Beranda PERISTIWA Lansia di Kediri Ditemukan Tewas dalam Sumur

Lansia di Kediri Ditemukan Tewas dalam Sumur

lansia,kediri
Ilustrasi
Seorang lansia yang bernama Kanipah berusia 71 tahun mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sumur pada Rabu malam (17/8). Wanita itu diketahui warga Dusun Patilaler, Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Ringinrejo Iptu Joko Suparno menyampaikan, saksi yang mengetahui peristiwa itu menantu korban, Nafi’udin 42 tahun.

Awalnya, ia diberitahu istrinya jika ibunya tidak ada di kamar setelah shalat Magrib.

“Anak korban yakni Rini sedang menyetrika. Kemudian melihat ibunya salat Magrib. Setelah itu anak korban berniat masuk ke kamar ibunya, namun pintunya dalam kondisi terkunci,” kata Iptu Joko Suparno, Kamis (18/8).

Anak korban, mengetahui kamar ibunya terkunci seketika bingung dan panik. Saksi kemudian berusaha membuka pintu dengan membuka kunci.

Pada saat pintu terbuka diketahui korban tidak ada di dalam kamar tidurnya.

“Saksi Rina melihat ibunya tidak ada di dalam kamar langsung berusaha mencari. Dan memberitahu suaminya untuk mencari ibunya itu,” ujar Iptu Joko.

Nafi’udin, lanjut diungkapkan Kapolsek Ringinrejo, mencoba mencari di belakang rumah. Pada saat di sumur belakang rumahnya itu Nafi’udin melihat mertuanya itu berada di dalam sumur.

“Melihat korban berada di dalam sumur, saksi langsung meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek,” jelasnya.

Korban setelah dievakuasi dari sumur, dilakukan pemeriksaan di tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas Inafis Mapolres Kediri dan dokter setempat tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.

“Korban diduga terpeleset dan kemudian terjatuh di sumur. Hasil dari pemeriksaan di tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiyaan,” papar Kapolsek Ringinrejo.

Sementara, dari keterangan para saksi, diketahui korban mengalami depresi. Korban mempunyai riwayat penyakit glukoma.

BACA JUGA  Polisi Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Padang

“Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut. Dan menolak jika korban dilakukan autopsi,” pungkasnya. (Kay)

Artikulli paraprakAnggota Satpol PP Padang Kembali Diserang, 5 Personil Alami Luka Lebam
Artikulli tjetërBocah SD di Sumenep Dicabuli Seorang Pria di Semak-semak