LOMBOK TENGAH, Indeka News – Sebuah video yang menunjukkan aspal baru di ruas Jalan Tanak Awu–Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terkelupas dan rusak viral di media sosial. Menyikapi ramainya keluhan warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Tengah memberi klarifikasi.
Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah, Lalu Rahdian, membantah tudingan bahwa pengerjaan jalan tersebut dilakukan secara asal-asalan. Ia menegaskan bahwa kualitas aspal hanya bisa dibuktikan melalui uji laboratorium.
“Nanti ada analisa lab-nya. Tapi perlu saya sampaikan, aspal membutuhkan waktu untuk merekat maksimal,” ujar Rahdian, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, kondisi aspal yang tampak terkelupas di video bukan berarti kualitasnya buruk. Aspal baru, katanya, tidak langsung mengeras dan membutuhkan proses pengerasan seperti halnya pasangan batu atau cor-coran.
“Ibarat pasangan batu atau cor-coran, baru ditabur lalu langsung digilas pasti rusak. Ini baru diaspal, dan kerusakan itu hanya di bagian sisi,” tegasnya.
Eks Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman itu memastikan bahwa kondisi tersebut bukan masalah serius. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan campuran material sesuai standar.




