Beranda blog Halaman 1492

Indonesia Esports Legends Rilis Push It Down-nya Sara Fajira dan Eka Gustiwana

0
Indonesia Esports Legends
Indonesia Esports Legends Rilis Soundtrack Push It Down-nya Sara Fajira dan Eka Gustiwana / Foto : Dok. Trinity Optima Production
“Indonesia Esports Legends” hadir hasil kolaborasi Trinity Optima Production dengan Telkomsel  dan didukung oleh rumah produksi Supreme League.

Indonesia Esports Legends adalah  serial dokumenter yang mengisahkah perjalanan karier atlet-atlet esports ternama di Tanah Air. Serial tersebut hadir dalam 10 episode yang masing-masing berdurasi kurang lebih selama 30 menit.

Indonesia Esport Legends selain serial, akan ada 1 episode utama berupa film berdurasi 100 menit yang akan menceritakan tentang cikal bakal perkembangan Esports di Indonesia.

Indonesia Esports Legends
Sara Fajira / Foto : Dok. Trinity Optima Production

Film Indonesia Esports Legends ini dipersembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada para “pakar” di belakang layar yang membuat Esports berkembang serta mengajak para generasi muda untuk ikut andil dalam industri Esports.

Turut dipersembahkan juga sebuah single yang menjadi original soundtrack serial maupun film dokumenter tersebut. Lagu tersebut berjudul “Push It Down”, dibawakan oleh Eka Gustiwana dan Sara Fajira.

Indonesia Esports Legends
Foto : Dok. Trinity Optima Production

“Push It Down” adalah lagu yang didedikasikan untuk semua pahlawan atau legends, khususnya para Pro Player dan para pelaku esports di Indonesia, yang sangat menginspirasi sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.

Terkait proses pembuatan lagunya, Eka Gustiwana dan Sara Fajira melakukan brainstorming secara daring. Eka Gustiwana menciptakan musiknya, dan Sara Fajira membantu membuat lirik dan sebagai penyanyinya. Akhirnya, setelah melakukan sebanyak dua kali pertemuan, lahirlah OST Indonesia Esports Legends “Push It Down”.

Indonesia Esports Legends
Eka Gustiwana / Foto : Dok. Trinity Optima Production

“Semoga banyak yang suka sama lagunya dan pesan dari lagu tersampaikan dengan baik. Untuk para Indonesia Esports Legends dan juga kamu, jangan pernah menyerah meski kamu sedang berada di tengah peperangan! Tetaplah menginspirasi! Endless battle up ahead, got a war to compete, push it down, we’re unstoppable!” kata Eka Gustiwana dan Sara Fajira. (EH).

Dompet Dhuafa Gelar Indonesian Humanity Summit, Tingkatkan Laju Ekonomi Masyarakat

0
Indonesian Humanity Summit
Dompet Dhuafa Gelar Indonesian Humanity Summit / Foto : Dok. Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa di penghujung tahun 2021 gelar Indonesian Humanity Summit ( I-HitS ) yang berlangsung dari tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022.

Gelaran Indonesian Humanity Summit dengan 10 (sepuluh) kelas eksklusif untuk membedah secara mendalam bagaimana strategi manajemen filantropi dari para pakar di bidangnya.

Indonesian Humanity Summit mencoba mengukuhkan tujuan dari program pemberdayaan yang semestinya lebih mengarah pada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat salah satunya melalui teknik assesment wilayah dan masyarakat dengan Logical Framework Approach (LFA) serta masih banyak lagi yang lainnya.

Indonesian Humanity Summit
Indonesian Humanity Summit / Foto : Dok. Dompet Dhuafa

“Kemiskinan itu dinamis, setiap saat berubah dan sangat berdinamika. Kemiskinan kemarin dapat ditanggulangi dengan kompetensi kemarin. Kemiskinan besok membutuhkan kompetensi masa depan. Sebagai organisasi pengelola ZISWAF (zakat, infak, sedekah dan wakaf), kekinian dan kepekaan dalam mengelola kepercayaan publik di masa pandemi menjadi kunci bagi organisasi agar terus memberikan manfaat yang jangka panjang”.ujar Bambang Suherman, selaku Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa dalam Gelaran Indonesian Humanity Summit .

Berbagai strategi Dompet Dhuafa dengan perkembangannya secara buka-bukaan dipaparkan secara daring, dalam pembahasan bedah Strategi Manajemen Filantropi pada Kamis lalu 23 Desember 2021.

“Logframe Analysis (LFA) ini juga sebagai alat penilaian program. Kadang kita sulit menilai program karena tidak punya basis perencanaan. Audit itu tidak hanya audit keuangan, tetapi juga mencakup audit program. Bagaimana perencanaannya, apakah ada dan dilaksanakan SOPnya, evaluasinya seperti apa. Audit program sampai pada tingkat menilai proses program. Dana yang kita kelola ini dana umat, jangan sampai satu rupiah pun tidak bisa kita pertanggungjawabkan”.kata Casdimin GM Program dan Bisnis Karya Masyarakat Mandiri.

Indonesian Humanity Summit
Indonesian Humanity Summit / Foto : Dok. Dompet Dhuafa

“Dengan LFA ini, proses monev itu akan lebih fokus. Alat bantu yang cukup yang mudah untuk mengontrol adalah mengukur dengan KPI yang telah dibuat. Ini menjadi prinsip dalam program agar bisa dievaluasi. LFA ini sangat komprehensidf dalam penyusunan program,”tambah Casdimin.

Sementara di tengah pandemi Covid-19, era Digitalisasi semakin berkibar, menjadi kebutuhan penting di kondisi saat ini. Dompet Dhuafa terus bergerak dan melihat potensi berbagai lini digital termasuk dalam mengelola donatur.

“Merawat Donatur tidak hanya dilakukan oleh Customer Service saja, tetapi oleh seluruh tim di organisasi. Bahkan oleh OB sekalipun. Masih banyak donatur yang bertransaksi secara konvensional atau transfer bank 2/3, digital sekitar 1/3. Tantangannya adalah proses konfirmasi atas transaksi via bank, cuman 10% yang sudah konfirmasi sisanya tidak dapat diidentifikasi atau diolah. Penggunaan rekening tidak dikurangi, tetapi mulai sekarang kita perlu melakukan proses mapping. Ada tantangan besarnya, kita ga bisa menggrab data donatur. Dengan aplikasi digital, kita bisa memaksa donatur untuk mengisi data”, ucap Restiningtyas, Customer Care Manager Dompet Dhuafa.

Selain melalui pengelolaan kanal Digital, Dompet Dhuafa terus bergerak dengan merawat jaringan dan membangun kolaborasi gerakan.

“Kita bukan satu-satunya penentu perubahan oleh karena itu kita butuh dukungan lingkungan”,kata Syamsul Ardiansyah selaku Aliansi Strategis Manager Dompet Dhuafa.

Syamsul menambahkan beberapa tips-tips dalam membangun jaringan dan kolaborasi gerakan yakni:
1. Perkuat portofolio lembaga (positioning);
2. Bangun core competency lembaga (Peran strategis);
3. Tentukan perubahan (signifikan) yang ingin dicapai dari berjejaraing dan kolaborasi;
4. Tentukan Investasi strategis apa yang akan diberikan;
5. Tentukan milestone kebermanfaatan yang akan dicapai.

Di tengah pandemi Covid-19, Dompet Dhuafa terus hadir di tengah-tengah masyarakat, peran kolaborasi menjadi hal yang penting dalam mendorong tingkat laju ekonomi.

Melalui program Social Trust Fund yang dikembangkan Dompet Dhuafa diharapkan menjadi “Bank nya orang Miskin”.

“Ada macam2 jenis pemberdayaan UMKM yang telah kami lakukan. Ada yang berhasil, stagnan dan gagal, kami tidak akan mengklaim semua program berhasil. Justru dari semua proses tersebut, kami mendapatkan banyak pembelajaran”, ujar  Armie Robi selaku Manager Inovasi & Kelembagaan Zakat Dompet Dhuafa. (EH).

Habib Bahar Didatangi Perwira Tinggi TNI Viral di Media Sosial

0
Perwira Tinggi
Video Habib Bahar bin Smith didatangi perwira tinggi TNI bertongkat komando viral di media sosial. Pada video tersebut terlihat Habib Bahar berdebat dengan perwira TNI tersebut.

Perwira tinggi TNI itu terlihat meminta Habib Bahar menjaga ucapannya ketika menyampaikan ceramah. Diingatkan oleh seorang perwira TNI, Habib Bahar pun tidak terima.

“Ini nggak akan terjadi kalau bapak menjaga kalimat bapak,” ujar perwira tinggi TNI tersebut dalam video dilihat, Jumat (31/12/2021).

“Saya menjaga kalimat saya,” jawab Bahar.

“Menurut bapak,” kata perwira TNI tersebut.

Habib Bahar kemudian menanyakan maksud dan tujuan perwira TNI itu datang ke kediamannya. Namun, perwira TNI itu tidak menjelaskan secara detail alasan kedatangannya.

“Tapi gini pak, saya mau tanya, urusannya apa?” tanya Bahar.

“Saya mendapat pesan,” katanya.

“Pesan dari siapa?” timpal Bahar.

“Dari saya selaku penguasa wilayah. Sudah tugasnya pak, bapak berikan ceramah yang baik kepada…,” kata perwira TNI itu.

Kemudian, Habib Bahar pun menyinggung soal KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Lagi-lagi anggota TNI itu meminta Bahar hati-hati ketika berucap.

“Tugas saya ngasih ceramah, tugasnya Dudung harusnya jangan usik-usik masalah agama kalau nggak tahu masalah agama, akhirnya apa? Mensifati Tuhan dengan sifat manusia,” ujar Bahar terdengar juga teriakan ‘betul’ dalam video itu.

“Bapak sebagai ulama harus berhati-hati ngomong,” kata perwira TNI itu.

“Lho ngomong apa, saya meluruskan yang benar. Salah, harus diluruskan,” jawab Bahar.

Sementara, pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar membenarkan video tersebut. Aziz mengatakan anggota TNI yang debat dengan Habib Bahar adalah Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Aziz juga memberikan video lainnya yang menampilkan debat Habib Bahar dengan Brigjen Achmad Fauzi. Dalam video yang dibagikan Aziz, awal mula Brigjen Achmad Fauzi menyampaikan kedatangannya itu untuk memastikan Habib Bahar datang memenuhi panggilan Polda Jabar.

Cassandra Angelie Akui Baru 5 Kali Lakukan Hubungan Badan dengan Pria Hidung Belang

0
Cassandra Angelie
Artis sinetron Cassandra Angelie yang kini namanya tengah melejit sejak terciduk terkait dugaan prostitusi di sebuah hotel mewah di Jakarta Pusat, ternyata bertarif Rp 30 juta untuk sekali kencan dengan pria hidung belang.

Cassandra Angelie mengaku baru 5 kali melayani pria hidung belang selama menjalankan praktik prostitusi online.

Namun, Cassandra Angelie sudah mengantongi Rp 150 juta dari pekerjaannya melayani jasa seksual tersebut.

Cassandra yang pernah bermain sinetron Ikatan Cinta itu mengaku terdesak kebutuhan hidup hingga menjalankan pekerjaan sebagai penyedia layanan seksual tersebut.

“Sekali kencan tarifnya Rp 30 juta dan CA mengaku sudah lima kali melakukannya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Jumat (31/12/2021).

Artis yang juga model berusia 23 tahun tersebut diamankan polisi di satu hotel mewah di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu lalu pukul 21.30 WIB.

Cassandra saat ditangkap di kamar hotel, kepergok sedang tidak memakai busana. “Ketika ditangkap, dia ada di dalam kamar hotel dan tidak memakai pakaian,” ujar Endra Zulpan.

Kini, Cassandra Angelie sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam pidana 6 hingga 15 tahun penjara. Selain Cassandra polisi juga menetapkan 3 tersangka lainnya yang berperan sebagai muncikari dan menawarkan Cassandra ke pria hidung belang.

Dalam kasus tersebut, sejumlah barang bukti diamankan pihak berwajib mengamankan kutang hingga pakaian dalam, kartu ATM dan ponsel milik Cassandra.

Di label barang bukti tersebut tertulis nama Cassandra Angelie selaku pemilik. Label tersebut terdapat di barang bukti berupa pakaian dalam.

“Untuk prosedur penangkapan sudah sesuai dengan SOP yang berlaku. Tak luput pula kita melibatkan polwan dalam pengamanan tersebut,” ujar Zulpan.

Timnas Indonesia vs Thailand di Leg 2 Final AFF, Berat Tapi Optimis

0
Timnas Indonesia
PSSI@Instagram
Laga Timnas Indonesia vs Thailand pada Leg 2 Final Piala AFF 2020 akan diselenggarakan di National Stadium, Singapura, Sabtu (1/1/2022) malam.

Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong memastikan pemainnya siap tempur kembali setelah menjalani pemulihan kondisi.

“Yang paling penting pemulihan fisik, kami yakin bisa bermain lebih baik di leg kedua,” ujar Shin Tae-yong dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (31/12).

Kekalahan telak 0-4 di leg pertama dari Thailand menurut pelatih Indonesia ini memang membuat para pemain dituntut harus mencetak banyak gol agar bisa mengejar defisit.

Minimal harus menang dengan margin lima gol untuk bisa meraih gelar juara. Untuk mendapatkan banyak gol memang tidak mudah, tetapi Shin Tae Yong meyakinkan bahwa pemain-pemainnya bakal tampil lebih baik lagi dibandingkan pada saat Leg 1.

“Pemain harus bisa bermain lebih tenang dan bekerja keras lagi,” jelasnya.

Dengan kondisi Timnas Indonesia saat ini yang banyak dihuni pemain-pemain muda, persoalan mental memang sangat berpengaruh. Apalagi, dalam pertandingan berlabel final yang tentu saja tekanannya sangat besar.

Pertandingan Indonesia kontra Thailand akan kick-off mulai pukul 19.30 WIB. Selain disiarkan secara langsung, pertandingan juga akan ditayangkan via live streaming.

Pelanggan Cassandra Angelie dalam Kasus Prostitusi Dibongkar Polisi

0
Cassandra Angelie
Polisi mengungkapkan pelanggan yang pernah berkencan dengan artis Cassandra Angelie. Hal ini diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan.

Zulpan mengatakan pelanggan Cassandra Angelie merupakan kalangan tertentu. Namun, Kombes Zulpan tak membeberkan secara gamblang soal identitas para pengguna jasa pemain Ikatan Cinta itu.

“Bukan artis, pelanggannya dari kalangan tertentu yang saya enggak mau sampaikanlah,” ujar Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/12/2021).

Zulpan menuturkan Cassandra Angelie terjerat dalam dunia prostitusi lantaran masalah ekonomi. Hal itu terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap artis sinetron tersebut.

“(Motif) kebutuhan ekonomi,” ujar Zulpan.

Awal mula Cassandra terjerumus ke dunia tersebut dari perkenalannya dengan para muncikari. “Ada teman juga yang membawa dia ke dalam grup ini, sehingga dia bergabung. Makanya saya bilang tadi ada beberapa public figure lain juga yang sudah kami deteksi,” imbuh Zulpan.

Sebelumnya, Cassandra ditangkap di salah satu hotel kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (29/12). Tak hanya Cassandra, polisi juga menangkap tiga orang lainnya yang berperan sebagai muncikari

Polwan Cantik AKP Rita Yuliana yang Dulu Sempat Viral Kini Ditarik ke Polda Metro Jaya

0
Masih ingat dengan polwan cantik AKP Rita Yuliana? Kini dia ditarik ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya Rita menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kini polwan cantik yang sempat viral ini muncul namanya dalam mutasi terbaru yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan Nomor : ST/2604/XII/KEP.2021 yang dikeluarkan Mabes Polri pada tanggal 24 Desember 2021, AKP Rita Yuliani akan masuk menjadi anggota Jenderal Asal Makassar, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

AKP Rita Sorcha Yuliana SIK MM menganggap mutasi merupakan sesuatu yang lumrah di tubuh Polri. Menurutnya pemindahan dirinya merupakan langkah penyegaran di dalam instansi kepolisian.

“Bagi saya pribadi, hal ini menjadi tantangan baru dalam memberikan pelayanan Kepolisian untuk masyarakat di Ibu Kota. Insyaallah saya siap dan Ikhlas,” ungkap Rita.

Polwan cantik ini sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu karena mahir berbahasa mandarin. Selama berkiprah di institusi Kepolisian, Rita kerap menorehkan Prestasi yang membanggakan.

Salah satunya adalah pada tahun 2018, Rita Yuliana menjadi satu–satunya perwakilan polisi Indonesia yang mendapatkan beasiswa International Law Enforcement Liaison Officer Program di Beijing Foreign Studies University (BFSU) Kota Beijing, Negara Republik Rakyat Cina.

 

Polwan Cantik

Program tersebut merupakan spesialis bahasa mandarin yang diikuti oleh kurang lebih 33 negara dari tiga benua yakni Eropa, Asia serta Afrika.

Di sana Rita mendapatkan Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) dalam ujian standardisasi kemahiran berbahasa mandarin bagi penutur asing yang hanya ditargetkan mencapai HSK level 3, justru ia mendapatkan HSK level 4 yang melebihi target.

Selama berdinas di Polda NTB, Rita sempat bertugas di Subdit IV Dit Reskrimum Polda NTB. Di sana Rita berhasil mengungkap kasus striptis Metzo di kawasan pariwisata Sengigi.

Polwan cantik ini kemudian mendapatkan promosi jabatan sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Barat dan terakhir menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Timur.

Saat menjabat Kasat Lantas, Rita beberapa kali menorehkan prestasi dengan melakukan inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat.

Salah satunya yakni menginisiasi pembuatan gerai vaksin di layanan Satpas SIM Polres Lombok Timur yang pertama di Indonesia. Program tersebut menjadi role model untuk seluruh jajaran Kepolisian RI.

Hal itu juga membuat dirinya diganjar penghargaan oleh Kapolda NTB yang saat itu dijabat oleh Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam peringatan Hari Jadi ke-73 Polwan yang berlokasi di Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB.

Perempuan kelahiran Selong, Lombok Timur 1 Juli 1992 ini bergabung di kepolisian pada tahun 2013. Saat itu niatan untuk menjadi polisi rupanya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Orang tua Rita sempat tidak mengizinkan bungsu empat bersaudara ini untuk tinggal berjauhan.

Akhirnya, polwan cantik ini pun nekat mendaftarkan diri pada seleksi Akpol bersamaan dengan seleksi IPDN sesuai permintaan orangtuanya. Dan takdir pun seolah menggariskan impian Rita.

“Saya diterima di Akpol,” ujarnya.

Usai menempuh pendidikan kepolisian dan S1 STIK PTIK, Rita ditugaskan di Polda DIY. Dia bertugas di Bagian Sentra Pelayanan Kepolisian di Gunungkidul.

Selesai mengikuti pendidikan ke China tahun 2019, Rita pulang ke tanah air dan langsung ditugaskan di Subdit IV Dit Reskrimum Polda NTB.

Pada tahun 2020, Rita kemudian dipercaya menjadi Kasat Lantas Polres Lombok Barat. Tidak lama, Rita menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Timur.

Perkosa Gadis Disabilitas, Kakek 65 Tahun Ditangkap Polisi

0
perkosa,gadis
Diduga melakukan pemerkosaan terhadap gadis disabilitas, seorang kakek berusia (65) tahun diamankan Unit PPA Satreskrim Polresta Padang. Korban diketahui berusia (22) tahun.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda menerangkan, diduga pelaku diamankan pada Rabu kemarin (29/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pelaku diamankan di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, ia diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan atau persetubuhan terhadap perempuan yang tidak berdaya,” ujarnya, Kamis (30/12).

Tindakan perkosaan yang dituduhkan diketahui terjadi pada Kamis, (2/12) sekitar pukul 17.00 WIB. “Lokasinya di ladang jagung,” imbuhnya.

Rico menambahkan, kejadian diketahui oleh pelapor berinisial J yang diberitahukan oleh seorang saksi saat melihat korban sedang berdua di lokasi dengan tersangka.

Setelah itu, pelapor bertanya kepada korban apa yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban.

“Kemudian korban bercerita kepada pelapor bahwasanya pelaku telah melakukan perbuatan yang tidak patut layaknya suami-istri,” tuturnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanitreskrim unit IV (PPA) Satreskrim Polresta Padang, memerintahkan Kasubnit I unit PPA berserta personelnya untuk melakukan penyelidikan.

Kemudian, dilakukan upaya hukum penangkapan terhadap tersangka tanpa perlawanan.

“Tersangka telah diamankan ke Polresta Padang guna penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Pelaku dijerat sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 286 KUH Pidana.(Kay)

Ketua KONI Sumbar Agus Suardi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

0
Agus Suardi
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Agus Suardi, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana KONI Padang periode 2018-2020, Jumat (31/12/2021).

Agus Suardi ditetapkan Kejaksaan Negeri Padang sebagai tersangka terkait jabatannya yang pernah menjadi Ketua KONI Padang bersama mantan Wakil Ketua KONI Padang, DV dan mantan Wakil Bendahara KONI Padang, NZ.

“Setelah kita periksa tadi pagi, hari ini ketiga mantan pengurus KONI Padang kita tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Padang, Therry Gautama.

Therry mengungkapkan, ketiga tersangka dijerat pasal 2, 3, 9 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 (I) KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Namun, ketiga tersangka hingga kini belum ditahan karena dinilai koperatif dan pertimbangan karena yang bersangkutan masih ada laporan pertanggungjawaban yang harus diselesaikan.

Therry juga mengatakan saat ini, pihaknya sedang melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Padang, menyelidiki kasus dugaan korupsi Agus Suardi ketika menjabat sebagai ketua KONI Padang.

Kejari Padang menemukan dugaan kerugian keuangan negara yang timbul akibat kasus itu mencapai Rp 2 miliar lebih.

Therry mengatakan kasus tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat dan kemudian pihaknya melakukan penyelidikan sejak 21 September  lalu.

Dari hasil penyelidikan ditemukan dugaan kegiatan fiktif dalam anggaran KONI 2018, 2019, dan 2020, serta pembayaran ganda transportasi pengurus KONI.

Tarif Cassandra Angelie Rp 30 juta untuk Sekali Kencan

0
Cassandra Angelie
Tarif artis Cassandra Angelie yang diduga terlibat prostitusi online sekitar Rp30 juta. Sang artis pun mengakui baru lima kali menerima orderan dari pelanggan yang ditawarkan oleh muncikari.

Tarif Cassandra Angelie ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan.

“Tersangka CA dalam kegiatan prostitusi online ini baru melakukan sebanyak lima kali kemudian tarif Rp30 juta,” ujar Zulpan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (31/12/2021).

Zulpan mengatakan Cassandra Angelie terlibat dugaan prostitusi karena alasan ekonomi. Pihaknya pun akan mendalami pembagian uang dari dugaan prostitusi online ini.

“Karena kebutuhan ekonomi. Nanti bagaimana pembagian kita dalami,” jelasnya.

Dalam kasus prostitusi ini, Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka. Selain Cassandra yang bisa melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Kemudian tiga orang lainnya yakni, KK (24), R (25), dan UA (26).

Ketiga muncikari ini berperan menawarkan saudara Cassandra kepada pihak lain yang ingin melalukan hubungan badan. Mereka juga mengirim foto-foto Cassandra kepada para calon pelanggan.

Sebelumnya, Kepala Unit I Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol I Made Redi mengungkap penangkapan terhadap artis sinetron Cassandra Angelie diduga terlibat prostitusi online.