Beranda DAERAH KABUPATEN PESSEL Kebakaran di Pesisir Selatan, Diduga ODGJ Tewas Terbakar!

Kebakaran di Pesisir Selatan, Diduga ODGJ Tewas Terbakar!

kebakaran,Pesisir selatan
Ilustrasi
Tim Identifikasi Polres Pesisir Selatan melakukan identifikasi terhadap seorang korban kebakaran di pondok kebun atau ladang milik warga di Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang pada Minggu kemarin (13/11) sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, seorang pria tak dikenal dilaporkan tewas terbakar di pondok kebun yang berlokasi di Rimba 3 Jurai, Dusun Lubuak Tanah, Kampung Koto Tangah itu.

Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose mengatakan, pihaknya menerima laporan bahwa pondok kebun yang ditempati korban, sudah dalam keadaan terbakar, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Informasi dari warga setempat menyebut ada orang tak dikenal tanpa identitas yang diduga ODGJ menghuni pondok itu, yang diketahui jauh dari permukiman masyarakat,” kata AKP Hendra. Senin (14/11).

Dia berujar, sebelum peristiwa itu terjadi, korban diduga menyalakan api di sekitar pondok, dan kemudian korban tertidur. Akhirnya, api yang dinyalakan korban semakin membesar dan menyebar luas.

“Sehingga korban ditimpa pondok, yang mengakibatkan korban terbakar hingga hangus bersamaan dengan pondok tersebut,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, kata Hendra, korban yang meninggal dunia tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Lengayang. Tak lama kemudian, jenazahnya dibawa ke RSUD M Zein Painan.

“Pada Minggu (13/11) sekitar pukul 21.45 WIB, barulah didapat informasi bahwa korban yang diduga ODGJ itu bernama Ipen, warga Koto Panjang Surantih,” terangnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada warga setempat yang telah membantu pihak kepolisian dalam mengungkap identitas korban dan penyebab kebakaran tersebut.

“Nantinya akan dipastikan penyebab dan identitas korban lebih lanjutnya, setelah pihak keluarga korban kami temui,” tutupnya. (Kay)

 

Artikulli paraprakIndra Kenz Divonis 10 Tahun, Korban: Hakim Tidak Adil
Artikulli tjetërTak Kunjung Surut, 222 Rumah di Mentawai Masih Terendam Banjir