Beranda blog Halaman 1493

Cassandra Angelie Artis Sinetron Terlibat Kasus Prostitusi Ditangkap dalam Kondisi Bugil

0
Cassandra Angelie
Artis Cassandra Angelie bikin heboh di media sosial usai ditangkap polisi di sebuah hotel mewah di kawasan Jakarta Pusat. Artis sinetron ini ditangkap dalam kondisi bugil atau tak mengenakan pakaian.

Tidak hanya Cassandra Angelie, ternyata di tangan polisi ternyata juga ada sederetan nama-nama artis yang yang masuk daftar list mucikari yang membawa artis ini ke lembah hitam tersebut.

“Hasil pemeriksaan kita kepada para pelaku, Subdit Cyber sudah bisa mendapatkan data bahwa kita memiliki data public figure-public figure lainnya yang masuk dalam daftar, list, para muncikari ini,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/12/2021).

Polisi juga akan memanggil para public figure yang masuk list muncikari dalam rangka edukasi.

Terkait kasus Cassandra Angeline, polisi telah menyita sejumlah barang bukti. Bukti-bukti tersebut menjadi penguat terjadinya prostitusi online.

“Jadi semua handphone mereka menjadi barang bukti dan di situ juga sudah diketahui dan membuktikan unsur pidananya terjadi percakapan, pengaturan untuk kegiatan prostitusi sehingga terjadi pertemuan di Hotel Aston tersebut,” jelasnya.

Cassandra Angelie dan tiga muncikari sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan prostitusi online. Ketiga muncikari itu berperan untuk menawarkan Cassandra kepada pihak lain.

“Tersangka KK usul 24 tahun, kemudian R 25 tahun, kemudian UA 26 tahun mereka bertiga itu sebagai muncikari. Di mana peran dari mereka bertiga adalah yang menawarkan saudari CA kepada pihak-pihak lain yang ingin melakukan hubungan badan dengan tarif tertentu,” ujar Kombes E Zulpan

Zulpan juga mengatakan Cassandra Angelie ditawarkan oleh muncikari kepada pihak lain dengan tarif tertentu. Para muncikari juga berperan untuk menampung duit pembayaran awal.

“Kemudian juga para muncikari ini melakukan penampungan transfer dana terkait dana untuk pembayaran awal kegiatan prostitusi ini,” pungkas Zulpan.

Anya Geraldine Resah Usai Menjadi Pelakor

0
Anya Geraldine
Anya Geraldine usai berperan sebagai Wanita pelakor pada serial Layangan Putus, kini menjelma jadi sosok aktris yang mendadak dikagumi publik. Dalam serial itu ia berperan sebagai wanita pelakor bernama Lidya Danira.

Kini apa pun yang dilakukan Anya Geraldine di dunia maya selalu berakhir jadi sorotan. Anya tampaknya tak bermaksud apa-apa ketika mengunggah foto dengan caption yang ditulis memang memancing komentar netizen.

“Kesendirian adalah kebahagiaan,” tulis Anya Geraldine.

Netizen kemudian ramai mengomentari unggahan Anya dengan menyebut karakter Lidya adalah wanita yang meresahkan.

Berperan sebagai pelakor atau perebut laki orang, dalam web series bertajuk Layangan Putus. Anya berperan mencintai Aris, sosok pria yang sudah beristri. Akhirnya Anya mengaku tak ingin memiliki suami seperti tokoh yang diperankan Reza Rahardian itu.

Apalagi sosok Aris tega menduakan istrinya, Kinan yang diperankan oleh Putri Marino. Aris pun tak mau mengaku ketika sudah ketahuan berselingkuh.

Anya Geraldine juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait pernikahan. Bahkan ia mengaku takut menikah seiring bertambahnnya usia.

“Makin tua jadi makin takut nikah,” tulisnya.

Anya pun sempat menjadi trending topik Twitter setelah dirinya mengungkapkan tak ingin memiliki suami seperti tokoh Aris. Menurut Anya, hal yang paling menakutkan ketika perselingkuhan sudah ketahuan tapi masih dijalani.

 

Novel Bamukmin Nyatakan Bakal Didukung 13 Juta Pemilih pada Pilpres 2024

0
Novel Bamukmin
Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin mengaku optimis menang pada Pilpres 2024 mendatang sebab kata belasan juta masyarakat Indonesia sudah pasti memilih dirinya.

Novel Bamukmin mengungkapkan, salah satu agenda yang mesti dituntaskan dalam 100 hari kerja jika terpilih pada Pilpres 2024 nanti adalah menjebloskan para pelaku penistaan agama.

“Saya ditanya oleh banyak wartawan soal 100 hari cawapres, menang saja enggak sudah ditanya 100 hari. Tetapi yang pasti, kalau ditanya 100 hari saya sebagai cawapres, pasti saya bela keadilan. Saya pasti penjarakan tuh semua penista agama,” ujar Novel Bamukmin dalam konferensi pers bela Habib Bahar dan Gus Nur Kamis (30/12/2021).

Namun, Novel tidak menyebutkan nama para penista agama yang ia maksud, namun pentolan Front Pembela Islam (FPI) ini kerap menyebut sejumlah nama yang dianggap menista Agama Islam di berbagai kesempatan, seperti Sukmawati Soekarnoputri, Viktor Laiskodat, Ade Armando, Abu Janda dan yang terbaru dia juga menyebut KSAD Jenderal Dudung Abdurachman juga sebagai penista agama buntut pernyataan ‘Tuhan bukan orang Arab’

Novel juga sangat percaya diri apabila bisa memenangkan Pilpres 2024 mendatang, dia mengklaim dirinya didukung sekitar 13 juta penduduk Indonesia.

Namun, tidak ia jelaskan cara hitung hitungan untuk mendapatkan angka 13 juta orang yang diklaim mendukungnya tersebut. Kata Novel merujuk pada jumlah masyarakat yang datang pada aksi 212 di kawasan Monas beberapa tahun silam.

“Kalau mereka dipukul rata yang hadir 212 mewakili lima orang, maka suara pemilih saya adalah 65 juta dan bisa jadi setiap orang yang datang mewakili rata-rata 10 orang, maka pemilih saya 130 juta orang.” ujar Novel.

Novel juga yakin betul semua alumni 212 yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia bakal mendukung dirinya maju pada Pilpres 2024 mendatang. “Sudah dipastikan rakyat dengan spirit 212 pilih saya karena dari elemen komponen 212,” ujarnya.

Meski mengaku bakal didukung jutaan masyarakat Indonesia, namun di berbagai survei Pilpres 2024 yang dirilis belakangan ini, Nama Novel Bamukmin sama sekali tidak disebut oleh lembaga survei manapun.

Mayoritas lembaga survei, menempatkan nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo sebagai tiga  kandidat calon presiden dengan dengan elektabilitas tertinggi.

Giring Ganesha Diingatkan Fahri Hamzah: Jangan Kabur Usai Menyerang Anies

0
Giring Ganesha
Pidato Giring Ganesha pada saat acara ulang tahun PSI yang menyinggung soal pemimpin yang menggunakan isu SARA, membuat politikus Fahri Hamzah beri peringatan keras.

Politikus Partai Gelora ini mengingatkan Giring Ganesha agar tidak bersembunyi di balik nama besar Joko Widodo (Jokowi).

Pada pidatonya mantan vokalis group band Nidji ini mengatakan bahwa generasi optimis kini akan terancam bahaya laten yang bernama intoleransi.

“Tapi, Pak, generasi optimis ini akan terancam oleh bahaya laten bernama intoleransi. Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang mempunyai rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” ujar Giring Ganesha dari atas mimbar.

“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja,” imbuhnya.

Giring Ganesha kemudian menegaskan bahwa PSI tak akan berkompromi dengan orang yang “menghalalkan segala cara, termasuk dengan memperalat agama, main mata, bergandeng tangan dengan kelompok intoleran, dan menggunakan ayat untuk menjatuhkan lawan politik”.

“Tapi, Pak, bila kelak, amit-amit, skenario buruk terjadi dan kandidat yang punya rekam jejak politisasi agama menang Pilpres, Pak, PSI siap menjadi oposisi sebagaimana yang telah kami buktikan di Jakarta hari ini,” ujar Giring dengan lantang.

Usai pidato itu tersebar banyak pihak yang menyebutkan bahwa sosok pembohong yang disebut Giring adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Inilah yang membuat Fahri Hamzah memberikan peringatan tegas kepada Giring. Fahri Hamzah meminta Giring untuk tidak kabur setelah menyerang Anies Baswedan.

Fahri Hamzah mengatakan, Giring harus bisa menghadapi semua kritikan dan ancaman yang masuk pada dirinya. Fahri Hamzah juga mengingatkan Giring untuk tidak sembunyi di balik nama orang lain. Terutama di balik nama besar Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini diungkapkan Fahri Hamzah lewat cuitan di akun Twitternya

“Waktu @Giring_Ganesha nyerang @aniesbaswedan bagus tapi jangan kabur habis itu…

Hadapi semua anak panah yang masuk… Lakukan serangan balik…

Jangan kabur apalagi sembunyi di balik orang lain… Apalagi pakai nama presiden… Dia gak suka. Dia mau kamu berkelahi sendiri,” tulis Fahri Hamzah dalam akun Twitter pribadinya.

Yokke Gandeng MKP Dukung Digitalisasi Pasar, Pariwisata dan Parkir

0
Yokke
Yokke Dan MKP Dukung Digitalisasi Pasar, Pariwisata dan Parkir / Foto : Dok. Yokke
PT Mitra Transaksi Indonesia (Yokke) bekerja sama dengan PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) melakukan penandatanganan kerjasama digitalisasi dan penerapan tiket elektronik pada tanggal 18 November 2021 lalu.

Kerjasama Yokke dan MKP ini membidik segmen Pariwisata, Parkir, & Pasar Tradisional dalam rangka mendukung Gerakan Non-Tunai yang dicanangkan pemerintah.

Pemilihan tiga segmen fokus kerjasama Yokke dan MKP ini adalah karena ketiganya merupakan segmen penting yang erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat dan penggunaan transaksi non-tunai masih relatif kecil sehingga memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang.

Yokke
Proses Kerjasama Yokke dan MKP / Foto : Dok. Yokke

Yokke melihat sebagai segmen penting, ketiga segmen saat ini mulai kembali bangkit setelah sempat mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19 sepanjang 2020 sampai dengan pertengahan 2021 silam.

Direktur Utama Yokke, Niniek S. Rahardja mengungkapkan pentingnya kerjasama ini untuk memberikan solusi lengkap pembayaran digital untuk segmen yang lebih luas lagi, terutama segmen pasar tradisional yang masih relatif belum tersentuh.

“Layanan yang disediakan Yokke dan MKP yang komprehensif, user friendly (bagi pengelola maupun konsumen) dan dengan harga terjangkau dapat menjadi solusi pengelolaan bisnis perparkiran, pasar tradisional dan objek wisata menjadi lebih mudah, transparan dan akuntabel.”ucap Niniek S. Rahardja

Yokke
Foto : Dok. Yokke

“Digitalisasi ini juga tentunya sebagai wujud nyata perluasan gerakan non-tunai dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19,”tambahnya.

Pasar tradisional, merupakan wadah kegiatan masyarakat dalam melakukan perdagangan yang juga merupakan fondasi dasar perekonomian suatu wilayah, di sana para petani/nelayan melakukan jual beli hasil bumi secara langsung.

Pasar tradisional ini biasanya dikelola oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, Swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun (Badan Usaha Milik Daerah) BUMD. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini terdapat 16.235 pasar tradisonal dengan 2,8 juta pedagang dan tercatat baru 475 pasar yang sudah mengakses layanan digital (yaitu minimal setiap pasar mengakses satu di antara layanan e-commerce, e-retribusi, QRIS, dan lainnya).

Digitalisasi sarana parkir yang juga menjadi fokus segmen kerjasama Yokke dan MKP ini seirama dengan transformasi digital dan gerakan non-tunai yang dicanangkan pemerintah. Hal ini menjadi penting karena digitalisasi memberikan manfaat bagi semua pihak. Selain memudahkan pengelola, digitalisasi perparkiran juga membuat masyarakat memiliki rasa aman dan nyaman saat menggunakan jasa parkir.

Segmen ketiga yang menjadi fokus adalah segmen pariwisata. Industri pariwisata adalah industri yang paling terpukul akibat pandemi COVID-19 ini dengan penurunan wisatawan mancanegara mencapai 75% dan wisatawan nusantara sekitar 30% menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Perlahan setelah penurunan kasus positif mulai stabil, industri pariwisata kembali menggeliat. Kemampuan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang baik menjadi kunci utama bagi pelaku pariwisata agar dapat bertahan di tengah pandemi. Salah satu upaya inovasi yang dilakukan adalah digitalisasi pariwisata dengan memperluas penerapan tiket elektronik atau e-ticketing pada objek-objek wisata.

Menurut CEO MKP Nicholas Anggada menjelaskan, sistem e-Ticketing atau tiket elektronik yang dimiliki oleh MKP sudah sangat terbukti berjalan dengan baik di berbagai daerah di Indonesia.

“Dengan adanya digitalisasi dan penerapan tiket elektronik di berbagai sektor ini, sangat membantu masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran, karena tidak ada alasan lagi orang tidak jadi mengunjungi suatu lokasi karena tidak membawa kurang cash, digitalisasi payment sistem ini sudah mampu menerima pembayaran menggunakan kartu debit, kartu kredit, kartu prabayar (prepaid) dan juga QRIS. Selain itu juga bagi pengelola, akan sangat amat terbantu dengan adanya infrastruktur digital yang sangat mudah digunakan “

CEO MKP eTicketing juga menjelaskan kendala-kendala kebocoran pendapatan yang biasa di hadapi oleh industri pariwisata, parkir dan pasar akibat ketiadaan sistem pembayaran yang terpadu di loket penjualan untuk pengunjung, dan adanya resiko cash in transit yang besar dapat dieliminasi dengan digitalisasi sistem ini. (EH).

 

Razman Arif Nasution Tidak Lagi Jadi Pengacara dr Richard Lee, Dipecat

0
Razman Arif nasution
Razman Arif Nasution mengakui bahwa dirinya telah dipecat sebagai pengacara dr Richard Lee. Razman sudah tidak lagi mendampingi dr Richard Lee dalam menjalani kasusnya.

Terkait pemecatan ini disampaikan langsung oleh Razman Arif Nasution saat konferensi pers. Pemecatan tersebut karena Razman dianggap tidak profesional dalam menangani kasusnya.

“Di mana saya tidak profesional? Kok tiba-tiba tadi malam keluar pemberitaan katanya dari admin. Ini admin akan saya cari ini. Saya akan laporkan ke polisi mengatakan di situ saya sudah tidak lagi, jadi perwakilan informasi (pengacara),” ujar Razman Arif Nasution, Kamis (30/12).

Razman mengaku tak menyangka saat mengetahui dirinya sudah tidak lagi menjadi kuasa hukum dr Richard Lee. Razman juga mengaku tidak mengetahui orang yang memecatnya. Akan tetapi ia yakin hal tersebut berasal dari keluarga dr Richard Lee.

“Saya bukan jubir dia kok, baca nggak undangannya dan itu katanya terkait ilegal akses dan Kartika Putri. Ini berbeda, Kartika Putri kasusnya berbeda kuasanya beda, ilegal akses kasusnya beda kuasanya beda. Yang ke saya chat-nya beda yang ke media sosial chat-nya beda. Itu hoax,” ujarnya.

“Saya bercerita ini bukan membongkar rahasia, kalau saya biarkan dia seperti ini dan setelah dia ditahan besoknya saya datang menjenguk dia enak sekali tantenya itu bilang saya ‘mau apa bapak ada di sini’ eh mulut kau jaga, kau tahu apa ini. Saya yang tahu, tapi saya nggak bergeming di situ dan malam itu dr Richard istrinya bilang ke saya, saya bilang ‘kalian datang ke sini kita ngobrol’,” imbuhnya.

Razman Arif Nasution pun merasa ada yang ganjil mengenai penangguhan penahanan dr Richard Lee.

Subab penangguhan penahanan dr Richard Lee itu bukan dilakukan oleh Razman. Ada pengacara baru yang membantu dr Richard Lee dalam penangguhan tahanan tersebut.

“Saya lupa ya malam itu ditangguhkan, begitu mau ditangguhkan mereka bilang ada orang lain yang kita duga main di belakang layar. Saya mau tahu siapa itu, sehebat mana dia, saya akan cari tahu kau dan saya yang setengah mati buat penangguhan, saya yang kerja keras kok dia memutuskan silakan lapor dulu saya. Biar saya tahu ini jalan yang benar atau tidak,” ujar Razman Arif Nasution.

Sebelumnya, dr Richard Lee ditahan oleh Polda Metro Jaya pada hari Senin (27/12). Ia ditangkap atas kasus akses ilegal. Namun, Selasa malam, dr Richard Lee dibebaskan. Penahanannya ditangguhkan oleh pihak kepolisian.

Mengaku Istri Kajari Perempuan Berdaster Mengamuk dan Ancam Pelayan Toko Sepatu

0
Berdaster
Seorang perempuan berdaster yang mengaku istri Kajari Tebingtinggi kini tengah viral di media sosial karena mengamuk di toko sepatu dan mengancam pelayan toko.

Namun, belakangan terungkap, bahwa sosok perempuan berdaster yang ngaku istri Kajari Tebingtinggi itu bernama Trifeni. Ternyata, Trifeni merupakan ibu rumah tangga biasa, bukan istri sah Kajari Tebingtinggi.

Karena sudah membuat heboh di media sosial karena mengaku istri Kajari Tebingtinggi, Trifeni setelah itu meminta maaf secara terbuka di kantor Kejari Tebingtinggi.

“Dengan ini saya meminta maaf kepada bapak Kajari Tebingtinggi dan ibu yang sebesar-besarnya, karena dalam video viral di Facebook saya mengaku istri dari bapak Kajari,” ujar Trifeni didampingi Kasi Intel Kejari Tebingtinggi, Fahmi Jalil, Kamis (30/12/2021).

Trifeni mengungkapkan, dirinya sendiri tidak mengenal Kajari Tebingtinggi yang diakuinya sebagai suami. “Dan dengan ini saya dengan tulus, saya meminta maaf sebesar-besarnya dan tidak akan mengulangi hal yang sama,” kata Trifeni.

Trifeni kemudian menegaskan, apabila dirinya mengulangi hal yang sama, ia bersedia diproses secara hukum.

Menurut Kasi Intel Kejari Tebingtinggi, Fahmi Jalil, Trifeni adalah istri seorang wiraswasta. Namun Fahmi tak mendetail lebih lanjut dimana Trifeni ini tinggal.

Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan seorang perempuan berdaster ngaku istri Kajari Tebingtinggi viral di media sosial. Sebab, perempuan berdaster yang mengaku istri Kajari Tebingtinggi itu mengamuk pada sejumlah pegawai toko.

Aksi perempuan berdaster yang mengaku istri Kajari Tebingtinggi itu direkam di toko ‘Lapak Sepatu’ yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Dolok, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Rabu (29/12/2021).

Berdaster

Dalam video terlihat wanita tersebut menunjuk-nunjuk dan menghina pegawai toko. Mereka pun terlibat pedebatan panjang, karena diduga anak wanita tersebut tidak dilayani dengan baik

“Dimanapun yang namanya pelayan, harus melayani dengan baik,” ujar wanita tersebut.

Kemudian, wanita tersebut menantang pegawai untuk memanggil pemilik toko. Ia menyebut penjual harus menghargai pembeli.

Para pegawai toko pun sempat meminta maaf kepada wanita tersebut. Namun, wanita mengaku istri Kajari tersebut tetap marah-marah.

“Iya minta maaf kami, minta maaf,” ujar pegawai toko berulang kali.

“Mana atasan kalian, saya telepon. Kalian penjual, jangan sok-sok begitu. Aku mau jumpa sama atasan kalian, panggil dia, saya tunggu di sini,” katanya.

Pegawai toko kembali mengucapkan permohonan maaf kepada wanita yang terlihat semakin emosi itu. Pegawai mengaku mereka telah dimarahi atasan.

“Kami minta maaf, kami juga sudah kena marah sama atasan,” ujar pegawai tersebut.

Perempuan berdaster itu ngotot anaknya tidak melakukan kesalahan. Ia pun meminta nomor telepon pemilik toko dan mengancam akan memperpanjang masalah ini.

“Jalan macam-macam kalian. Panjang ini, kupanjangkan,” katanya.

Kemudian, ia mengaku ayah dari anaknya merupakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi. Lalu, ia mengatakan dirinya istri Kajari Tebingtinggi.

“Kalian tau bapaknya apa, Kajari Tebingtinggi. Biar kalian tahu, Kepala Kejaksaan Negeri. Saya istrinya. Ayo, kalau gak percaya, saya bawa kalian kesana,” katanya.

“Jangan kalian usir-usir, kubeli sama toko ini semua pun bisa, biar tau kalian,” ujarnya

Artis Sinetron CA Ditangkap Kasus Prostitusi di Jakarta Pusat

0
Artis Sinetron
Seorang artis sinetron berinisial CH ditangkap karena diduga terlibat kasus prostitusi. Penangkapan ini dilakukan oleh Ditreskrimsus Subdit Siber Polda Metro Jaya.

“Kami dari Subdit Siber Polda Metro Jaya telah berhasil mengamankan artis sinetron berinisial CA yang terjerat kasus prostitusi di salah satu hotel mewah di Jakarta Pusat,” ujar Kasubdit Siber Polda Metro Jaya Kompol Rovan, Jumat (31/12/2021).

Rovan menuturkan dalam proses penangkapan melibatkan polisi wanita. Hal ini dilakukan berdasarkan SOP yang berlaku.

“Untuk prosedur pengamanan sudah sesuai dengan SOP yang berlaku, kalaupun pula kita melibatkan polwan,” ujar Rovan.

Namun, Rovan belum menjelaskan lebih dalam terkait artis itu dan barang bukti yang diamankan.

“Nantinya informasi itu akan disampaikan melalui jumpa pers” pungkas Rovan

The Gilded Age Tayang 25 Januari Di HBO Go Dan HBO

0
The Gilded Age
The Gilded Age Tayang Mulai 25 Januari 2022 di HBO GO dan HBO / Foto : Dok. HBO GO
Serial HBO The Gilded Age akan tayang berbarengan dengan waktu A.S. pada Selasa, 25 Januari jam 09.00 WIB hanya di HBO GO dan HBO.

Serial The Gilded Age Juga akan ada penayangan ulang pada hari yang sama jam 21.00 WIB di HBO.

The Gilded Age Ditulis oleh Julian Fellowes dan Sonja Warfield serta disutradarai oleh Michael Engler dan Salli Richardson-Whitfield.

The Gilded Age
Foto : Dok.HBO GO

Serial The Gilded Age adalah drama sembilan episode yang dibintangi sejumlah artis seperti Carrie Coon, Morgan Spector, Denée Benton, Louisa Jacobson, Taissa Farmiga, Blake Ritson, Simon Jones, Harry Richardson, Thomas Cocquerel, Jack Gilpin, bersama Cynthia Nixon dan Christine Baranski.

The Gilded Age (masa keemasan) Amerika adalah periode perubahan ekonomi besar-besaran, dengan konfilk besar antara cara lama dan sistem yang benar-benar baru, dan sejumlah besar kekayaan dibuat dan hilang.

Dengan latar belakang transformasi ini, tayangan HBO The Gilded Age berlatar tahun 1882 dengan sosok gadis muda Marian Brook (Jacobson) yang pindah dari pedesaan Pennsylvania ke New York City setelah kematian ayahnya, untuk tinggal bersama bibinya yang sudah tua, Agnes van Rhijn (Baranski) dan Ada Brook (Nixon).

The Gilded Age
Foto : Dok. HBO GO

Ditemani oleh Peggy Scott (Benton), bercita-cita menjadi penulis dan tengah mengawali karirnya, Marian yang tak sengaja terlibat dalam perselisihan sosial dengan salah satu bibinya, keturunan dari pada kaum tua, dan tetangganya yang kaya raya, taipan kereta api yang kasar dan istrinya yang ambisius, George (Spector) dan Bertha Russell (Coon). Terpengaruh oleh dunia yang di ambang modern, akankah Marian mengikuti norma-norma sosial yang telah berlaku, atau memilih jalannya sendiri?

Serial ini juga dibintangi Ben Ahlers, Michael Cerveris, Kelley Curran, Claybourne Elder, Linda Emond, Katie Finneran, Amy Forsyth, Michel Gill, Ward Horton, Bill Irwin, Sullivan Jones, Celia Keenan-Bolger, Nathan Lane, Audra McDonald, Debra Monk, Donna Murphy, Kristine Nielsen, Kelli O’Hara, Patrick Page, Taylor Richardson, Douglas Sills, John Douglas Thompson, Jeanne Tripplehorn dan Erin Wilhelmi.(EH).

 

Dompet Dhuafa Bali Terima Penghargaan Denpasar CSR/TJSL

0
Dompet Dhuafa Bali
Dompet Dhuafa Bali Terima Penghargaan Denpasar CSR/TJSL / Foto : Dok. Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa Bali mendapatkan penghargaan Denpasar Corporate  Social Responsibility (CSR)/Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Penyerahan penghargaan kepada Dompet Dhuafa Bali tersebut, diserahkan  langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa pada Rabu 29 Desember 2021 di Selasar Gedung Taksu, Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali.

Penghargaan yang diberikan kepada Dompet Dhuafa Bali merupakan sebuah penghargaan yang diterima tepat pada penghujung tahun 2021.

Dompet Dhuafa Bali
Piagam Penghargaan Untuk Dompet Dhuafa Bali / Foto : Dok. Dompet Dhuafa

“Kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan yang merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat maupun perorangan  yang sudah berperan secara gotong royong di dalam melaksanakan Tanggung jawab sosial dan lingkungan.”ujar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menyerahkan penghargaan kepada Dompet Dhuafa Bali, di Bali, Rabu (29/12/21).

“Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan mitra pemerintah terus melakukan langkah-langkah cepat bergerak bersama untuk penyelamatan masyarakat dalam situasi seperti ini salah satunya adalah dukungan dari CSR ataupun TJSL,” Ucap

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, Perwakilan Bank Indonesia, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, I Made Toya, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih, dan Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai.

Dompet Dhuafa Bali
Foto : Dok. Dompet Dhuafa

“Peran serta perusahaan, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat serta kelompok masyarakat bahu membahu dalam membantu menanggulangi pandemi Covid-19. Hal ini dilaksanakan dengan beragam upaya, baik dalam bentuk program kegiatan, alat kesehatan, APD, masker, ventilator, bahan makanan/sembako.”ujar Arya Wibawa

Atas partisipasi dan bantuan seluruh mitra pemerintah dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar, kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas sinergitas selama ini. Kedepan tentunya kami tetap mengharapkan partisipasi dan sinerginya untuk mewujudkan pembangunan di Kota Denpasar yang lebih berkualitas diberbagai bidang,” tambahnya.

Di tengah masih merebak wabah Covid-19, Dompet Dhuafa terus mendukung penuh sikap Pemerintah untuk penanganan mewabahnya kasus Covid-19 di Indonesia, dengan menyelenggarakan program Mitigasi Bencana Penyebaran Virus, Tes Antibody, Tes Antigen dan PCR gratis bagi masyarakat dhuafa di Indonesia, juga membuka layanan Crisis Center untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Dompet Dhuafa Bali
Foto : Dok. Dompet Dhuafa

“Dompet Dhuafa Bali akan selalu yang terdepan untuk menjadi mitra pemerintah baik kota maupun provinsi untuk menyelesaikan masalah masalah yang ada ditengah masyarakat khususnya dimasa pandemi Covid-19 ini. Sudah banyak program sosial yang kami laksanakan untuk masyarakat Bali khsusu nya Denpasar. Harapan nya ini bisa membantu pemerintah “ujar Fadly Hassan Pimpinan Dompet Dhuafa Bali.

Dompet Dhuafa Bali selama ini selalu menjadi mitra pemerintah untuk  menangani  problemaika sosial yang terjadi pada masyarakat terutama dimasa pandemi covid 19 ini. Banyak program sosial yang sudah tersalurkan untuk membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19. Sinergitas kebaikan terus ditingkatkan dalam berbagai bidang pelayanan serta inovasi dan terobosan untuk kepentingan masyarakat bersama dengan semangat gotong- royong (menyama braya), rasa peduli yang tinggi untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak Covid-19.(EH).