Bus Maut di Tol Pemalang, Empat Warga Bendan Ngisor Pulang Tak Bernyawa

Indeks News – Suasana duka menyelimuti warga Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, saat empat jenazah korban kecelakaan maut bus di Tol Pemalang tiba di kantor kelurahan pada Sabtu (25/10/2025) malam.

Keempat korban merupakan bagian dari rombongan Forum Komunikasi Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor yang tengah berencana berwisata ke Guci, Kabupaten Tegal.

Pantauan Indeks News di lokasi, empat mobil jenazah yang membawa masing-masing korban tiba sekitar pukul 21.45 WIB dengan kawalan ketat dari pihak kepolisian.

Begitu tiba di halaman Kantor Kelurahan Bendan Ngisor, masyarakat langsung menggelar doa bersama untuk para korban.

Suasana haru dan khusyuk terasa kental di tengah tangis keluarga dan warga yang hadir.

Usai doa bersama, jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk kemudian dibawa menuju rumah duka masing-masing.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Bendan Ngisor, Sugeng Purwoko, menyampaikan bahwa keempat jenazah akan dimakamkan pada Minggu (26/10/2025) pagi.

“Malam ini kami menerima empat jenazah atas nama Pak Abdul Ghofur, Bu Endah Ciptaningrum, Bu Sri Fitri, dan Bu Khomsiyah. Rencananya besok pagi akan dimakamkan setelah acara doa bersama di rumah masing-masing,” ujar Sugeng kepada awak media.

Sugeng menuturkan, rombongan FKK Bendan Ngisor berangkat pada Sabtu pagi untuk kegiatan rekreasi rutin tahunan.

Namun, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tragis di Jalan Tol Pemalang KM 312B.

“Rombongan FKK Bendan Ngisor berencana ke Guci. Namun saat melintasi exit tol, bus mengalami kendala dan terjadi musibah,” jelasnya.

Ia menambahkan, bulan Oktober ini memang menjadi waktu yang biasa dimanfaatkan warga Bendan Ngisor untuk kegiatan rekreasi.

Namun, menyusul tragedi ini, seluruh agenda wisata warga sementara dihentikan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

“Biasanya bulan-bulan ini warga kami banyak mengadakan rekreasi. Tapi untuk sementara kami hentikan dulu. Kami berduka, menghormati rekan-rekan FKK yang selama ini berjasa dalam kegiatan kesehatan lingkungan,” tutur Sugeng.

Diketahui, keempat jenazah diberangkatkan dari dua rumah sakit berbeda tiga dari RS Siaga Medika, dan satu dari RS Prima Medika.

Sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi di Tol Pemalang KM 312B sekitar pukul 08.25 WIB.

Bus dengan nomor polisi DK 9296 AH diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan menikung, hingga menabrak pembatas jalan dan terguling keluar dari badan jalan.

Akibat insiden tersebut, empat penumpang tewas di tempat dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses