Muse kembali menunjukkan sisi musikal yang berbeda lewat single terbaru mereka, “Nightshift Superstar”, yang kini telah resmi dirilis bersama video musiknya. Lagu tersebut menjadi salah satu materi terbaru dari album studio ke-10 mereka, The WOW! Signal, yang dijadwalkan meluncur pada 26 Juni 2026.
Beranggotakan Matt Bellamy, Chris Wolstenholme, dan Dominic Howard, trio asal Devon, Inggris, ini kali ini meninggalkan sebagian besar elemen rock alternatif yang selama ini menjadi ciri khas Muse dan memilih mengeksplorasi wilayah yang lebih groove-driven. “Nightshift Superstar” dibangun di atas permainan bass yang dominan, ritme dansa yang energik, serta sentuhan French house yang membuatnya terasa segar sekaligus mengejutkan.
Secara musikal, lagu ini terdengar seperti perpaduan antara era eksperimental Muse di album The 2nd Law dengan pendekatan elektronik modern yang lebih berani. Hasilnya adalah sebuah anthem yang terasa cocok dimainkan baik di arena konser maupun di lantai dansa.

Video Musik yang Futuristik dan Penuh Warna
Video musik “Nightshift Superstar” memperkuat nuansa tersebut dengan visual futuristik yang penuh warna neon, tata cahaya kosmik, dan atmosfer malam yang glamor. Muse menghadirkan dunia yang seolah berada di antara pesta antargalaksi dan mimpi fiksi ilmiah, selaras dengan konsep besar album The WOW! Signal yang mengangkat tema misteri kosmos, harapan eksistensial, dan kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi.
Melalui visual yang dinamis dan estetika retro-futuristik, video ini berhasil menjadi pendamping yang tepat bagi karakter lagu yang enerjik dan penuh optimisme. Jika beberapa rilisan sebelumnya dari album ini terdengar lebih gelap dan introspektif, “Nightshift Superstar” justru menghadirkan sisi Muse yang lebih cerah, ekspresif, dan mengajak pendengarnya untuk bergerak.
Salah Satu Lagu Muse Paling Tak Terduga dalam Beberapa Tahun Terakhir

“Nightshift Superstar” mungkin menjadi salah satu rilisan Muse yang paling tak terduga dalam beberapa tahun terakhir. Alih-alih mengandalkan riff gitar besar atau aransemen rock progresif yang megah, band ini memilih fokus pada groove dan atmosfer.
Keputusan tersebut berisiko bagi grup yang telah memiliki identitas kuat selama lebih dari dua dekade. Namun, Muse tampaknya berhasil membuat eksperimen ini tetap terasa autentik. Meski lebih funky dan dance-oriented, lagu ini masih memiliki skala produksi besar dan nuansa sinematik yang menjadi DNA mereka.
Single ini juga memperlihatkan bagaimana The WOW! Signal berpotensi menjadi salah satu album Muse yang paling beragam secara musikal. Sebelumnya mereka telah merilis “Unravelling”, “Be With You”, “Cryogen”, dan “Hexagons”, yang masing-masing menunjukkan warna berbeda namun tetap terhubung melalui tema kosmik yang menjadi benang merah album.

Tracklist Album The WOW! Signal
- The Dark Forest
- Nightshift Superstar
- Shimmering Scars
- Cryogen
- Be With You
- Hexagons
- The Sickness In You & I
- Unravelling
- Hush
- Space Debris
Setelah merayakan pengumuman album dengan konser intim di Brixton pada April lalu, Muse juga telah mengumumkan tur arena Amerika Utara 2026. Sementara itu, jadwal tur Inggris dan Eropa diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Dengan “Nightshift Superstar”, Muse sekali lagi membuktikan bahwa mereka masih berani mengambil risiko kreatif. Dan meski hasilnya mungkin akan membagi pendapat para penggemar lama, lagu ini menunjukkan bahwa setelah lebih dari 25 tahun berkarier, Muse masih mampu terdengar relevan sekaligus mengejutkan. (EH).




