Beranda SOSOK Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Daftar Wanita Berpengaruh di Dunia versi Fortune

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Daftar Wanita Berpengaruh di Dunia versi Fortune

Nicke Widyawati
Nicke Widyawati kembali terdaftar sebagai wanita paling berpengaruh di dunia tahun 2021 atau Most Powerful Women International versi Majalah Fortune. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) ini berada di posisi 17 pada daftar bergengsi tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2020, Nicke Widyawati juga masuk dalam 100 Most Powerful Women 2020 versi Forbes. Kemudian, ia mendapat penghargaan dari Aramco Trading, perusahaan energi global yang berbasis di Arab Saudi.

Wanita kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967 ini mendapat penghargaan sebagai Top CEO 2020 dalam kategori Energy Refining di The Aramco Trading New Silk Road CEO of The Year 2020.

Dia mendapat penghargaan Top CEO 2020 karena kinerjanya. Ia disebut memiliki prestasi luar biasa di industri pengolahan migas nasional di tengah tantangan Covid-19 yang melanda dunia.

Pada tahun 2020 lalu, Pertamina mengalami triple shock akibat pandemi Covid-19. Yakni, harga minyak mentah dunia yang anjlok, permintaan BBM yang menurun, dan nilai tukar rupiah yang tertekan terhadap dolar. Namun, seluruh lini bisnis Pertamina telah memenuhi target 2020.

Nicke Widyawati juga dinilai memiliki catatan luar biasa dalam mengembangkan industri minyak dan gas serta menghubungkan energi dari Timur Tengah ke Asia.

Nicke di Pertamina juga sempat menduduki sejumlah jabatan strategis. Nicke sempat menjabat sebagai Direktur SDM Pertamina pada 2017 lalu tak lama kemudian memegang posisi Plt Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina pada 2018.

Sebelum di Pertamina, Nicke dipercaya menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero), kemudian Direktur Utama PT Mega Eltra yang merupakan kontraktor listrik di lingkungan holding PT Pupuk Sriwijaya.

Facebook Comments

Artikel sebelumya5 Cara Mengatasi Bau Mulut
Artikel berikutnyaAturan Bagi Pelaku Perjalanan yang Harus Ditaati Selama Pandemi