Air Deras Tak Halangi Semangat Belajar Anak Mamasa, Jembatan Rusak 3 Tahun!

Sulawesi Barat, Indeks News – Pemandangan memprihatinkan terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Selama tiga tahun terakhir, sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri 006 Botteng, Kecamatan Mehalaan, terpaksamenyeberangi sungai berarus deras setiap hari hanya untuk pergi dan pulang sekolah.

Satu-satunya jembatan penghubung antar-desa yang biasa digunakan telah rusak parah sejak tiga tahun lalu dan belum juga diperbaiki hingga kini. Akibatnya, siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah dasar harus bertaruh nyawa melawan derasnya arus sungai.

Video dan foto yang beredar memperlihatkan para guru dan Bhabinkamtibmas setempat harus menggendong para siswa satu per satu agar bisa menyeberang dengan aman. Aksi itu dilakukan setiap pagi saat berangkat sekolah dan sore hari ketika mereka pulang.

“Kalau tidak digendong, anak-anak bisa hanyut. Arusnya deras sekali,” ujar salah satu guru SDN 006 Botteng kepada wartawan, Senin (27/10/2025).

Warga setempat mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi jembatan ke pemerintah daerah, namun belum ada tindak lanjut hingga kini. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan demi keselamatan para pelajar.

“Kami sudah capek menunggu. Setiap musim hujan, air makin tinggi dan berbahaya. Anak-anak tetap sekolah karena semangat mereka luar biasa,” kata salah satu orang tua siswa.

Meski harus menghadapi bahaya setiap hari, semangat para siswa tetap tak surut. Mereka tetap datang ke sekolah meski harus menantang arus deras sungai demi meraih cita-cita.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses