Beranda blog Halaman 228

CISDI Desak Prabowo Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dugaan 5.626 Keracunan Makanan

0
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan moratorium atau penghentian sementara program tersebut.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan moratorium atau penghentian sementara program tersebut.
Jakarta, IndekNews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan moratorium atau penghentian sementara program tersebut.

Desakan muncul setelah tercatat 5.626 kasus keracunan makanan menimpa siswa dan guru di 17 provinsi sejak MBG diluncurkan pada Januari 2025. Menurut CEO CISDI, Diah Saminarsih, jumlah ini ibarat fenomena gunung es karena pemerintah belum memiliki sistem pelaporan publik yang transparan.

“Program MBG dilaksanakan terburu-buru demi target 82,9 juta penerima manfaat. Dampaknya, tata kelola, keamanan pangan, hingga pengawasan kualitas gizi tidak tertata dengan baik,” ujar Diah

Selain keracunan, CISDI menilai menu MBG di banyak sekolah dipenuhi pangan ultra-proses tinggi gula, garam, dan lemak. Kondisi ini dikhawatirkan berisiko memicu obesitas dan kontraproduktif terhadap tujuan awal MBG.

Sejumlah lembaga seperti Indef, TII, dan CIPS juga menyerukan penghentian sementara. Mereka menyoroti lemahnya regulasi, potensi beban APBN, hingga risiko korupsi anggaran yang sudah mencapai puluhan triliun rupiah.

CISDI menegaskan, moratorium perlu dilakukan agar pemerintah bisa mengevaluasi menyeluruh, memperbaiki tata kelola, serta memastikan hak anak untuk mendapatkan makanan sehat dan aman benar-benar terpenuhi.

Desakan menghentikan program MBG juga disampaikan oleh peneliti dan analis kebijakan Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Jimmy Daniel Berlianto. Ia menilai penghentian sementara diperlukan agar pemerintah bisa fokus memperbaiki tata kelola dan merancang desain program yang jelas berbasis bukti.

“Penting bagi pemerintah untuk menghentikan sementara dan mengevaluasi jalannya Program MBG. Setelah lebih dari 6 bulan berjalan tanpa tata kelola yang jelas, ambisi untuk terus meningkatkan penerima secara drastis sampai 82,9 juta orang berisiko memperparah skala kasus yang sudah terjadi, seperti keracunan dan konsumsi pangan ultraolahan,” kata Jimmy Ahad, 21 September 2025.

Hasil penelitian CIPS menemukan sejumlah masalah yang menghambat efektivitas program ini. CIPS mencatat belum ada kerangka regulasi yang menjadi payung hukum bagi program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Hingga kini, MBG tidak diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) maupun Peraturan Presiden (Perpres). Kekosongan hukum ini dinilai membuat pembagian peran antar lembaga tidak jelas.

Ia menilai tambahan anggaran itu belum tentu memberikan dampak sesuai harapan. Tanpa tata kelola yang matang sejak awal, MBG justru berpotensi memperbesar risiko, mulai dari kasus keracunan, keterlambatan distribusi di daerah 3T, hingga masalah gizi akibat penggunaan pangan ultraolahan.

Jimmy menambahkan, peningkatan anggaran seharusnya diikuti efektivitas program. Namun efektivitas itu belum terbukti sejak MBG resmi berjalan pada Januari 2025. Per Agustus, serapan anggaran baru sekitar Rp 8 triliun, atau rata-rata Rp 1,14 triliun per bulan.

Sebelumnya, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) merilis hasil pemantauan terbaru soal kasus keracunan massal yang diduga berasal dari program MBG. Hingga pertengahan September 2025, organisasi ini mencatat sedikitnya 5.360 anak di berbagai daerah mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program pemerintah tersebut.

“Jumlah ini bisa dipastikan lebih besar, sebab banyak sekolah dan pemerintah daerah justru memilih menutupi kasus,” kata Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, dalam keterangan tertulis yang diterima dan dilansir dari Tempo

Ubaid menilai temuan tersebut menjadi bukti kegagalan tata kelola MBG yang dikendalikan Badan Gizi Nasional (BGN). “Kalau hanya sekali, mungkin bisa disebut kesalahan teknis. Tapi bila ribuan anak menjadi korban di banyak tempat, ini jelas kesalahan sistemik,” ujarnya.(*)

 

Bahlil Minta Kader Golkar Wajib Kawal Program Pemerintahan Prabowo

0
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta para kader Golkar di seluruh Indonesia untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Fransiskus Adhiyuda).
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta para kader Golkar di seluruh Indonesia untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Fransiskus Adhiyuda).
Indeks News – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta para kader Golkar di seluruh Indonesia untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami meminta untuk menyukseskan program-program Bapak Presiden terkait dengan Makanan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih. Kemudian hilirisasi, kedaulatan energi, kedaulatan pangan, dan semua yang menjadi program pemerintah,” kata Bahlil usai memimpin Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Golkar di Jakarta, Senin malam.

Bahlil menegaskan Golkar adalah partai pendukung pemerintah. Saat ini Golkar memiliki 102 kursi di DPR RI dan hampir 3.000 kursi di DPRD provinsi serta kabupaten/kota.

Dengan modal politik tersebut, ia meminta kader Golkar menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Lebih lanjut, Bahlil juga meminta kepada kader Golkar yang menduduki jabatan di pemerintahan daerah agar menyusun program dan anggaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di samping itu kami juga meminta kepada teman-teman bahwa dalam proses penyusunan APBD, anggaran harus betul-betul sebanyak-banyaknya bisa langsung tersentuh langsung kepada rakyat,” ujarnya.

Menteri ESDM itu menuturkan, bimtek ini dihadiri oleh kader Golkar yang duduk di DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta perwakilan dari Golkar se-Indonesia.

“Tujuannya adalah kita meminta kepada seluruh anggota DPR, Kabupaten Kota dan Provinsi, harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat ketika ada aspirasi yang tidak mau disampaikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga berpesan agar kader Golkar peka terhadap kondisi masyarakat dan tidak melakukan perbuatan maupun tindakan yang bisa menyakiti hati rakyat.

“Saya juga meminta agar kita harus peka dengan kondisi masyarakat yang ada sekarang. Harus kita berada di tengah-tengah masyarakat dan kita hidupnya juga harus bisa melakukan penyesuaian,” tuturnya.

Dana Pemda Mengendap Mencapai Rp 233 Triliun

0
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mencatat uang milik pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di perbankan mencapai Rp233,11 triliun per Agustus 2025. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp192,57 triliun. (Foto: Dok. Antara)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mencatat uang milik pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di perbankan mencapai Rp233,11 triliun per Agustus 2025. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp192,57 triliun. (Foto: Dok. Antara)
Indeks News – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mencatat uang milik pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di perbankan mencapai Rp233,11 triliun per Agustus 2025. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp192,57 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, lonjakan dana pemda mengendap tersebut terjadi karena transfer ke daerah dari pemerintah pusat tetap tinggi, namun realisasi belanja daerah masih rendah.

“Transfer tetap tinggi, belanjanya agak perlambatan sehingga dana Pemda di perbankan terjadi peningkatan,” ujar Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa periode Agustus 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta.

Ia menambahkan, posisi dana pemda di perbankan saat ini merupakan yang tertinggi sejak 2021.

Pemerintah berharap pemda segera mempercepat belanja agar APBD bisa memberi stimulus ekonomi bersama APBN.

“Jadi kita berharap bahwa daerah akan terus mendorong akselerasi belanja agar APBD mampu memberikan stimulus bagi perekonomian di daerah bersama-sama dengan APBN,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenkeu, dana mengendap pemda di perbankan pada Agustus 2021 tercatat Rp178,95 triliun. Angka itu naik menjadi Rp203,42 triliun pada Agustus 2022, lalu turun tipis ke Rp201,31 triliun pada Agustus 2023.

Setahun kemudian, pada Agustus 2024, kembali turun ke Rp192,57 triliun. Namun pada Agustus 2025 melonjak hingga Rp233,11 triliun.

Adapun sebaran dana pemda di perbankan per Agustus 2025 adalah sebagai berikut:

1. Jawa: Rp84,77 triliun (119 pemda)

2. Kalimantan: Rp51,34 triliun (61 pemda)

3. Sumatera: Rp43,63 triliun (164 pemda)

4. Sulawesi: Rp19,27 triliun (87 pemda)

5. Maluku dan Papua: Rp17,34 triliun (67 pemda)

6. Bali dan Nusa Tenggara: Rp16,75 triliun (44 pemda)

Pemerintah berharap pemerintah daerah mempercepat belanja APBD dalam tiga bulan ke depan agar dapat menjadi stimulus ekonomi, bersinergi dengan APBN, tandasnya.

Film Tukar Takdir 2025 Merilis Official Trailer Ketika Nicholas Saputra Dihukum Rasa Bersalah.

0
Tukar Takdir
Tukar Takdir karya Mouly Surya sebuah film drama petaka pesawat persembahan Starvision dan Cinesurya, bekerja sama dengan Legacy Pictures, yang akan tayang di bioskop mulai 2 Oktober 2025.

Menjelang tayang, film Tukar Takdir ini merilis official trailer yang mengikuti kisah Rawa (Nicholas Saputra), satu-satunya penumpang pesawat yang selamat dari petaka Jakarta Airways 79.

Dalam Tukar Takdir  Penerbangan Jakarta Airways 79 hilang kontak dan ketika ditemukan, Rawa adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma. Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat, Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, Zahra (Adhisty Zara) dan istri penumpang yang bertukar tempat duduk dengannya, Dita (Marsha Timothy).

Tukar Takdir

Official trailer Tukar Takdir mengikuti perjalanan Nicholas Saputra sebagai Rawa yang justru dihukum rasa bersalah. Ia selalu memendam pertanyaan mengapa hanya dirinya yang selamat. Hukuman rasa bersalah itu semakin bertambah saat ia bertemu dengan keluarga dari para korban Jakarta Airways 79 seperti Dita yang meluapkan amarah, serta Zahra yang masih terus berduka.

Namun, di antara perasaan-perasaan itu, ada yang janggal. Simpati yang berujung pada empati, dan pada akhirnya membawa sepercik romansa. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Valiant Budi, film Tukar Takdir akan menjadi sajian segar dan baru untuk perfilman Indonesia yang mengangkat tentang drama petaka pesawat. Sebuah tema cerita yang relevan dengan penonton Indonesia, dan belum banyak dieksplorasi oleh sineas Indonesia.

“Tukar Takdir hadir dengan genre yang baru di perfilman Indonesia. Pesawat tentunya menjadi transportasi umum yang sudah sangat familiar dengan kita, termasuk berbagai peristiwa yang terjadi, di antaranya petaka yang merenggut korban jiwa. Membuat film drama petaka pesawat tentunya bukan hal yang mudah. Semoga karya ini bisa menjadi cerminan baru bagi kita, melalui pergulatan emosi dari para karakternya yang harus menghadapi trauma dan melanjutkan kehidupan,” ujar produser Tukar Takdir Chand Parwez Servia.

Tukar Takdir

Diproyeksikan untuk diproduksi sejak 2019, film Tukar Takdir akhirnya rilis tahun ini. Film ini juga terpilih untuk menjadi bagian dari Asian Contents & Film Market (ACFM), yang menjadi bagian dari Busan International Film Festival (BIFF) 2025. ACFM akan berlangsung pada 20–23 September 2025.

ACFM adalah pasar konten komprehensif utama di Asia yang menjadi platform bagi film, serial, animasi, publikasi, webtoon, novel web, dan konten berbasis AI dipamerkan dan diperdagangkan. Diadakan setiap tahun bersamaan dengan BIFF, ACFM mengumpulkan kreator, pembeli, produser, agen penjualan, dan investor global untuk berbagi wawasan industri terbaru dan membangun kemitraan bisnis strategis.

“Film ini hadir dengan genre berbeda, dan semoga juga menjadi kontribusi kami untuk perfilman Indonesia yang saat ini tengah bertumbuh baik dan sudah bisa menerima karya-karya yang baru dan segar. Semoga juga diterima oleh banyak penonton saat tayang di bioskop Indonesia,” tambah produser Tukar Takdir Rama Adi.

Tukar Takdir

Penulis dan sutradara Tukar Takdir Mouly Surya mengungkapkan, ia memang memiliki minat pada karya-karya bertema kecelakaan pesawat dan kasus-kasus yang terjadi di dunia penerbangan internasional. Meski demikian, Tukar Takdir menjadi sebuah karya yang benar-benar baru baginya.

“Film Tukar Takdir adalah karya yang baru bagi saya dan belum pernah dibuat sebelumnya. Selain drama petaka pesawat, ada drama yang kental dan melibatkan banyak karakter di dalamnya. Film ini juga berbicara tentang kedukaan, trauma, dan kesembuhan menuntun para karakternya untuk memiliki koneksi di tengah situasi putus asa,” ujar sutradara dan penulis Tukar Takdir Mouly Surya.

Nicholas Saputra, yang memerankan Rawa mengungkapkan cerita di film ini akan terasa sangat dekat dan meyakinkan. Melalui benang merah musibah, akan menjadi jalan penonton menaruh empati ke para karakternya.

“Cerita di film ini relate dengan banyak orang. Rawa adalah salah satu representasi orang yang berhadapan dengan musibah. Dan tokoh-tokoh lain di film ini juga pastinya akan merepresentasikan perasaan dan situasi yang juga banyak dialami oleh kita,” ujar Nicholas Saputra.

“Memerankan Dita bagi saya adalah karakter yang cukup berat. Dita merepresentasikan orang yang menghadapi musibah dan duka dengan kehidupan. Saya adalah salah satu orang yang takut dengan pembicaraan tentang petaka pesawat. Dengan film ini, ini menjadi salah satu cara untuk bisa mengatasi ketakutan, dengan cara menghadapinya,” tambah Marsha Timothy.

Film drama petaka pesawat  ini dibintangi oleh Nicholas Saputra, Marsha Timothy, Adhisty Zara, Meriam Bellina, Marcella Zalianty, Teddy Syach, Roy Sungkono, Ariyo Wahab, Revaldo, Hannah Al Rashid, Ayez Kassar, Devi Permatasari, Tora Sudiro, Ringgo Agus Rahman, Bagus Ade Saputra yang akan tayang mulai 2 Oktober 2025.

Sinopsis Penerbangan

Jakarta Airways 79 hilang kontak dan ketika ditemukan, RAWA (Nicholas Saputra) adalah satu-satunya penumpang yang selamat membawa pulang luka-luka dan trauma. Selain menjadi saksi dalam investigasi jatuhnya pesawat, Rawa juga menjadi penyambung duka maupun amarah putri tunggal dari pilot, ZAHRA (Adhisty Zara) dan istri penumpang yang bertukar tempat duduk dengannya, DITA (Marsha Timothy).

 

Prabowo: Pengakuan Palestina Langkah Benar dalam Sejarah

0
residen Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengakuan terhadap negara Palestina dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Senin (22/9/2025) waktu setempat atau Selasa (23/9/2025) WIB.
residen Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengakuan terhadap negara Palestina dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Senin (22/9/2025) waktu setempat atau Selasa (23/9/2025) WIB.
Indeks News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengakuan terhadap negara Palestina dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Senin (22/9/2025) waktu setempat atau Selasa (23/9/2025) WIB.

“Pengakuan terhadap negara Palestina adalah langkah di sisi yang benar dari sejarah. Kepada mereka yang masih ragu, sejarah tidak akan berhenti. Kita harus mengakui Palestina sekarang,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo Subianto Pentingnya Pengakuan Terhadap Negara Palestina

Prabowo mengecam segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil di Gaza. Ia menilai pertemuan di PBB itu menjadi momentum untuk mengambil tanggung jawab sejarah bukan hanya untuk Palestina, tetapi juga bagi masa depan Israel dan kredibilitas PBB.

“Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, rasa takut, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan bagi keluarga, umat manusia,” ucapnya.

Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian

Prabowo menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian.

Ia juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi, termasuk mengirim pasukan penjaga perdamaian.

“Wujudkan perdamaian segera. Kita membutuhkan perdamaian,” ujarnya menutup pidato.

Dalam KTT tersebut, sebanyak 33 pemimpin delegasi negara dan organisasi internasional, termasuk Uni Eropa dan Liga Arab, turut menyampaikan pandangan.

Prabowo hadir bersama Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, serta Wakil Tetap RI untuk PBB Umar Hadi.

Prabowo di PBB: Indonesia Desak Dunia Akui Palestina, Kecam Genosida Israel

0
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai Palestina dan solusi dua negara di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025) waktu setempat atau Selasa (23/9/2025) WIB.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai Palestina dan solusi dua negara di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025) waktu setempat atau Selasa (23/9/2025) WIB.
Indeks News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengecam genosida yang dilakukan militer Israel di Gaza dan mendesak dunia segera mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai Palestina dan solusi dua negara di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025) waktu setempat atau Selasa (23/9/2025) WIB.

“Kami mengecam seluruh bentuk kekerasan terhadap warga sipil yang tak bersalah. Indonesia sekali lagi menekankan komitmennya terhadap solusi dua negara. Itu adalah jalan menuju perdamaian,” kata Prabowo.

Ia menegaskan pengakuan Palestina menjadi pintu menuju perdamaian abadi. “Pengakuan itu harus dimaknai sebagai perdamaian nyata bagi seluruh pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung Deklarasi New York yang disahkan Majelis Umum PBB pada 12 September 2025.

Deklarasi itu berisi seruan gencatan senjata Israel-Hamas, pembentukan misi internasional di Gaza, akses bantuan kemanusiaan, perlindungan relawan, pemulihan peran UNRWA, serta rekonstruksi Gaza oleh Liga Arab dan OKI dengan dukungan Bank Dunia.

Deklarasi tersebut juga menegaskan pengakuan Palestina dengan batas wilayah sesuai Resolusi PBB 242 tahun 1967.

“Kita butuh perdamaian itu sekarang! Perdamaian segera!” tegas Prabowo menutup pidatonya.

KTT mengenai Palestina ini merupakan rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-80. Forum tersebut diinisiasi oleh Prancis dan Arab Saudi, dibuka dengan pidato Presiden Emmanuel Macron, Menlu Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, dan Sekjen PBB Antonio Guterres.

Prabowo berbicara pada urutan kelima, setelah Raja Jordania Abdullah II, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa.

Cak Imin: Anak Muda Enggan Jadi Petani karena Menderita

0
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar biasa di sapa dengan Cak Imin menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar biasa di sapa dengan Cak Imin menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
Indeks News – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar biasa di sapa dengan Cak Imin menyoroti minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

Menurutnya Cak Imin, anak muda kini lebih memilih menjadi aparatur sipil negara (ASN) karena profesi petani masih identik dengan penderitaan.

“Petani kita masih menderita, penghasilannya masih rendah, kesejahteraan masih rendah. Yang paling mengerikan, anak muda sudah enggak mau jadi petani. Maunya jadi PNS,” kata Cak Imin dalam peringatan Hari Tani Nasional, Senin (22/9/2025).

Cak Imin menyebut kondisi tersebut muncul akibat kehidupan petani yang belum sejahtera. Padahal, kata dia, petani memiliki peran penting dalam menyediakan kebutuhan pangan masyarakat.

“Hari Tani Nasional kita peringati sebagai penghormatan kita kepada para petani yang telah berjasa menyuplai pangan kita, memberikan kebutuhan sehari-hari kita, petani kita yang terus mengabdi meskipun menderita,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani.

“Kita semua sedang berjuang agar para petani kita betul-betul mendapatkan penghormatan, penghargaan, dan kesejahteraan,” katanya.

Lebih lanjut, Cak Imin menekankan tiga prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Pertama, mendorong kepemilikan tanah sebagai modal utama produksi.

Kedua, memperkuat infrastruktur dan akses bahan produksi seperti pupuk, bibit, dan irigasi.

Ketiga, memperluas pemasaran dan pasar hasil pertanian.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menggandeng Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) untuk mengawal tiga prioritas tersebut.

Fakta Kasus Korban Keracunan Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Minta Maaf dan Janji Evaluasi

0
Program Makan Bergizi Gratis kembali menuai sorotan setelah muncul laporan siswa mengalami keracunan usai mengonsumsi menu yang disediakan pemerintah. Insiden ini memicu kritik dari masyarakat di berbagai daerah sekaligus menimbulkan pertanyaan serius soal standar gizi dan pengawasan program tersebut.
Program Makan Bergizi Gratis kembali menuai sorotan setelah muncul laporan siswa mengalami keracunan usai mengonsumsi menu yang disediakan pemerintah. Insiden ini memicu kritik dari masyarakat di berbagai daerah sekaligus menimbulkan pertanyaan serius soal standar gizi dan pengawasan program tersebut.
Jakarta, Indek News – Program Makan Bergizi Gratis kembali menuai sorotan setelah muncul laporan siswa mengalami keracunan usai mengonsumsi menu yang disediakan pemerintah. Insiden ini memicu kritik dari masyarakat di berbagai daerah sekaligus menimbulkan pertanyaan serius soal standar gizi dan pengawasan program tersebut.

Kasus Keracunan Terulang lagi  dan terjadi di berbagai  wilayah dengan sejumlah siswa dilaporkan sakit setelah makan menu program. Peristiwa ini terus terjadi  dan menambah daftar insiden serupa yang sebelumnya sudah terjadi di beberapa daerah.

Atas nama pemerintah, Menteri Sekretaris Negara menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh segera dilakukan. Ia juga menegaskan bahwa sanksi akan diberikan kepada pihak terkait agar kejadian keracunan tidak terulang kembali.

Di sisi lain, DPRD Kabupaten Blora kritik dan menilai kandungan gizi dalam menu program masih belum sesuai standar yang seharusnya. Sejumlah anggota dewan meminta Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menegur para pemilik dapur yang terlibat dalam penyediaan makanan.

“Program ini harus benar-benar menjamin kualitas dan keamanan makanan. Jangan sampai tujuan baik justru merugikan kesehatan siswa,” tegas salah satu anggota DPRD Blora.

Masyarakat sipil mendesak pemerintah untuk meningkatkan transparansi, mulai dari proses pemilihan penyedia makanan hingga uji kualitas menu yang disajikan. Selain itu, evaluasi sistem pengawasan dianggap sangat penting agar program makan bergizi gratis benar-benar bermanfaat, bukan menimbulkan risiko baru.(*)

 

Menyoroti Kasus Keracunan Massal Meningkat, KPAI: Program MBG Perlu Dievaluasi

0
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut maraknya kasus keracunan massal di sekolah. (Antara/Mira Ulfa)
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut maraknya kasus keracunan massal di sekolah. (Antara/Mira Ulfa)
Indeks News – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut maraknya kasus keracunan massal di sekolah.

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menilai lemahnya pengawasan menyebabkan banyaknya korban keracunan massal program MBG.

“Satu kasus anak keracunan saja sudah cukup serius. Pemerintah perlu evaluasi menyeluruh. Program harus dihentikan sementara sampai instrumen pengawasan benar-benar berjalan,” kata Jasra, Senin (22/9/2025).

Kasus keracunan akibat menu MBG tercatat di berbagai daerah: belasan siswa SMA di Lamongan, ratusan siswa di Garut, hingga belasan anak SD dan PAUD di Tasikmalaya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini mengusulkan agar pengelolaan MBG diserahkan ke sekolah bersama komite. Menurutnya, hal itu akan lebih menjamin higienitas dan sesuai selera anak-anak.

Ia juga menyoroti rendahnya serapan anggaran MBG yang baru Rp13,2 triliun atau 18,6 persen dari alokasi Rp71 triliun.

Sementara itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat 5.360 anak mengalami keracunan akibat MBG hingga September 2025.

Jumlah itu diduga lebih besar karena ada sekolah atau pemda yang menutup-nutupi kasus.

JPPI ikut menyerukan penghentian sementara program serta evaluasi total tata kelola Badan Gizi Nasional.

Pidato Prabowo di PBB Masih Dinanti Puan Maharani: Sejak 2014 RI Absen Bicara

0
Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku menantikan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9) waktu New York.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku menantikan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9) waktu New York.
Indeks News – Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku menantikan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9) waktu New York.

Puan Maharani menyebut pidato tersebut sangat dinanti, mengingat sudah hampir satu dekade tidak ada Presiden RI yang hadir dan menyampaikan langsung pandangan Indonesia di forum dunia itu.

“Ini merupakan pidato Presiden Republik Indonesia yang ditunggu-tunggu setelah hampir 10 tahun tidak ada Presiden Indonesia yang hadir di sidang PBB,” ujar Puan Maharani di kompleks parlemen, Senin (22/9/2025).

Ia meyakini pemerintah telah menyiapkan materi pidato dengan matang. Salah satu isu yang diperkirakan akan diangkat adalah Palestina.

“Mungkin salah satunya terkait dengan isu Palestina. Saya juga belum tahu apa yang akan beliau sampaikan, tapi tentu kami mengharapkan pidato Presiden Prabowo nantinya membawa suasana segar yang membanggakan bagi seluruh rakyat,” kata Puan.

Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato di urutan ketiga setelah Presiden Brasil Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada pukul 09.00 waktu New York atau 20.00 WIB.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang memastikan isu Palestina akan menjadi salah satu fokus pidato. Selain itu, Prabowo juga akan menyinggung dinamika global terkini, termasuk ketegangan di Timur Tengah.

“Ya pastinya isu Palestina akan masuk dalam pembahasan. Of course, itu sesuatu yang selalu kita bawa,” kata Yvonne dalam media gathering di Jakarta, 17 September lalu.