Trailer The Runner Tuai Perbincangan: Gal Gadot Kembali Beraksi, Namun Tuai Pujian, Kritik, dan Perbandingan dengan Film Lain

Jakarta – Trailer perdana The Runner, film thriller aksi terbaru yang dibintangi Gal Gadot, sukses menarik perhatian pecinta film. Film produksi Prime Video ini mengisahkan Maia, seorang pengacara yang dipaksa berlari melintasi kota London setelah putranya diculik oleh sosok misterius. Demi menyelamatkan sang anak, Maia harus mengikuti setiap perintah melalui telepon, termasuk menjalankan misi berbahaya yang bertentangan dengan prinsipnya.

Sejak dirilis, trailer The Runner tersebut langsung memancing ribuan komentar dari penonton. Respons yang muncul pun beragam, mulai dari antusiasme terhadap aksi Gal Gadot hingga kritik terhadap konsep cerita yang dianggap terlalu familiar.

Netizen Soroti Banyaknya Film Bertema “Runner”

The Runner
Foto: Instagram

Salah satu topik yang paling banyak dibahas adalah kemunculan dua film dengan judul yang hampir sama pada tahun yang sama, yakni The Runner (Gal Gadot) dan Runner yang dibintangi Alan Ritchson.

Beberapa penggemar menilai hal ini cukup membingungkan.

“Awalnya saya kira Gal Gadot main di film Runner yang dibintangi Alan Ritchson. Ternyata film yang berbeda.”

“Kenapa tahun ini semua orang jadi pelari? Ada Liam Neeson, Gal Gadot, sampai Alan Ritchson.”

“Menambahkan kata ‘The’ di depan judul tidak membuatnya jadi tidak membingungkan.”

The Runner
Foto: Instagaram

Damian Lewis Dikira Jason Statham

Suara Damian Lewis dalam trailer The Runner juga menjadi bahan pembicaraan.

Banyak penonton mengaku sempat mengira suara tokoh antagonis tersebut adalah Jason Statham.

Beberapa komentar menyebut:

“Saya benar-benar mengira itu suara Jason Statham.”

“Damian Lewis terdengar seperti Jason Statham.”

Bahkan ada yang bercanda bahwa Tom Cruise seharusnya ikut bermain karena tema film yang dipenuhi adegan berlari.

The Runner
Foto: Instagram

Dinilai Mirip Film-film Thriller Klasik

Tidak sedikit penonton yang merasa premis The Runner mengingatkan mereka pada sejumlah film thriller terkenal.

Beberapa judul yang paling sering disebut antara lain:

  • Run Lola Run
  • Phone Booth
  • Cellular
  • Nick of Time
  • Eagle Eye
  • The Desperate Hour
  • Carry-On
  • Kidnap

Menurut mereka, konsep seseorang yang dipaksa mengikuti instruksi melalui telepon sambil berpacu dengan waktu bukan lagi ide baru.

Trailer Dinilai Terlalu Banyak Membocorkan Cerita

Selain itu, cukup banyak komentar yang menyayangkan isi trailer.

Beberapa penonton merasa trailer memperlihatkan terlalu banyak adegan penting.

Komentar yang muncul antara lain:

“Terima kasih sudah menunjukkan seluruh isi film.”

“Rasanya hampir semua plot penting sudah diperlihatkan.”

Meski demikian, ada pula yang berpendapat bahwa ketegangan film masih tetap menarik untuk disaksikan secara utuh.

Dukungan untuk Gal Gadot

Di sisi lain, banyak penggemar yang tetap antusias menyambut film ini.

Beberapa di antaranya menulis:

“Kalau ada Gal Gadot, saya pasti menonton.”

“Senang melihat Gal Gadot kembali menjadi pemeran utama film aksi.”

“Menurut saya ini bisa menjadi penampilan akting terbaik Gal Gadot.”

Sebagian penggemar juga memuji sinematografi trailer yang dinilai mampu menghadirkan nuansa tegang sepanjang perjalanan karakter utama.

Kritik Terhadap Gal Gadot

Meski mendapat dukungan, tidak sedikit pula komentar yang mengkritik pilihan pemeran utama.

Beberapa netizen menilai kemampuan akting maupun aksen Gal Gadot masih menjadi kelemahan.

Ada pula komentar yang menganggap film ini lebih cocok sebagai rilisan streaming daripada tayang di bioskop.

Di luar aspek perfilman, sebagian komentar juga menyinggung latar belakang militer Gal Gadot di Israel. Perdebatan tersebut menunjukkan bahwa sosok Gal Gadot masih menjadi figur yang memicu reaksi beragam dari publik. Namun, isu tersebut lebih berkaitan dengan pandangan pribadi maupun politik daripada kualitas film itu sendiri.

Dari trailer yang dirilis, The Runner memang tidak menawarkan premis yang benar-benar baru. Formula “orang biasa dipaksa menjalankan misi melalui telepon demi menyelamatkan keluarga” sudah cukup sering digunakan dalam film thriller selama dua dekade terakhir.

Namun, kekuatan film ini tampaknya bukan terletak pada orisinalitas cerita, melainkan pada tempo yang cepat, ketegangan tanpa henti, serta eksplorasi kota London sebagai latar utama. Konsep protagonis yang harus terus bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain memberi kesan seperti perpaduan antara Phone Booth, Run Lola Run, dan Eagle Eye dengan sentuhan aksi modern.

Trailer juga berhasil membangun ritme yang intens melalui adegan kejar-kejaran, aksi fisik, dan komunikasi dengan sosok misterius di balik telepon. Sayangnya, penyuntingan trailer terasa terlalu “dermawan” karena memperlihatkan banyak momen penting yang berpotensi mengurangi kejutan saat film dirilis.

Dari sisi performa, Gal Gadot di film The Runner terlihat cukup meyakinkan dalam adegan aksi yang mengandalkan stamina dan mobilitas, meskipun kemampuan dramatisnya masih menjadi perdebatan di kalangan penonton. Kehadiran Damian Lewis sebagai sosok misterius juga menjadi nilai tambah karena berhasil membangun aura ancaman hanya melalui suaranya.

Secara keseluruhan, The Runner berpotensi menjadi tontonan thriller yang menghibur bagi penikmat film aksi dengan tempo cepat. Meskipun premisnya tidak sepenuhnya segar, eksekusi, atmosfer, dan intensitas aksi akan menjadi faktor penentu apakah film ini mampu tampil menonjol di tengah banyaknya film bertema serupa yang juga hadir pada tahun ini. (EH).

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses