Indeks News – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dijadwalkan menjalani tes DNA di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (7/8/2025). Tes ini menjadi momen krusial dalam kasus hukum yang membelitnya dengan seorang perempuan bernama Lisa Mariana, dan berpotensi menjadi titik terang dari polemik panjang yang mencuat sejak Maret 2025.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, memastikan kliennya dalam kondisi sehat dan siap menjalani prosedur pengambilan sampel darah. Ia menegaskan bahwa tes ini merupakan bagian dari proses penyidikan resmi, bukan respons terhadap tekanan media atau opini publik.
“Alhamdulillah Pak RK sehat. Kami baru saja berkomunikasi soal persiapan tes besok,” ujar Muslim, Rabu (6/8/2025).
Muslim menegaskan, pengambilan sampel DNA dilakukan atas permintaan pihak Ridwan Kamil sendiri, yang telah diajukan sejak Juni 2025. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen hukum, bukan reaksi emosional terhadap tekanan dari luar.
“Tes ini berlangsung dalam koridor hukum, bukan tekanan emosional. Kami tidak ingin narasi sepihak menyetir agenda tes DNA melalui publikasi yang tak penting,” tegasnya.
Kronologi Kasus Dugaan Perselingkuhan
Kasus bermula pada 26 Maret 2025, saat Lisa Mariana membuat unggahan mengejutkan di akun Instagram miliknya. Dalam unggahan itu, ia mempublikasikan tangkapan layar percakapan pribadi yang diduga melibatkan Ridwan Kamil dalam hubungan tidak pantas.
Merasa difitnah, Ridwan Kamil melaporkan Lisa ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Laporan resmi tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI, tertanggal 11 April 2025.
Tak tinggal diam, Lisa menggugat balik Ridwan Kamil secara perdata ke Pengadilan Negeri Bandung. Gugatan tercatat dengan nomor perkara 184 Pdt/2025/PN.Bdg, dan sidang perdana telah digelar pada 26 Mei 2025.
Prosedur Tes DNA
Pengambilan sampel dilakukan oleh tim profesional atas arahan penyidik Bareskrim. Proses tersebut juga akan disaksikan oleh kuasa hukum dari kedua pihak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), demi menjamin transparansi dan keabsahan hukum.
“Tidak ada persiapan khusus, ini bukan tes kesehatan. Ini murni pengambilan sampel untuk tes DNA,” jelas Muslim.
Hasil tes DNA ini diperkirakan akan menjadi bukti kunci dalam menyelesaikan konflik hukum yang sudah berlangsung hampir lima bulan. Apakah hasilnya akan memperkuat posisi Ridwan Kamil atau justru membalikkan keadaan, masih menjadi tanda tanya besar.
“Kami berharap hasil ini bisa menyudahi spekulasi liar yang berkembang tanpa dasar kuat di ruang publik,” kata Muslim.
Skandal Pribadi yang melilit Tokoh Publik Berpengaruh
Kasus Ridwan Kamil vs Lisa Mariana menjadi sorotan nasional karena melibatkan tokoh publik berpengaruh, potensi skandal pribadi, dan pertempuran hukum ganda—baik pidana maupun perdata. Tes DNA menjadi elemen bukti ilmiah yang dinanti banyak pihak, termasuk publik yang telah mengikuti drama ini sejak awal.
Jika hasilnya berpihak pada Emil, ini bisa menjadi langkah penting untuk memulihkan reputasinya. Namun jika sebaliknya, bukan tidak mungkin kasus ini akan memasuki fase baru yang lebih panas.
Tes DNA Ridwan Kamil bukan sekadar proses medis, tetapi titik balik dari drama hukum yang telah mencuri perhatian publik. Semua mata kini tertuju pada Bareskrim Polri. Apakah ini akan menjadi akhir dari konflik, atau justru membuka babak baru? Waktu yang akan membuktikan.





