Beranda NASIONAL Kemendagri Ajak LDII Kuatkan Wawasan Kebangsaan Masyarakat

Kemendagri Ajak LDII Kuatkan Wawasan Kebangsaan Masyarakat

Kemendagri
Foto: Viva
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Chaerul Dwi Sapta mengajak Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), untuk menguatkan wawasan kebangsaan masyarakat, khususnya pengamalan Pancasila.

Hal tersebut, disampaikan Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Desa Kemendagri, Chaerul Dwi Sapta, dilansir dari Infopublik, Minggu (20/2/2022).

“LDII merupakan suatu organisasi yang perlu juga melakukan penguatan dalam hal wawasan kebangsaan, seperti pengamalan Pancasila sebagai kedaulatan Republik Indonesia,” kata Chaerul.

Menurut Chaerul, memperkuat pengamalan Pancasila di kalangan masyarakat dapat berkontribusi secara langsung dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia.

Masyarakat Indonesia merupakan kunci untuk dapat menjaga ketentraman bangsa, karena jumlah masyarakat jauh lebih besar apabila dibandingkan dengan jumlah aparatur negara.

Menurut Chaerul, tugas untuk menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa tidak hanya bisa diemban oleh aparatur negara.

“Karena lebih besar jumlah masyarakat, maka lebih dikuatkan dari sisi wawasan kebangsaan untuk menghindari permasalahan kompleks sosial,” ucap Chaerul.

Selain itu, kata Chaerul, Kemendagri mencatat lima indikator permasalahan yang menjadi fokus. Indikator pertama adalah permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, dan sosial budaya.

“COVID-19 ini juga menjadi pokok persoalan dari sisi pendapatan dan perekonomian, banyak sekali kawan-kawan kita mengalami permasalahan dari sisi penghasilan. Ini menjadi penyebab timbulnya suatu konflik,” kata Chaerul.

Indikator kedua adalah perseteruan antarumat beragama atau interumat beragama, antarsuku, dan antaretnis. Indikator selanjutnya adalah sengketa batas wilayah desa, kabupaten atau kota, serta provinsi.

Sengketa sumber daya alam antarmasyarakat dan/atau antara masyarakat dengan pelaku usaha juga merupakan salah satu indikator yang menjadi perhatian dari Kemendagri.

Indikator kelima adalah permasalahan distribusi sumber daya alam yang tidak seimbang dalam masyarakat.

“Itu beberapa indikator yang menjadi fokus perhatian kita agar permasalahan-permasalahan tersebut bisa diselesaikan,” ucapnya.

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakMenteri BUMN Minta PTPN Gelar Operasi Pasar Guna Mengatasi Kelangkaan Minyak Goreng
Artikulli tjetërPark Bo Gum Selesai Wajib Militer Hari Ini