JAKARTA – Home Sweet Loan The Musical akan segera membawa kisah Kaluna ke atas panggung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Visinema berkolaborasi dengan Jakarta Art House, pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung pada 30 September hingga 18 Oktober 2026.
Menjelang pementasan, Home Sweet Loan The Musical memperkenalkan cuplikan adegan Act 1 yang memperlihatkan dinamika keluarga Kaluna. Bukan sekadar menjadi latar cerita, keluarga menjadi salah satu sumber konflik sekaligus kekuatan yang membentuk perjalanan karakter utama.
Kaluna di Home Sweet Loan The Musical diperankan oleh Kalya Islamadina dan Chintana Jo. Dalam pertunjukan ini, penonton akan diajak melihat kesehariannya ketika harus berhadapan dengan berbagai tuntutan keluarga, pekerjaan, kehidupan di Jakarta, hingga impian memiliki rumah sendiri.

Di ruang keluarga Kaluna, berbagai karakter hadir dengan kepentingan dan cara mencintai yang berbeda. Ada Bapak dan Ibu yang diperankan Ery Christian Kumendong dan Nita Lesmana, kemudian Kanendra (Simhala Avadana), Kuncoro (Eriko Yunus), serta Kamala (Andrea Miranda).
Kanendra digambarkan sebagai sosok yang berusaha mempertahankan citra sukses di depan keluarga. Sementara Kamala menghadirkan persoalan lain ketika kehidupan rumah tangga dan kondisi finansialnya ikut memengaruhi kehidupan Kaluna.
“Menurut saya Kamala adalah karakter yang cukup dekat dengan realitas banyak orang. Dia sudah berkeluarga dan punya persoalannya sendiri, tapi di sisi lain kehadirannya dan keluarganya juga ikut menambah beban Kaluna, baik secara finansial, maupun dalam keseharian di rumah,” ujar Andrea Miranda, pemeran Kamala.

Menurut Andrea, konflik yang muncul di antara karakter bukan semata-mata karena adanya keinginan untuk menyakiti satu sama lain. Situasi kehidupan justru membuat mereka berada dalam posisi yang saling berhadapan.
Hal tersebut menjadi salah satu kekuatan Home Sweet Loan The Musical, yakni menghadirkan konflik keluarga yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Home Sweet Loan The Musical Tidak Hanya Mengandalkan Dialog

Sebagai sebuah pertunjukan musikal, cerita Kaluna tidak hanya disampaikan melalui dialog dan akting. Musik, koreografi, tata gerak, dan visual panggung menjadi bagian penting dalam membangun emosi cerita.
Sebanyak 18 lagu akan hadir dalam album Home Sweet Loan The Musical Original Cast Recording yang dirilis pada 17 September 2026, sebelum pertunjukan resmi dimulai.
Album tersebut terdiri dari 14 lagu orisinal dan empat lagu yang telah dirilis sebelumnya. Lima lagu baru diciptakan oleh Idgitaf, ditambah tiga lagu karya Idgitaf yang sebelumnya telah hadir. Sementara lagu lainnya ditulis oleh Ivan Tangkulung, yang juga bertindak sebagai Songwriter & Music Director.
Beberapa lagu seperti “Salam Satu Aspal”, “Satu Nafas Lagi”, “Riuh Jakarta”, “Cukup Nggak Cukup”, dan “Biar Waras” menjadi bagian dari perjalanan musikal Kaluna.
Lagu-lagu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pengiring adegan. Musik digunakan untuk menerjemahkan berbagai perasaan yang dialami karakter, mulai dari tekanan hidup, kelelahan, amarah, harapan, hingga keberanian mengambil keputusan.
“Sejak awal, kami menyusun musiknya sebagai satu perjalanan, bukan sebagai kumpulan lagu yang berdiri sendiri. Setiap lagu punya fungsi untuk membawa cerita dan emosi Kaluna ke tahap berikutnya,” jelas Ivan Tangkulung.
Koreografi Menggambarkan Riuh Kehidupan Jakarta
Selain musik, Home Sweet Loan The Musical juga mengandalkan koreografi untuk menghadirkan kehidupan urban Jakarta ke atas panggung.
Koreografi digarap oleh El Haq Latief dan Nudiandra Sarasvati. Gerakan dalam pertunjukan digunakan untuk menggambarkan ritme kehidupan masyarakat kota sekaligus tekanan yang dialami para karakter.
Salah satu elemen yang diperkenalkan adalah “Tepuk Waras”, sementara pergerakan dalam “Riuh Jakarta” menjadi representasi kehidupan urban yang penuh aktivitas dan tuntutan.
Dengan pendekatan tersebut, Home Sweet Loan The Musical berusaha menghadirkan pengalaman panggung yang tidak hanya mengandalkan cerita, tetapi juga menggabungkan akting, musik, koreografi, dan visual sebagai satu kesatuan.
Perjalanan Kaluna dan Arti Sebuah Rumah
Disutradarai oleh Lisa Reideka, Home Sweet Loan The Musical mengembangkan cerita yang sebelumnya dikenal publik melalui novel dan film.
Versi musikal ini membawa penonton lebih dekat kepada pergulatan Kaluna sebagai bagian dari keluarga sekaligus individu yang memiliki impian sendiri.
“Yang ingin kami hadirkan adalah cerita yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton untuk melihat kembali perjalanan hidupnya tentang impian, pilihan, perjuangan, dan arti rumah bagi setiap orang,” ujar Billy Gamaliel, Program Manager Indonesia Kaya.
Pertunjukan ini juga menghadirkan karakter-karakter di luar keluarga Kaluna yang ikut memberikan warna dalam perjalanan hidupnya. Mereka antara lain Danan (Gerry Gerardo), Tanish (Alya Zafira), dan Miya (Kathy Permata) yang menjadi bagian dari lingkungan kerja dan kehidupan Kaluna.
Dengan berbagai karakter tersebut, Home Sweet Loan The Musical mencoba memperlihatkan bahwa perjalanan memiliki rumah bukan hanya mengenai tempat tinggal. Di balik impian tersebut terdapat persoalan keluarga, pekerjaan, kondisi finansial, tekanan sosial, serta pilihan-pilihan personal.
Saksikan Home Sweet Loan The Musical di TIM
Home Sweet Loan The Musical akan dipentaskan pada 30 September–18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Sebelum menyaksikan pertunjukannya secara langsung, publik dapat lebih dahulu menikmati Home Sweet Loan The Musical Original Cast Recording yang dirilis 17 September 2026 melalui Apple Music, YouTube Music, Spotify, dan TikTok.
Tiket Home Sweet Loan The Musical telah tersedia melalui loket.com/homesweetloanthemusical.
Informasi terbaru mengenai jadwal dan pertunjukan dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @homesweetloanthemusical.





