Indeks News – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Polres Solok Kota. Suasana haru tak terbendung ketika kabar tragis datang dari Padang pada Kamis (21/8/2025).
Seorang siswi SMA yang masih belia, Nabila Khairunisa, berpulang setelah mobil Honda Brio yang ditumpanginya tertabrak kereta api di kawasan Jati Koto Panjang, Kecamatan Padang Timur.
Nabila bukanlah remaja biasa. Ia adalah putri Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad. Kabar kepergiannya seketika mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga besar kepolisian dan masyarakat yang mengenalnya.
Jenazah Nabila disemayamkan di rumah duka di kawasan Parak Karakah, Padang. Sejak pagi, ratusan pelayat berdatangan.
Mereka datang tidak hanya untuk memberi penghormatan terakhir, tetapi juga menyampaikan doa dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Tangis keluarga dan sahabat dekat mengiringi suasana rumah duka yang penuh sesak.
Usai disalatkan di masjid setempat, jenazah Nabila kemudian diberangkatkan menuju kampung halaman ibunya di Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan. Di sanalah, gadis berusia 17 tahun yang masih duduk di bangku kelas XI SMAN 10 Padang itu dimakamkan.
Prosesi pemakaman berlangsung penuh keharuan, dengan isak tangis keluarga yang melepas kepergiannya untuk selamanya.
Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Polres Solok Kota. Kepergian Nabila di usia muda meninggalkan duka yang mendalam, sekaligus menjadi pengingat bahwa maut dapat datang kapan saja, tanpa mengenal waktu maupun siapa kita.




