Beranda HUKUM Penimbun Tabung Oksigen adalah Penjahat Kemanusiaan dan Segera Ditangkap

Penimbun Tabung Oksigen adalah Penjahat Kemanusiaan dan Segera Ditangkap

Tabung Oksigen
Para penimbun tabung oksigen diingatkan oleh pemerintah untuk tidak bermain di tengah penderitaan rakyat. Menimbun alat kesehatan seperti oksigen berikut tabungnya beserta obat-obatan penanganan Covid-19 adalah penjahat kemanusiaan.

Pemerintah mengatakan, para penimbun tabung oksigen tersebut akan berhadapan dengan aparat penegak hukum yang akan melakukan tindakan tegas.

“Aparat Polri akan menindak tegas spekulan penimbun tabung oksigen. Bagi masyarakat umum, laporkan jika menemukan oknum yang menimbun obat dan menjual di atas harga yang ditentukan. Mereka yang menari di atas duka kita adalah penjahat kemanusiaan,” ujar Jodi Mahardi, Juru Bicara Menko Marves Luhut Pandjaitan, Senin (5/7/2021).

Pemerintah daerah, kata Jodi, juga akan membentuk satgas khusus untuk memastikan ketersediaan oksigen, obat, dan alat kesehatan lainnya terkait penanganan Covid-19.

Pemerintah juga telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) jenis obat di masa pandemi. Kemudian, pemerintah terus memastikan ketersediaan tabung oksigen. 100 persen produksi oksigen tersebut akan diperuntukkan bagi kepentingan medis terlebih dahulu.

“Ini artinya semua alokasi industri harus dialihkan ke sektor medis. Pak Menko telah meminta Menperin untuk membantu menyukseskan kebijakan ini. Jangan mencoba-coba menjadi spekulan. Jangan menimbun dan memanfaatkan keadaan di tengah banyaknya permintaan. Hukum akan bertindak,” pungkasnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKesiapan Singapura Hidup “Damai” dengan COVID-19, Bagaimana dengan Indonesia?
Artikel berikutnyaDapatkan Obat Gratis via Telemedicine bagi Pasien COVID-19 di Jakarta