan oleh kepentingan korporasi. Corak politik ekonomi pangan yang seperti itu membahayakan kaum tani atau nelayan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan konflik lahan antara petani anggota KPA dengan salah satu BUMN perkebunan, PTPN. Dalam kasus tersebut, petani disebut dipaksa menjadi buruh setelah TNI masuk kampung dan membuat kerja sama dengan perusahaan.

“Misalnya di banyak anggota KPA yang berkonflik dengan PTPN, itu TNI masuk kampung dengan melakukan MoU dengan PTPN. Lalu petaninya dipaksa menjadi buruh di perusahaan pangan yang didorong pemerintah lewat program ketahanan pangan,” beber Dewi.

Massa aksi yang hadir terdiri dari kelompok petani berbagai daerah mendesak pada DPR dan Pemerintah Mereka berharap aspirasi tidak hanya berhenti di jalan, tetapi juga mendapat perhatian serius dari pejabat terkait.

“Kami bersama serikat petani tidak anti-dialog, sudah berdialog dengan banyak kementerian. Tapi sampai hari ini menteri itu tidak kunjung konkret mempercepat reforma agraria. Kami berharap pimpinan DPR mendesak Menteri Agraria, Kehutanan, Desa, dan kementerian lain yang berkaitan dengan pertanian agar mau mendengar langsung aspirasi kami,” ujarnya.

Aksi Hari Tani Nasional berlangsung hingga siang hari. Massa membawa spanduk dan orasi bergantian di depan Gedung DPR/MPR. Beberapa peserta bahkan melakukan aksi teatrikal, termasuk mengecor tubuh sebagai simbol protes keras terhadap kebijakan pangan.

Akibat aksi ini, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke DPR dialihkan. Polisi berjaga untuk memastikan kelancaran demonstrasi dan pengendalian lalu lintas di sekitar lokasi.(*)

Cak Imin Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Meski Kasus Keracunan Ribuan Siswa

0
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa hingga kini tidak ada wacana penghentian MBG.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa hingga kini tidak ada wacana penghentian MBG.
Indeks News – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa hingga kini tidak ada wacana penghentian MBG.

Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan meski kasus keracunan penerima program ini semakin marak.

“Tidak ada rencana penyetopan. Saya belum mendengar,” kata Cak Imin di Gedung DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Cak Imin yang juga Ketua Umum PKB berharap maraknya kasus keracunan justru menjadi bahan evaluasi program MBG ke depan. Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penanggung jawab agar menuntaskan persoalan secara serius.

“Tentu saya minta kepada BGN untuk benar-benar menuntaskan problem-problem yang nyata-nyata ada,” tegasnya.

Menjawab usulan agar program MBG dialihkan ke orang tua siswa, Cak Imin memilih diplomatis. Menurutnya, kewenangan penuh ada di BGN.

“Itu terserah BGN. Mereka lebih tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) M Qodari mengakui adanya perbedaan jumlah kasus keracunan MBG yang dicatat oleh tiga instansi pemerintah.

Berdasarkan data per 10 September 2025, versi MBG mencatat 5.080 penerima keracunan dari 46 kasus, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 5.207 penerima dari 60 kasus, sedangkan BPOM mencatat 55 kasus dengan 5.320 penderita.

Qodari menekankan masyarakat tidak perlu mempersoalkan perbedaan data tersebut. Menurutnya, ketiga instansi mencatat karena sama-sama menaruh perhatian besar pada peristiwa itu.

“Intinya pemerintah memberi perhatian penuh pada kasus ini,” kata Qodari di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).