7 Kontroversi Bupati Sudewo, Pernah Bikin Geger Goyang Erotis Bersama Trio Srigala

Indeks News – Gelombang protes besar-besaran terhadap Bupati Sudewo melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025).

Puluhan ribu warga memadati Alun-Alun Pati menuntut pemakzulan Bupati Sudewo. Aksi ini dipicu kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Meski kebijakan tersebut telah dibatalkan, massa tetap turun ke jalan. Mereka menilai Sudewo bersikap arogan dan tidak berpihak pada rakyat.

Situasi memanas ketika aparat kepolisian menembakkan gas air mata dan menyemprotkan water cannon untuk membubarkan massa. Di tengah kericuhan, Sudewo muncul dari atap mobilnya untuk meminta maaf. Namun, ia justru dilempari botol air minum kemasan hingga sandal oleh pendemo.

Merespons desakan warga, DPRD Pati sepakat menggunakan hak angket dan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki kebijakan tersebut. Langkah ini menjadi pintu masuk proses pemakzulan sang bupati.

Berikut rangkuman 7 kontroversi Bupati Sudewo selama masa jabatannya:

1. Kenaikan PBB-P2 hingga 250 Persen

Kebijakan menaikkan PBB-P2 sebesar 250 persen menuai penolakan luas. Warga menilai tarif baru itu memberatkan. Aksi protes besar pun pecah, berujung tuntutan agar Sudewo dilengserkan.

2. Menantang Warga Berdemo

Usai kebijakan pajak diprotes, Sudewo mengeluarkan pernyataan menantang pendemo. Ia menyebut siap menghadapi 50 hingga 5.000 orang sekalipun dan tidak akan mengubah kebijakannya. Sikap tersebut memicu kemarahan publik hingga akhirnya ia meminta maaf pada 7 Agustus 2025.

3. Satpol PP Bubarkan Paksa Posko Donasi

Menjelang aksi protes, warga membangun posko logistik untuk menampung donasi. Video viral menunjukkan Satpol PP membongkar dan menyita barang-barang di posko, memicu adu mulut dengan warga.

4. Pegawai Honorer RSUD Disarankan Lapor Polisi

Ratusan pegawai honorer RSUD Soewondo yang gagal seleksi dipecat tanpa pesangon. Saat mereka mengadu, Sudewo malah berkata, “Yang tidak lolos lapor polisi silakan, yang seharusnya lapor polisi itu kami,” memicu kemarahan tenaga honorer.

5. Insiden Goyang Trio Srigala di Pendopo

Pada 9 Juni 2025, Sudewo menuai kritik setelah bergoyang bersama Trio Srigala di acara resmi di Pendopo Kabupaten. Ia kemudian meminta maaf dan menyebut aksi itu spontan.

6. Kebijakan Lima Hari Sekolah

Sudewo sempat memberlakukan sekolah lima hari mulai tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini ditolak warga karena dinilai mengganggu tradisi pendidikan agama di TPQ dan Madin. Akhirnya, ia membatalkan aturan tersebut pada 8 Agustus 2025.

7. Proyek Renovasi Masjid Rp15 Miliar

Di tengah kenaikan PBB-P2, Pemkab Pati mengalokasikan Rp15 miliar untuk renovasi Masjid Agung Baitunnur. Kebijakan ini diprotes Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI) karena dinilai tidak mendesak dibanding kebutuhan warga.

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses