Beranda ENTERTAINMENT Curahan Hati Noui Tentang Trauma Masa Kecil di “Reverie”

Curahan Hati Noui Tentang Trauma Masa Kecil di “Reverie”

Noui
Noui Merilis Single reveire / Foto : Dok. Wonderland Records
Noui, penyanyi dan penulis lagu kelahiran Indonesia, lahir 17 Juli 1996. Nama “noui” berarti “baru” atau “yang baru” dalam bahasa Latin, sebagai seseorang yang emosional, melankolis dan puitis, seni selalu menjadi gairah hidupnya.

Noui yang penuh perasaan ingin mempersembahkan musiknya dengan sentuhan makna dan filosofi yang tersembunyi. Dia ingin meningkatkan kesadaran dan membangkitkan perasaan saat pendengarnya mendengar dan merenungkannya melalui musik dan liriknya.

Noui Ingin menginspirasi dan mendorong orang untuk menghargai setiap momen dalam hidup melalui nada, melodi, dan lirik yang ia persembahkan bagi semua orang.

Noui
Noui / Foto : Dok. Wonderland Records

Noui ingin memberikan harapan dan teman bagi pendengarnya, dia juga ingin memberikan perspektif lain tentang cara mereka hidup dan memandang sesuatu melalui musiknya.

Dengan sentuhan filosofi dalam musiknya, ia selalu menghadirkan makna dalam lagu-lagunya kebanyakan tentang kebenaran keberadaan, momen, dan kegilaan, seperti dalam single sebelumnya “everytime we fall”, dan “hometonone”.

Setelah sebelumnya merilis single berjudul “hometonone” dan berhasil mencapai lebih dari 100k stream, noui akan terus memberikan lebih banyak cerita kepada pendengarnya, melalui lagu-lagunya.

Noui
Artwork_reveire – Noui / Foto : Dok. Wonderland Records

Noui merilis single terbarunya yang berjudul “reverie” bersama Wonderland Records / Universal Music Indonesia. “reverie” yang secara harfiah berarti keadaan tenggelam dalam pikiran, menceritakan sebuah kisah tentang kehidupan noui yang dibuat menjadi sebuah lagu.

Noui bercerita tentang seorang anak yang diabaikan dan disalahpahami, dan takut untuk membawa esensi sejatinya ke masa dewasa. Mempengaruhi hubungan interpersonalnya di mana dia berpikir orang akan meninggalkannya ketika dia mengungkapkannya.

Noui menyanyikan curahan hatinya tentang trauma masa kecil yang dialaminya yang mempengaruhi hubungan interpersonalnya di masa dewasanya, hubungan apa pun.

Memberitahu orang bahwa dia bersama (pasangan/teman) bahwa dia sangat rusak, tetapi mereka tidak akan mengerti dan dia akan selalu merasa sendirian.

BACA JUGA  Tania Ayu, Artis yang Dihebohkan Kasus Prostitusi Online Kini Dirawat di Rumah Sakit
Noui
Foto : Dok. Wonderland Records

Rusak ke titik di mana menakutkan untuk memikirkan hal-hal bahagia dan hanya dapat kembali ke apa yang mereka anggap normal: imajinasi mereka yang mengerikan – kebahagiaan misalnya rasa ketergantungan, kegilaan, posesif, menghindar dalam cinta.

Akhirnya berada dalam hubungan yang beracun, atau persahabatan yang beracun, tetapi pada saat yang sama juga penuh dengan keingintahuan masa kecil tentang cinta, masih murni.

Ditulis dan disusun dengan indah oleh noui sendiri, “reverie” akan memberikan warna baru dari noui, lagu melankolis yang gelap dan sedih namun dapat didengarkan untuk bersantai, pengakuan misterius dari trauma masa kecil, adalah lagu yang sempurna untuk mendengarkan malam-malam tanpa tidur dan saat-saat merenung saat kita tenggelam dalam pikiran kita sendiri.

Single “reverie”  dirilis di seluruh dunia pada 29 Oktober 2021 di semua platform streaming digital, dan visualizer dari reverie juga akan tersedia pada 5 November 2021, hanya di saluran YouTube resmi noui. (EH).

Facebook Comments

Artikel sebelumyaNenilai Bekerja Sama dengan IKJ Mempersembahkan Pekan Raya Nenilai
Artikel berikutnyaCurhat di Medsos Pasien Klinik Kecantikan Terancam Hukuman 1 Tahun Penjara