Indeks News – Dugaan hubungan cinta segitiga berujung tragedi berdarah di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Seorang perangkat desa berinisial R ditemukan tewas bersimbah darah setelah dibacok oleh W (50), pria yang diduga terlibat dalam hubungan asmara terlarang tersebut.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Kamis pagi (6/11/2025) di lingkungan desa setempat.
Menurut keterangan saksi, pelaku W yang merupakan warga Kecamatan Kerek mendatangi korban untuk membicarakan persoalan pribadi.
Namun pertemuan itu berubah menjadi adu emosi hingga akhirnya pelaku menyerang korban dengan parang yang telah dibawanya dari rumah.
Beberapa kali tebasan senjata tajam mengenai tubuh korban hingga membuatnya tewas di tempat.
Warga yang menyaksikan insiden itu panik dan segera melapor ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, petugas Polres Tuban tiba di lokasi kejadian dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Petugas juga menyita sebilah parang yang masih berlumuran darah, diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa perangkat desa tersebut.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Tuban, Ipda Moch Rudi, membenarkan peristiwa pembacokan itu.
“Setelah mendapat laporan dari warga, anggota langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku W. Saat ini yang bersangkutan sudah kami bawa ke Mapolres Tuban untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ipda Rudi kepada wartawan.
Dari hasil penyelidikan awal, penyidik menduga kuat motif pembunuhan dipicu persoalan asmara.
Pelaku diduga cemburu terhadap kedekatan korban dengan seorang perempuan yang sama-sama mereka kenal.
“Untuk sementara motifnya karena asmara. Namun kami masih mendalami keterangan saksi dan pelaku guna memastikan latar belakang sebenarnya,”
imbuh Kanit Pidum.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk keperluan visum. Sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tuban.
Kasus ini kini ditangani oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Tuban.\
Polisi juga tengah menyelidiki dugaan adanya hubungan cinta segitiga yang diduga menjadi pemicu pembunuhan terhadap perangkat desa tersebut.
Tragedi asmara mengguncang Tuban. Seorang perangkat desa meregang nyawa setelah diserang rival cintanya sendiri dengan parang.
Polisi mendalami motif cemburu dan hubungan terlarang di balik pembunuhan brutal ini.




