WeTV Rilis Serial Remaja ’12 IPA 4′, Junior Robert dan Nayla Purnama Angkat Kisah Kelas Buangan

Jakarta – WeTV Indonesia kembali menghadirkan serial original bertema remaja lewat “12 IPA 4”, yang resmi diperkenalkan dalam acara press screening dan konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026). Diproduksi bersama Unlimited Production, serial ini menawarkan kisah persahabatan, cinta, hingga konflik keluarga yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Diadaptasi dari Alternate Universe (AU) yang sempat viral di media sosial, WeTV Original 12 IPA 4 disutradarai Dinna Jasanti dan ditulis Rieke Agnes. Ceritanya berpusat pada siswa-siswi kelas 12 IPA 4 yang mendapat cap sebagai “kelas buangan”. Namun di balik stigma tersebut, mereka justru memiliki perjalanan yang penuh makna tentang persahabatan, pencarian jati diri, serta hubungan dengan orang tua.

Produser Unlimited Production, Oswin B, mengatakan serial ini menjadi salah satu proyek dengan jumlah pemain yang cukup besar. Karena itu, membangun chemistry antarpemain menjadi tantangan sekaligus kunci agar cerita terasa hidup.

WeTV

“12 IPA 4 punya cerita masa SMA yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang. Para pemain berhasil membawa suasana persahabatan dan konflik remaja dengan baik,” ujar Oswin.

Sementara itu, Executive Producer sekaligus Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, mengungkapkan bahwa WeTV ingin kembali menghadirkan tayangan remaja yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki pesan emosional yang relevan dengan kehidupan penonton.

Menurutnya, 12 IPA 4 bukan sekadar bercerita tentang kehidupan di sekolah, tetapi juga menyoroti dinamika keluarga, terutama bagaimana ambisi orang tua dapat memengaruhi pilihan dan masa depan anak.

WeTV

“Harapannya series ini bisa menjadi jembatan komunikasi antara anak dan orang tua,” kata Febriamy di acara press screening dan konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026)

Serial WeTV Original 12 IPA 4 dibintangi deretan aktor muda seperti Junior Robert, Nayla Purnama, Sandy Pradana, Jinan Safa, Chelsy Clarissa, Ratu Aulia, dan Denzel.

Salah satu cerita yang menjadi sorotan adalah karakter Hanin dan Hana yang diperankan Nayla Purnama. Hanin harus menyamar sebagai saudara kembarnya, Hana, yang telah meninggal akibat penyakit jantung. Penyamaran itu dilakukan demi mewujudkan impian sang kakak mengikuti kompetisi tari hingga akhirnya Hanin masuk ke kelas 12 IPA 4 yang dikenal sebagai kumpulan murid pemberontak.

WeTV
Foto: EH

Bagi Nayla, banyak adegan dalam serial WeTV ini yang mengingatkannya pada masa SMA. Ia mengaku sejumlah kenakalan remaja yang ditampilkan terasa sangat relate dengan pengalaman banyak orang.

“Banyak banget kejadian-kejadian waktu SMA yang kalau divisualkan jadi menarik banget. Salah satunya cabut dari kelas bareng-bareng, bolos bareng-bareng, itu salah satu kenakalannya,” ungkap Nayla Purnama.

Tak hanya menghadirkan cerita tentang kenakalan remaja, serial ini juga menonjolkan kekuatan persahabatan di antara para penghuni kelas buangan. Hal tersebut turut dirasakan Sandy Pradana yang memerankan Jo.

“Masa-masa sekolah itu masa yang nggak aku lupain karena banyak momen, banyak hal-hal yang aku lakuin bareng temen-temen,” ujar Sandy.

Ia menambahkan bahwa hubungan antarteman di sekolah sering kali menjadi ikatan yang sulit dilupakan.

“Secara pertemanan pun lebih solid, karena melewati bareng-bareng, ketemu setiap hari, itu rasanya kayak keluarga juga,” lanjutnya.

Sementara itu, Junior Robert mengaku keterlibatannya dalam WeTV Original 12 IPA 4 membuatnya kembali mengenang masa-masa SMA. Menurutnya, banyak momen dalam serial tersebut yang terasa dekat dengan pengalaman remaja yang pernah ia jalani.

Dalam proses produksinya, seluruh pemain menjalani berbagai sesi latihan bersama untuk membangun chemistry. Berkat arahan sutradara Dinna Jasanti, para pemain berhasil menciptakan kedekatan yang membuat suasana di lokasi syuting terasa layaknya keluarga.

Melalui 12 IPA 4, WeTV berharap dapat menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya persahabatan, keberanian menghadapi masalah, serta komunikasi yang sehat antara anak dan orang tua. Dengan tema yang universal, WeTV optimistis serial ini dapat diterima oleh penonton Indonesia maupun pasar internasional. (EH).

 

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses