Beranda EKONOMI 5 Cara Dapatkan Pinjaman Modal Usaha dengan Mudah dan Cepat

5 Cara Dapatkan Pinjaman Modal Usaha dengan Mudah dan Cepat

Pinjaman Modal
Illustrasi
Mencari pinjaman modal usaha memang sepertinya terdengar sulit. Namun, jika Anda memiliki rencana bisnis yang matang dan usaha yang keras, Anda pasti dapat menemukannya. Pastikan saja Anda dapat memenuhi segala hal yang dibutuhkan ketika menemukan sumber pinjaman modal.

Modal memang merupakan salah satu hal terpenting yang harus dipenuhi saat ingin memulai atau mengembangkan bisnis. Jika modal belum terpenuhi, Anda bisa melakukan pinjaman modal usaha.

Tanpa modal, suatu usaha yang akan dirintis atau ingin dikembangkan tidak akan dapat berjalan. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.

Lalu, bagaimana sih cara mencari pinjaman modal? Untuk membantu Anda menemukan sumber pinjaman modal, mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Inilah lima cara mencari pinjaman modal usaha yang dapat Anda ikuti:

1. Menggadaikan Aset Pribadi yang Berharga

Cara mencari pinjaman modal usaha pertama yang bisa Anda ikuti adalah dengan menggadaikan aset pribadi yang berharga atau melakukan pegadaian. Biasanya, dengan cara ini Anda bisa mendapatkan pinjaman modal berupa uang tunai.

Aset pribadi berharga yang dimaksud di sini dapat berupa barang elektronik atau gadget, sertifikat tanah, emas perhiasan, emas batangan, BPKP kendaraan bermotor, dan barang berharga lainnya. Di Pegadaian, Anda bisa mendapatkan pinjaman usaha biasa atau metode syariah mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta, dengan tenor hingga 48 bulan.

Dengan meminjam di Pegadaian, biasanya Anda akan dikenakan biaya administrasi sebesar 1% dari total pinjaman dengan proses kredit kurang lebih 3 hari. Bunganya sendiri biasanya berkisar antara 1 – 1,15% per bulan untuk pinjaman biasa, dan untuk pinjaman syariah tidak ada bunga tetapi ada yang namanya Tarif Mu’nah Pemeliharaan.

BACA JUGA  Aplikasi Cek Bansos Bisa Diunduh ke Ponsel untuk Transparansi Penyaluran Bantuan

Untuk pembayarannya, selain cicilan, ada juga pembayaran dengan model lumpsum di mana Anda bisa membayar total tagihan di akhir masa pinjaman. Jadi Anda tidak perlu memikirkan cicilan bulanan, pastikan saja Anda bisa membayarnya di akhir masa pinjaman.

Nah, jika Anda tertarik untuk menggadaikan aset pribadi yang berharga di pegadaian, pastikan untuk mencari pegadaian yang telah disahkan dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal tersebut diperlukan agar transaksi yang Anda lakukan bisa lebih aman.

2. Meminjam dari Bank

Cara mencari pinjaman modal yang bisa Anda ikuti selanjutnya adalah dengan meminjam ke bank. Namun, bank biasanya jarang meminjamkan dana ke bisnis baru, mereka lebih memilih untuk meminjamkan modal usaha ke bisnis yang matang dan berjalan lama.

Selain itu, jika Anda meminjam dari bank, Anda harus memberikan bukti kesehatan keuangan dari bisnis Anda. Hal ini diperlukan agar pihak bank dapat memastikan bahwa Anda mampu membayar cicilan pinjamannya setiap bulan.

Umumnya, ketika Anda meminjam di bank, bank akan memberikan kredit multiguna, yaitu pinjaman dengan agunan. Maka dari itu, Anda perlu memberikan jaminan meskipun laporan keuangan bisnis Anda menunjukkan bahwa Anda mampu membayar pinjaman tersebut.

Selain itu, ada juga beberapa bank yang memberikan kredit mikro tanpa agunan atau yang biasa disebut Kredit Tanpa Agunan (KTA). Tetapi, bunga dan biaya yang ditawarkan dari KTA biasanya relatif lebih besar.

3. Meminjam dari Koperasi

Secara sederhana, koperasi adalah organisasi di bidang ekonomi yang dijalankan untuk kepentingan bersama. Dalam kegiatannya, koperasi biasanya melakukan segala kegiatan simpan dan pinjam berdasarkan asas kekeluargaan.

Umumnya, pinjaman dalam koperasi biasanya hanya ditujukan khusus untuk anggotanya saja. Namun, jika Anda ingin mencari pinjaman modal usaha di koperasi, Anda tetap bisa mengurusnya dengan mudah. Nantinya, jika Anda sudah mengajukan pinjaman di koperasi, status Anda akan berubah menjadi calon anggota koperasi. Pastikan saja Anda dapat melunasi pinjaman tepat waktu.

BACA JUGA  Akhirnya Gerai Giant Tutup Permanen di Seluruh Indonesia, Karyawan Bingung

4. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah layanan kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia, bekerja sama dengan perusahaan perbankan, yang ditujukan kepada UMKMK (Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi). KUR sendiri mencakup berbagai bentuk usaha, terutama usaha di bidang perikanan, pertanian, kehutanan, hingga usaha jasa simpan pinjam.

KUR dikenal sebagai salah satu cara untuk mencari pinjaman modal usaha yang menawarkan bunga terendah karena disubsidi oleh pemerintah. Jadi jangan takut dengan bunga yang besar jika ingin meminjam modal dari KUR. Pastikan saja rencana bisnis Anda matang dan dapat tersampaikan dengan baik.

Tujuan dari keberadaan KUR sendiri sebenarnya adalah untuk menciptakan lapangan kerja bagi UMKM dan Koperasi demi mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah juga telah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam pembangunan dan pemberdayaannya, yang bertujuan untuk meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKMK.

5. Bootstrapping

Istilah ini belum banyak disebarluaskan karena tergolong baru. Namun, bagi Anda yang ingin membangun startup atau perusahaan rintisan, cara mencari pinjaman modal usaha yang satu ini mungkin akan sangat bermanfaat.

Bootstrapping adalah istilah yang umum dikenal untuk pengembangan startup. Dengan melakukan Bootstrapping, pendiri atau pemilik bisnis memilih untuk mengandalkan kekuatan internal. Tidak seperti kebanyakan startup yang mengandalkan investor.

Jadi dengan kata lain, pelaku usaha yang baru memulai usaha mengandalkan modal yang tidak seberapa dari kantung sendiri, kemudian menghasilkan omzet pendapatan untuk mengembangkan usahanya. Pelaku usaha yang melakukan cara mencari pinjaman modal usaha ini biasanya memulai usaha dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal sama sekali.

BACA JUGA  Dapatkan Pinjaman Online BCA, Langsung Cair Melalui Rekening

Tantangan Bootstrapping adalah seorang pendiri atau pemilik harus mampu mendatangkan pelanggan awal, sehingga mereka dapat mengembangkan segmen pasar baru. Selain itu, rencana bisnis dan strategi pemasaran yang dibuat pun harus benar-benar matang.

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakPocari Sweat Run Indonesia 2022, Ada Ridwal Kamil dan Najwa Shihab
Artikulli tjetër2022, Lalahuta Daur Ulang “Palsu” Bareng Ari Pramundito