Beranda HUKUM PENCURIAN Berkat iPhone Dalam Jok, Motor Korban Pencurian Ditemukan

Berkat iPhone Dalam Jok, Motor Korban Pencurian Ditemukan

Motor,iphone
Korban pencurian Motor Honda Beat BE 2623 AE yang hilang di wilayah Bukit Kemiling Permai (BKP), Bandar Lampung, berhasil ditemukan kembali oleh aparat Polsek Kemiling. 

Motor curian tersebut berada di bengkel motor di daerah Segalamider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Motor milik milik Sriyati (60) tahun itu ditemukan berkat Icloud Iphone anaknya, yang tertinggal di laci motor.

Kapolsek Kemiling, Iptu Irwansyah mengatakan, kejadian bermula saat korban pulang ke rumah. Namun di perjalanan pulang, ia mampir ke minimarket di dekat BKP untuk belanja.

“Korban memarkirkan kendaraannya, dalam posisi terkunci, dan korban menaruh Iphone 7 di dalam laci. Setelah selesai belanja, korban keluar untuk kembali kerumah, sesampainya di parkiran, motor korban raib,” kata Iptu Irwansyah, Sabtu (12/2).

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kemiling, untuk ditindaklanjuti. Hasil rangkaian penyelidikan tim langsung melakukan pengejaran pada pelaku.

“Dari keterangan Korban, Iphone di motor masih aktif. Berdasarkan keterangan korban, tim menuju ke titik Icloud Iphone, hingga didapati motor korban berada di dalam bengkel di Segalamider, Tanjungkarang Barat,” ungkap Irwansyah.

Namun saat itu, bengkel dalam keadaan tertutup dan terkunci.Kemudian pemilik bengkel dihubungi Ketua RT setempat, lalu pemilik bengkel membuka bengkelnya, namun pelaku berhasil melarikan diri.

“Dari penjelasan pemilik bengkel, selain dia yang memegang kunci bengkel, adiknya juga memegang kunci. Setelah ditunjukkan CCTV di lokasi, pemilik bengkel mengenali salah satu pelaku itu adalah adiknya inisial H,” kata Irwansyah.

Kemudian tetangga dekat bengkel juga mengatakan, ada yang membawa ciri-ciri motor korban tersebut, memang adik dari pemilik bengkel. Hingga kini, polisi masih mengejar pelaku. (Kay)

Iklan
Artikulli paraprakSatpol PP Bengkulu Selatan Bakal Tembak Hewan Ternak yang Berkeliaran
Artikulli tjetërSejumlah Pejabat Kabupaten Siak Diduga Terima Uang Haram Proyek Senilai Rp 87 Miliar