Indeks News – Mantan Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon-hee, resmi ditangkap pada Selasa malam (12/8) atas 16 tuduhan pidana yang mencakup manipulasi saham, intervensi pemilu, dan penerimaan suap.
Penangkapan ini menjadikan Kim dan suaminya, mantan Presiden Yoon Suk-yeol, sebagai pasangan mantan presiden pertama dalam sejarah Korsel yang ditahan secara bersamaan.
Menurut laporan Yonhap, Pengadilan Distrik Seoul mengeluarkan surat perintah penangkapan mantan ibu negara ini karena khawatir Kim akan menghilangkan barang bukti. Keputusan ini diambil setelah sidang penentuan penahanan yang digelar pada Selasa (12/8).
Tim penasihat khusus yang dipimpin Min Joong-ki menuduh Kim melanggar Undang-Undang Pasar Modal, Undang-Undang Dana Politik, serta Undang-Undang Penerimaan Suap untuk Mediasi.

Beberapa tuduhan utama terhadap mantan ibu negara Korea Selatan Kim Keon-hee:
- Manipulasi harga saham Deutsch Motors, dealer resmi BMW di Korea Selatan, pada periode 2009–2012.
- Campur tangan politik dalam nominasi kandidat untuk pemilihan sela parlemen 2022 dan pemilihan umum 2022.
- Penerimaan hadiah mewah dari Gereja Unifikasi melalui seorang dukun sebagai imbalan bantuan bisnis.
- Perubahan titik akhir proyek jalan tol menjadi lokasi tanah milik keluarganya di Yangpyeong.
- Perlakuan istimewa bagi keluarganya dalam proyek pembangunan apartemen.
Kim telah membantah seluruh tuduhan tersebut. Saat pemeriksaan pada Rabu (6/8), ia meminta maaf atas keresahan publik dan menyebut dirinya “bukan siapa-siapa.”
Kim Keon-hee dipindahkan ke Pusat Penahanan Seoul Nambu dan menjalani prosedur awal, termasuk pemeriksaan fisik serta pemotretan menggunakan seragam tahanan warna khaki.
Ia ditempatkan di sel isolasi berukuran 6–10 meter persegi yang dilengkapi loker, meja lipat, televisi, dan toilet. Kim akan tidur di kasur lantai karena tidak tersedia ranjang di sel tersebut. Jika dipindah ke sel yang lebih besar, fasilitas tambahan seperti wastafel akan diberikan.
Kim juga memiliki jadwal mandi dan olahraga terpisah dari tahanan lain. Makanan yang diberikan sama dengan menu standar penjara. Untuk sarapan hari ini, ia menerima roti, selai stroberi, susu, sosis, dan salad.




