Indeks News – Aksi penembakan berdarah mengguncang sebuah arena biliar di Santo Domingo, Ekuador bagian barat, pada Sabtu malam (25/10/2025). Insiden mengerikan itu menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai satu lainnya.
Menurut laporan AFP, tiga pria bersenjata keluar dari sebuah van dan langsung melepaskan rentetan tembakan ke arah para pengunjung arena biliar yang tengah bermain.
Kejadian penembakan berlangsung cepat dan menimbulkan kepanikan di lokasi yang terletak sekitar 60 kilometer dari ibu kota Quito.
“Serangan ini merupakan bagian dari perselisihan antarkelompok kejahatan terorganisir,” ungkap seorang pejabat kepolisian kepada media lokal Alfa & Omega, Minggu (26/10/2025).
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif pasti di balik serangan brutal tersebut.
Polisi juga menduga kuat insiden ini memiliki kaitan dengan perang pengaruh antar geng narkoba yang dalam beberapa tahun terakhir telah mencengkeram Ekuador dengan gelombang kekerasan ekstrem.
Tragedi ini bukan yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian pembunuhan serupa juga terjadi di beberapa arena biliar di kawasan Santo Domingo, menandakan meningkatnya intensitas konflik antar geng di wilayah tersebut.
Pemerintah Ekuador sebelumnya telah memberlakukan status darurat keamanan nasional di sejumlah provinsi akibat lonjakan kekerasan geng, sementara aparat militer diturunkan untuk memperkuat pengamanan publik.




